Sabtu, 11 September 2010

ANTARA L-G

Kota itu sepi sejenak. Aku berdiri di antara remang malam dan gelapnya perasaan hati. Sisi gelap menepis sebuah perasaan hati seorang lelaki yang mencoba berontak melawan kegundahan hati. London semakin sepi, lampu kota yang tak berkedip, seolah kehidupan telah mati. Pesawat buing yang siap menerbangkan aku ke kota asalku sudah hampir saatnya tiba. Lalu...

sepi menyelinap di  antara gelapnya malam,
nakal,
jelentik jari kiri mungil menyentuh
ujung puting
hitam kecoklatan,
meliuk rasa panas menggelinjang merambat pelan
dari telpak kaki kiri,
merambat pelan
tapi pasti
menggerayangi 
suluruh kujur tubuh
aku
terpana menatap
tak tega membiarkan pelupuk mata mungil itu terpejam dalam rasa
segala rasa.

Gaung pesawat buing terdengar jelas, pelan-pelan mengilang ditelan awan putih di ujung cakrawala London.
Aku terpejam berjalan di antara  ya dan tidak.
Bapak aku mau pulang,
pulang memenuhi panggilan yang aku sendiri tak mengerti apa arti dan maksutnya.
Bapak, siapa aku?
siapa dia?
apa dan siap?
mengapa semua berubah jadi tanya?
tanya yang membuat semua jadi gundah.
tanya yang membut jadi suka.
tanya yang menggumpal di selakangan kehidupan
lelaki perkasa yang rapuh
di waktu fajar menjelang
tanya yang mengkristal
berbaur antara suka dn gundah.
Membasahi  kaki bumi L-G.

                                                                     telemasing tengah08/2010
                                                                        buat kumbang kecilku di Plaemeth@ L-G/01.

158 komentar:

  1. Liana Suciati
    XII-IPA 3
    18

    Dalam puisi berjudul Antara L-G, pengarang menceritakan tentang seorang lelaki yang berada di kota London yang merasa tak tega pada anak kecil yang dilihatnya. Namun ia mengalami kegundahan dihatinya yang membuat ia menjadi lelaki rapuh tapi ia tak tau apa maksud dari perasaannya itu yang membuat ia menjadi gundah dan bertanya-tanya pada dirinya sendiri tentang apa yang dirasakannya itu.

    BalasHapus
  2. Dimas Prakoso Dewa
    XII IPA 3
    12

    Dalam puisi yang berjudul Antara L-G pengarang menceritakan seorang lelaki perkasa yang sedang gundah hatinya. Lelaki tersebut bingung akan arah tujuannya dan bingung mengapa hatinya menjadi gundah hingga membuatnya tak tahu arah. Kegundahan lelaki perkasa tersebut membuat dirinya rapuh dan bertanya-tanya ada apa dengan dirinya saat ini.

    BalasHapus
  3. Hardian bimanto
    XII ipa3/15

    puisi yang berjudul "ANTARA L-G" menceritakan tentang seseorang yang gundah gulana terhadap orang yang dicintainya ia ingin ke london untuk menemui orang tersebut namun dia bertanya-tanya apakah dia bisa bertemu karena terbentang jarak yang jauh

    BalasHapus
  4. Alvika Reza Lutfiah
    XII IPA 3
    04

    Dalam puisi yang berjudul Antara L-G ini menunjukan pengarang menceritakan seorang lelaki yang berada di London akan pulang ke kota asalnya, tetapi saat dia akan beranjak pergi, dia melihat anak kecil yang tidak berdaya. Hal itu membuatnya bingung untuk memilih pergi atau tetap tinggal dan menolong anak kecil itu. Pilihan itu membuatnya menjadi gundah sehingga dia bertanya-tanya dengan apa yang terjadi padanya.

    BalasHapus
  5. Ariq Arsya N
    XII IPA 3
    07

    Puisi di atas yang berjudul " ANTARA L-G" memiliki arti tersendiri akan tetapi kalau orang yang membaca berfikiran buruk, dia hanya merasa kalau puisi ini "JOROK" tapi bagi saya puisi ini memiliki arti yang indah yaitu tentang seseorang yang hilang akan tujuan hidup dan menjadi gundah serta gusar dalam kehidupan. Seseorang tersebut gusar karena ada masalah di kota London. Karena kegundahannya tersebut lelaki tersebut menjadi rapuh dan bertanya-tanya akan hidup yang dialaminya.

    BalasHapus
  6. akhbar galang marhendra
    XII IPA 3 / 02

    assalamualaikum wr.wb...

    saya akan mencoba menganalisis puisi karya iwan setiawan yang berjudul "Antara L-G". puisi ini menggunakan bahasa yang agak sulit dipahami, apabila seseorang yang membacanya tidak mengerti bahasa sastra akan salah dalam menafsirkan puisi ini, ternyata puisi ini mempunyai arti yang indah akan seorang lelaki yang gundah,dan resah dalam tujuan hidupnya, seorang tersebut tinggal di kota London dan dipanggil untuk pulang tapi dia sendiri tidak tau panggilan tersebut, akhirnya dia bertanya-tanya akan asal dari dirinya.


    wassalamualaikum wr.wb

    terima kasih

    BalasHapus
  7. Rika Wulan n.
    XII IPA 4/31

    Puisi berjudul "Antara L-G" menceritakan kisah seorang pria yang 'disentil' perasaannya oleh orang lain yang menyebabkan kegundahannya menentukan pilihan hidup. Pria ini bimbang, antara memenuhi panggilan hatinya yang tidak cukup jelas tujuannya atau mengambil langkah lain yang mampu memenuhi rasa penasaran yang menikam kegalauannya.

    Terimakasih, Pak. Maaf jika pemahaman saya masih jauh dari kebenaran.

    BalasHapus
  8. Dian Apriliana H
    XII IPA 3 / 11

    Dalam puisi yang berjudul Antara L-G, menceritakan seorang lelaki yang memiliki kegundahan hati dan merasa sepi di kota London sehingga ia ingin kembali ke kota asalnya. Ia melihat seseorang dan tidak tega terhadapnya. Namun Ia tidak tahu siapa orang yang dilihatnya itu. Ia merasakan resah, bingung dalam memutuskan sebuah pilihan dan tidak tahu apa yang seharusnya ia lakukan.

    BalasHapus
  9. Putri Virgina
    xii ipa 4/27

    Puisi tersebut menceritakan tentang perasaan hati seorang pria yg merasa gundah dan bingung . Bingung antara pergi atau menolong gadis kecil itu dan pulang mengikuti hatinya yg dia sendiri pun tidak tau apa arti perasaan itu . Dan kegundahan pria itu disebabkan oleh pertanyaan-pertanyaan yg muncul tiba-tiba dari dalam diri pria itu . Mohon maaf bila ada kesalahan pak ..

    BalasHapus
  10. Andreas Wicaksono Irianto
    XII IPA 3 / 06

    Menurut saya pribadi, tujuan pengarang menulis puisi "Antara L-G", adalah untuk menceritakan kepada pembaca, hal yang membuat dirinya merasa gundah saat itu. Terlihat dari kata-kata yang ditulisnya, pengarang begitu gelisah dan pikirannya tidak mempunyai tujuan yang jelas. Kedatangan pesawat boeing untuk mengantarkannya pulang pun diacuhkannya. Di tengah kebimbangannya, pengarang mengalihkan perhatiannya kepada makhluk mungil (menurut saya mungkin kucing) yang ada di dekatnya. Tujuan untuk pulang pun tidak digubrisnya, karena pengarang kasihan kepada makhluk tersebut. Hingga pesawat lepas landas, dia masih termenung, bahkan gundah akibat apa yang telah dilakukannya (meninggalkan pesawat itu). Akhirnya, pengarang pun kembali kebingungan tentang tujuan dah kemauannya yang tidak jelas itu.

    BalasHapus
  11. Yunela Nadya R / XII IPA 4 - 3720 September 2010 04.53

    Menurut pemahaman saya, puisi yang berjudul Antara L-G ini menceritakan tentang seorang laki-laki yang sedang gundah dan bimbang. Lelaki tersebut akan pulang ke kampung halamannya akan tetapi dia menjadi bingung ketika melihat anak kecil tidak berdaya. Dia bingung memilih antara menolong anak tersebut atau pulang untuk memenuhi panggilan hatinya yang dia juga tidak tahu apa artinya. Dia sangat gundah dengan apa yang dialaminya.

    BalasHapus
  12. Amanda Fairuz Hikmiyah
    XII IPA 4 - 05

    Dalam puisi yang berjudul Antara L-G, pengarang menceritakan tentang seorang lelaki yang diliputi kegundahan. Dia bertanya-tanya apa sebenarnya tujuannya, apa sebenarnya yang dia inginkan dan mengapa dia memutuskan untuk pulang. Dia gundah karena dia bingung mengapa mau pulang, kembali pada ayahnya. Dia juga bingung mengapa dia merasa bahagia dan suka saat memutuskan untuk pulang. Sebenarnya apa tujuannya, apa yang sebenarnya dia inginkan. Setelah beberapa lama tinggal jauh dari ayahnya, dia memutuskan untuk pulang, pulang kembali pada ayahnya yang sudah lama jauh darinya.

    Terimakasih, Pak.
    maaf jika banyak kesalahan.

    BalasHapus
  13. Fitri Kurniawati
    XII IPA 3 / 14

    Menurut saya, puisi yang berjudul "ANTARA L-G" karangan bapak Iwan Setyawan menceritakan seorang lelaki yang akan kembali pulang ke kota asalnya, meninggalkan kota London.
    Lelaki ini akan pergi dengan mengendarai pesawat terbang. Ketika di bandara menunggu keberangkatannya lelaki ini merasakan perasaan yang campur aduk antara ragu, bimbang, gundah, dan suka. Namun lelaki ini juga merasa tak tega atau berat hati untuk meninggalkan orang yang disayanginya (mungkin cucu perempuannya) di London.
    Perasaan yang tak karuan itu begitu kuat menyelimuti hati dan pikirannya. Dan hal inilah yang membuatnya rapuh.

    BalasHapus
  14. ADI WIDODO/XII IPA 4/02

    Menurut saya puisi "L-G" ini menceritakan seorang laki-laki yang gundah hatinya dalam menentukan pilihan dalam hidupnya tetapi dia sendiri tidak mengerti kenapa ia mempunyai perasaan gundah seperti itu yang bercampur dengan suka ini.Dia pun mencari-cari jawaban dari kegundahannya dan itu membuat dia penasaran.

    Terimakasih Pak.
    ma'af jika ada kesalahan

    BalasHapus
  15. Nidya Rachma Nawinda
    XII IPA 4 - 26

    assalammualaikum wr. wb.

    Menurut saya puisi yang berjudul "Antara L-G" menceritakan tentang tokoh "aku" atau lelaki perkasa yang sedang mengalami kegundahan hati antara tetap tinggal di london dan bermain dengan pemilik pelupuk mata kecil atau pulang ke kota asalnya memenuhi panggilan seseorang .

    mohon maaf bapak jika pemahaman saya kurang tepat
    terimakasih
    wassalammualikum wr. wb.

    BalasHapus
  16. Ciptananda C. XII IPA 4 / 8

    Puisi yang berjudul ANTARA L-G menggambarkan sang pengarang yang sedang tidak tenang hatinya karena keinginannya atau ketidaksabarannya untuk pergi. namun rasa lelahnya yang begitu sangat membuatnya tertahan untuk pergi diwaktu itu. Ini yang membuat sang pengarang bingung untuk pergi atau tidak. Bingung untuk pergi ke sesuatu yang jelas dia sendiri tidak tau. Tapi keinginannya untuk kembali kepada ayahnya yang mungkin telah lama meninggalkannya sangat besar. Sang pengarang semakin bingung dan yakin apakah dia dapat menjawab semua pertanyaan yang ada dalam pikirannya.

    Maaf pak kalau ada banyak kesalahan.

    BalasHapus
  17. AIMATUL CHOLIFAH XII IPA3 O1

    Dalam puisi pengarang menggambarkan suasana hatinya yang gundah.Kgundahan tentang keputusannya untuk kembali ke kota asalnya atau tatap tinggal di London.Sementara di kota asalnya masih terdapat orang tuanya,bapaknya.Dan memlih untuk meninggalkan kota London. Pengarang merasa senang karena bertemu keluarga namun marasa gundah apakah keputusannya untuk meninggalkan Kota LOndon itu benar.

    terima kasih

    BalasHapus
  18. Yosa Ferdyan Chrisanto20 September 2010 06.10

    Yosa Ferdyan C
    XII IPA 3 / 35

    Dalam puisi yang berjudul "Antara L-G",pengarang menceritakan tentang seorang lelaki yang gundah dan gelisah terhadap apa yang dilihatnya. Lelaki tersebut bingung dengan situasi yang dilihatnya saat akan meninggalkan London untuk kembali ke kota asalnya. Rasa galau muncul ketika melihat anak kecil yang tak berdaya. Hal itulah yang membuat lelaki tersebut gundah antara menolong anak kecil itu atau kembali ke kota asalnya untuk bertemu ayah dan keluarganya.


    Terima Kasih . .
    Maaf jika kurang sempurna ,,,

    BalasHapus
  19. Valensia Ayomi C. G.20 September 2010 06.42

    Valensia Ayomi C. G.
    XII IPA 4/34

    Puisi yang berjudul “Antara L-G” menceritakan tentang seorang lelaki yang akan kembali ke daerah asalnya setelah tinggal di London. Lelaki itu, dalam hatinya selalu diliputi oleh kegundahan. Bahkan, sesaat sebelum berangkat, ia masih bertanya-tanya dalam hatinya, mengenai maksud dan tujuan hidupnya untuk kembali ke asalnya, dan ia juga bertanya tentang jati dirinya. Sampai akhirnya, dimana seharusnya ia sudah berada di dalam pesawat, ia masih saja gundah, dan pesawat pun meninggalkannya. Dalam perasaannya yang campur aduk menjadi satu, antara suka dan gundah, ia menjadi lelaki yang rapuh, yang menangis karena tanyanya semakin memuncak pada hatinya yang selalu gundah.

    Terima kasih.
    Maaf pak jika pemaparan saya kurang tepat.

    BalasHapus
  20. assalamualaikum wr wb
    bayu rizkyawan
    XII IPA 4 / 07

    "Antara L-G" ialah sebuah puisi yang menceritakan tentang seorang lelaki yang dihadapkan oleh perasaan yang gundah , antara ya dan tidak. menurut saya setting tempat ini berada di bandara. kalimat "Pesawat buing yang siap menerbangkan aku ke kota asalku sudah hampir saatnya tiba." suatu ketika si lelaki itu melihat seorang anak tanpa berpakaian lengkap. "sepi menyelinap di antara gelapnya malam,nakal,jelentik jari kiri mungil menyentuh ujung puting
    hitam kecoklatan , meliuk rasa panas menggelinjang merambat pelan dari telapak kaki kiri,merambat pelan tapi pasti menggerayangi seluruh kujur tubuh, aku terpana menatap, tak tega membiarkan pelupuk mata mungil itu terpejam dalam rasa segala rasa."

    waktu untuk lelaki itu pergi telah tiba. "Gaung pesawat buing terdengar jelas, pelan-pelan menghilang ditelan awan putih di ujung cakrawala London. Aku terpejam berjalan di antara ya dan tidak."
    dia bingung antara pergi atau menyelamatkan si anak tersebut. saat dia pergi dia membawa banyak tanya yang berbaur antara suka dan duka yang dibawanya di antara L-G.

    sekian ,
    mohon maaf bila ada kesalahan
    assalamualaikum wr.wb.

    BalasHapus
  21. Raka Andhito B.
    XII IPA3 / 38

    Dalam puisi yang berjudul 'Antara L-G' tersebut pengarang menceritakan tentang seorang lelaki perkasa yang hatinya sedang gundah dan gelisah karena ada masalah di kota London. Lelaki ini bimbang dan perasaannya campur aduk apakah dia memenuhi panggilan hatinya yang tidak cukup jelas arah dan tujuannya atau mengambil langkah lain untuk menghilangkan rasa penasarannya tapi dia sendiri pun tidak tau harus berbuat apa

    BalasHapus
  22. Nazala Ayunda
    XII IPA 3 / 21

    Dalam puisi yang berjudul "Antara L-G" pengarang mencoba menceritakan tentang seorang lelaki yang merasa bimbang atas tindakan yang diambilnya saat itu. Ia begitu ragu dengan keputusunnya, apakah ia harus bertindak mengikuti kata hatinya atau dengan akal sehatnya. Semua keraguan lelaki itu pun berubah menjadi pertanyaan petanyaan batin yang ia sendiri pun merasa sulit untuk menjawabnya, hingga akhirnya lelaki itu pun berubah menjadi lelaki perkasa yang rapuh akibat pertanyaan pertanyaan yang sangat mengganggu kehidupan pribadinya.

    Sekian,
    Maaf pak kalau pemahaman saya masih kurang. terima kasih.

    BalasHapus
  23. Shinta Dwitifani R. P.20 September 2010 06.58

    Shinta Dwitifani R. P.
    XII IPA 3/ 32

    Menurut Saya, puisi berjudul "Antara L-G" ini menceritakan tentang seorang lelaki yang mencoba berontak melawan kegundahan hati. Namun di saat yang hampir bersamaan seorang anak kecil yang mungkin cucunya mengalihkan perhatiannya sejenak dari kegundahan hatinya. Lelaki ini bingung akan tujuan hidupnya. akan kembali pulang atau tetap berada di London. Perasaan yang tak karuan itu begitu kuat menyelimuti hati dan pikirannya. Dan hal inilah yang membuatnya rapuh.

    Terima Kasih Pak..

    BalasHapus
  24. Rizki putri s
    XII Ipa 3/ 29

    Menurut saya tafsiran makna yang ingin diungkapkan pengarang dalam puisi " Antara L-G" adalah seorang lelaki yang ingin melawan kegundahan hatinya di remang malam kota London yang sepi. Karena dia takut menjadi rapuh untuk menerima kenyataan yang tidak sesuai dengan keinginannya. Dia terombang-ambing oleh perasaan bingung yang bercampur aduk antara ya atau tidak. Dia merasa tidak dapat memenuhi rencana awalnya untuk pulang kampung karna tidak tega meninggalkan sesuatu hal yang sangat ia sayangi di kota London. Hingga fajar tiba, dia masih mempertanyakan apa keinginannya yang sesungguhnya.

    BalasHapus
  25. Merissadatul Firdauscha
    XII IPA3/20

    Puisi diatas yang berjudul "ANTARA L-G" memiliki arti tersendiri yang cukup rumit tetapi bila orang yang membaca berfikiran buruk dan berwawasan sempit, dia hanya dapat memahaminya dari satu segi dari setiap makna katanya. Bagi saya puisi ini memiliki arti yang cukup luas untuk diartikan secara baik yaitu tentang seorang yang kehilang akan tujuan hidupnya dan menjadi gundah gulana serta gusar dalam kehidupannya. Orang tersebut merasa gusar karena mengalami masalah di kota tempat tinggalnya, London. Karena kegundahan yang dirasakan pria tersebut menjadi rapuh dan bertanya-tanya akan apa yang sebenarnya terjadi pada hidup yang sedang dialaminya.

    BalasHapus
  26. Vonny Prasetya Irgantara
    XII IPA3/33

    Assalamu'alaykum..
    Bismillah..

    menurut saya dalam puisi yang berjudul Antar L-G, dalam puisi ini pengarang menggambarkan tentang seorang lelaki yang merasakan kegundahan yang luar biasa, sehingga ia tidak tahu tentang dirinya sendiri dan untuk apa ia memenuhi suatu panggilan untuknya. SuasanaLondon pada saat itu sangat sepi yang ditandai oleh lampu kota yang tak berkedip, seolah kehidupan telah mati. Ia hendak menunggu pesawat yang akan mengantarkannya pulang kepada bapaknya, namun di tengah penantianannya, ia melihat seorang anak mungil yang keadaannya sangat membuatnya prihatin, sehingga ia tidak tega untuk meninggalkannya. Akhirnya pesawat yang ia nanti-nanti telah tiba, namun ia telat untuk menyadarinya karena ia terlalu larut dalam lamunannya, hingga akhirnya pesawat itu terbang menghilang diantara awan putih. Lelaki itu hanya dapat pasrah dan berjalan dengan segala kegundahan, kegelisahan, keraguan, dan ketidak tahuannya tentang siapa jati diri dia yang sebenarnya dan untuk apa ia memenuhi sebuah panggilan untuknya. Semuanya itu membuatnya tampak perkasa luarnya, namun sebenarnya ia sedang mengalami kerapuhan yang amat luar biasa di dalam hatinya.

    Alhamdulillah..
    Wassalamu’alaykum..

    BalasHapus
  27. assalamualaikum wr. wb
    Retania Yola Ichwanda
    XII-IPA3 27
    Menurut saya, tujuan pengarang menulis puisi "Antara L-G", adalah untuk menceritakan kepada pembaca, hal yang membuat dirinya merasa gundah saat itu. Terlihat dari kata-kata yang ditulisnya, pengarang begitu gelisah dan pikirannya tidak mempunyai tujuan yang jelas. Kedatangan pesawat boeing untuk mengantarkannya pulang pun diacuhkannya.Namun di saat yang hampir bersamaan seorang anak kecil yang mungkin cucunya mengalihkan perhatiannya sejenak dari kegundahan hatinya. Lelaki ini bingung akan tujuan hidupnya. akan kembali pulang atau tetap berada di London. Perasaan yang tak karuan itu begitu kuat menyelimuti hati dan pikirannya. Dan hal inilah yang membuatnya rapuh.

    sekian pak
    mohon maaf bila ada kesalahan
    wassalamualaikum wr.wb

    BalasHapus
  28. Muhd. Miftahur R. S.
    XII IPA 4 / 25

    Assalamu'alaikum wr.wb.

    Puisi di atas yang berjudul "ANTARA L-G" Menurut saya penafsirannya adalah tentang Kegundahan seorang lelaki terhadap sesuatu yang dilihatnya. karena kegundahan itu, ia berusaha menepis meski ia tak tahu apa maksud yang dilakukannya. Ia hanya menuruti kata hati untuk mencari tahu semua tanya dalam benaknya.

    Terima kasih
    Wassalamualaikum wr.wb

    BalasHapus
  29. Fadilla Ully Saraswati
    XII IPA 4/15

    Puisi "ANTARA L-G" menurut saya menggunakan bahasa yang sedikit "nakal" dan orang awam yang membaca akan menganggap puisi tersebut berbau negatif,padahal jika kita memahaminya,puisi ini memilikki makna yang jika diartikan cukup baik,yaitu tentang seorang lelaki yang mencoba melawan kegundahan hatinya di London.Namun kemudian kegundahannya berubah menjadi keperkasaan ketika ia dihadapkan pada pilihan untuk bertemu ayahnya,atau menolong seorang anak kecil.

    Terima kasih,Pak

    BalasHapus
  30. Nama : Miralda Yessa Bella
    Kelas : XII - IPA 4
    Absen : 21


    Menurut saya puisi "Antara L-G" bercerita tentang sang penulis yang adalah seorang yang perkasa namun diliputi suatu kegundahan,dimana kegundahan membuat dia bingung dalam menyingkapi apa tujuan yang akan dia lakukan.
    Ragu akan suatu hal yang tidak yakin apa yang sesungguhnya dirasakan, sehingga membuat dirinya bimbang akan kepergiannya meninggalkan kota London.

    sekian.
    Terima Kasih

    BalasHapus
  31. Indirasari Cynthia
    XII IPA 3/17

    Menurut saya, dalam puisi yang bejudul Antara L-G pengarang menceritakan tentang seseorang lelaki sedang memiliki kegundahan hati dan merasa sepi di kota London. Sehingga ia ingin kembali ke kota asalnya. Ketika lelaki ini sedang menunggu keberangkatannya di Bandara ia merasakan perasaan yang campur aduk, ragu, bimbang. Lelaki ini bingung akan tujuan hidupnya. Ia akan menetap di London ataukah meninggalkan London dan kembali ke kota asalnya. Seorang anak kecil ini menarik perhatian seorang lelaki ini. Mungkin seorang anak kecil ini cucunya. Seorang anak kecil ini membuat ia rapuh dan bingung. Lelaki ini juga dengan berat hati, tidak tega untuk meninggalkan cucu perempuannya yang disayangi. Perasaannya tidak karuan. Ini semua yang membuat lelaki ini rapuh.

    BalasHapus
  32. Rizky.P.H
    12IPA3/30

    Puisi Antara L-G ini menceritakan seorang lelaki yang berada di London yang akan pulang ke kota asalnya, tetapi saat dia akan pergi, dia melihat anak kecil yang tidak berdaya. Hal itu membuatnya bingung untuk memilih pergi atau tetap tinggal dan menolong anak kecil itu. Pilihan itu membuatnya menjadi bimbang dan bingung akankah dia tetap berangkat atau menolong anak itu.

    Terima Kasih

    BalasHapus
  33. Dwima Yahyi S.
    XII IPA 4/13

    menurut saya isi puisi "antara L-G" si pengarang menceritakan bahwa ada seorang pria yang ingin pulang untuk menemui bapaknya walaupun pria tersebut tidak tahu apa arti dan maksud tujuannya dan dia bingung saat dia di hadapkan pilihan saat bertemu dengan seseorang ,dia bimbang memilih untuk pulang atau tidak karena tak tega melihat sosok gadis yang tak berdaya .

    -terima kasih dan maaf bila dalam kata-kata saya banyak terdapat kesalahan-

    BalasHapus
  34. rhizal novantara P / 28/ 03

    asslamualaikum

    pengarang menulis puisi ini mengarang karena kebingunga tentang tujuan hidunya terbukti dari ceritanya, ia membiarkan pesawat yang mengantarkannya pulang itu dan memilih tetap bersama hewan yang menemaninya malam itu pada saat rasa kegundahan

    BalasHapus
  35. Ayu Seputri Rosmarini
    XII – IPA 3 / 09

    Dalam puisi ‘Antara L-G’ pengarang mencoba menceritakan seorang lelaki yang tinggal di London. Sebuah kota yang jauh dari tempat tinggal asalnya. Pada saat ia akan pulang ke kota asalnya ia mulai merasakan gundah karena antara pilihan ‘ya dan tidak’ ya untuk rasa suka untuk kembali ke kota asalnya atau tidak kembali dan menolong seorang anak kecil yang tidak berdaya. Ia merasa begitu ragu akan keputusannya sehingga muncul banyak pertanyaan yang sulit untuk ia jawab. Pada akhirnya lelaki itu menjadi rapuh karena pertanyaan yang membaur antara suka dan gundah.

    Maaf, pak. Kalau pemahaman saya masih kurang.

    BalasHapus
  36. Dhaniar Rulandri Widoretno
    XII IPA 4 / 11

    Assalamualaikum wr.wb.

    Saya akan mencoba memberikan tanggapan / pendapat saya mengenai isi dari puisi yang berjudul "ANTARA L-G" diatas sesuai dengan hasil analisis yang telah saya lakukan.

    Puisi tersebut menceritakan tentang seorang lelaki yang berada mencoba melawan kegundahan hatinya, yaitu kegundahan yang berasal dari dalam perasaannya sendiri. Pada akhirnya lelaki ini kembali, kembali ke kampung halamannya, kembali kesamping ayahanda tercinta, dan meninggalkan kegelapan kota London yang selama ini menemaninya. Namun saat dia telah kembali, lelaki ini bingung, sebenarnya apa tujuannya kembali ? Untuk apa dia kembali ? Bahkan si lelaki sempat bertanya pada dirinya sendiri, siapakah dia sebenarnya ? Jadi menurut pendapat saya, sebenarnya lelaki ini sedang dalam masa pencarian jati dirinya yang dia sendiri tidak tahu dia akan menemukannya dimana.

    Sekian pak hasil analisis yang bisa saya kemukakan. Semoga sesuai dengan apa yang pak Iwan harapkan. Terima kasih pak.

    Wassalamualaikum wr.wb. ^_^

    BalasHapus
  37. Jhoda Dwi Komala
    XII IPA 4 / 19

    Menurut saya, tujuan pengarang menulis puisi "Antara L-G", adalah untuk menceritakan kepada pembaca, hal yang membuat dirinya merasa gundah saat itu. Terlihat dari kata-kata yang ditulisnya, pengarang begitu gelisah dan pikirannya tidak mempunyai tujuan yang jelas. Kedatangan pesawat boeing untuk mengantarkannya pulang pun diacuhkannya. Di tengah kebimbangannya, pengarang mengalihkan perhatiannya kepada makhluk mungil (menurut saya mungkin kucing) yang ada di dekatnya. Tujuan untuk pulang pun tidak digubrisnya, karena pengarang kasihan kepada makhluk tersebut. Hingga pesawat lepas landas, dia masih termenung, bahkan gundah akibat apa yang telah dilakukannya (meninggalkan pesawat itu). Akhirnya, pengarang pun kembali kebingungan tentang tujuan dah kemauannya yang tidak jelas itu.

    BalasHapus
  38. Yanu Aiswandhika
    XII IPA 4/36

    Assalamualaikum wr.wb,
    Menurut saya puisi diatas menjelaskan tentang seorang lelaki yang ingin kembali ke kota asalnya karena sesuatu yang harus ia ketahui. tetapi saat akan pergi meninggalkan kota london, dia melihat seorang anak kecil yang tak berdaya. Hal itu membuatnya bingung. Di satu sisi ia ingin menolong anak itu. Di sisi lain dia harus kembali ke kota asalnya.
    Akhirnya dia memilih untuk kembali ke kota asalnya untuk hal yang tidak jelas tujuannya. Ia menyesal karena memilih keputusan yang salah.
    Ia pun menjadi amat gundah.

    terima kasih...
    Wassalamualaikum wr.wb

    BalasHapus
  39. Novandiet E. Angginanda20 September 2010 08.30

    Novandiet Eersta Angginanda
    XII IPA 3 / 23

    Assalamualaikum
    Menurut saya, tujuan pengarang puisi Antara L-G ini menceritakan tentang kegundahan hati seorang lelaki, dimana dia akan menaniki pesawat dari London menuju ke kota asalnya untuk memenuhi panggilan orangtuanya, akan tetapi ia melihat seorang anak kecil yang kelihatan lemah tak berdaya, dia pun tak tega untuk menunggalkan anak kecil tersebut sehingga dia mengurungkan niat untuk pulang ke kota asalnya. Tetapi dia masih belum bisa menemukan tujuannya sampai akhir.
    Sekian pak, maaf jika ada kesalahan dan kekurangan.

    BalasHapus
  40. achmad agoeh
    xii ipa 4/01

    Dalam puisi tersebut menyiratkan bahwa lelaki tersebut mengalami kegundahan yg amat luar biasa mengganggunya ..
    Kegundahan yg disebabkan gadis kecil dan perasaan aneh yg tidak ia mengerti ..
    Tetapi perasaan gundah tersebut mendatangkan sedikit suka dalam dirinya ..

    BalasHapus
  41. akbar wiranata
    xii ipa 4/01

    menceritakan seorang lelaki yang kebingungan menentukan pilihannya. hatinya brekata antara iya atau tidak untuk kembali kepada daerah asalnya. hatinya masih galau atas tujuan kepulangannya.

    Teima kasih, Pak.

    BalasHapus
  42. Fardiansyah Dwiristyan20 September 2010 08.47

    Fardiansyah Dwiristyan
    XII IPA 3/13

    Dalam puisi ANTARA L-G ini menceritakan tentang seorang lelaki yang berada di kota London yang dia sedang mengalami perasaan gundah yang muncul secara tiba-tiba dengan pertanyaan-pertanyaan dalam pikirannya yang dia sendiri bingung dengan pertanyaan yang ada dalam pikirannya,ketika melihat seorang anak mungil yang di lihatnya, dia merasa tak tega dengan anak itu, yang membuat dirinya seperti seorang lelaki rapuh.

    terima kasih
    maaf kalau saya terdapat kesalahan.

    BalasHapus
  43. maaf pak coment lagi, soalnya tadi keliru nulis n. absennya.

    akbar wiranata
    xii ipa 4/04

    menceritakan seorang lelaki yang kebingungan menentukan pilihannya. hatinya berkata antara iya atau tidak untuk kembali kepada daerah asalnya. hatinya masih galau atas tujuan kepulangannya.

    Teima kasih, Pak.

    BalasHapus
  44. Assalamu'alaykum.

    menurut saya, dalam puisi "ANTARA L-G" ini pengarang ingin menceritakan tentang kegundahan hati seorang pria yang berada diantara 2 keputusan. ya atau tidak. dan saat- saat terakhir dia dalam kehidupannya. saat sakarotul maut.

    maaf pak apabila ada salah dalam penafsiran.
    wassalamu'alaykum.

    BalasHapus
  45. Dyah Putri Ayu Fajarani Simbolon
    XII P4 No.14

    ASSALAMUALAIKUM Wr Wb

    Menurut saya puisi ini menceritakan tentang suatu konflik yang sering dirasakan semua insan. Dimana didalamnya dituliskan kebingungan, kegalauan, ketidak pastian antara iya atau tidak.
    Dia benar - benar menjadi gusar karena sesuatu yang selama ini dialaminya jelas kebenarannya tiba - tiba menjadi pertanyaan belaka.
    Dia benar - benar bingung ingin menuruti kata hatinya karena perasaannya yang tercampur aduk, ditambah lagi ada makhluk mungil yang sangat lucu yang menambah kebingunganyya akan tujuan yang akan dia capai. Apakah itu kebahagiaan ataukah itu kesedihan.

    Maaf pak apa bila banyak kesalahan fatal pada penulisan arti dari puisi "ANTARA L-G".
    WASSALAMUALAIKUM Wr Wb

    BalasHapus
  46. Dyah Putri Ayu Fajarani Simbolon
    XII P4 No.14

    ASSALAMUALAIKUM Wr Wb

    Menurut saya puisi ini menceritakan tentang suatu konflik yang sering dirasakan semua insan. Dimana didalamnya dituliskan kebingungan, kegalauan, ketidak pastian antara iya atau tidak.
    Dia benar - benar menjadi gusar karena sesuatu yang selama ini dialaminya jelas kebenarannya tiba - tiba menjadi pertanyaan belaka.
    Dia benar - benar bingung ingin menuruti kata hatinya karena perasaannya yang tercampur aduk, ditambah lagi ada makhluk mungil yang sangat lucu yang menambah kebingunganyya akan tujuan yang akan dia capai. Apakah itu kebahagiaan ataukah itu kesedihan.

    Maaf pak apa bila banyak kesalahan fatal pada penulisan arti dari puisi "ANTARA L-G".
    WASSALAMUALAIKUM Wr Wb

    BalasHapus
  47. Dyah Putri Ayu Fajarani Simbolon
    XII P4 No.14

    ASSALAMUALAIKUM Wr Wb

    Menurut saya puisi ini menceritakan tentang suatu konflik yang sering dirasakan semua insan. Dimana didalamnya dituliskan kebingungan, kegalauan, ketidak pastian antara iya atau tidak.
    Dia benar - benar menjadi gusar karena sesuatu yang selama ini dialaminya jelas kebenarannya tiba - tiba menjadi pertanyaan belaka.
    Dia benar - benar bingung ingin menuruti kata hatinya karena perasaannya yang tercampur aduk, ditambah lagi ada makhluk mungil yang sangat lucu yang menambah kebingunganyya akan tujuan yang akan dia capai. Apakah itu kebahagiaan ataukah itu kesedihan.

    Maaf pak apa bila banyak kesalahan fatal pada penulisan arti dari puisi "ANTARA L-G".
    WASSALAMUALAIKUM Wr Wb

    BalasHapus
  48. Dyah Putri Ayu Fajarani Simbolon
    XII P4 No.14

    ASSALAMUALAIKUM Wr Wb

    Menurut saya puisi ini menceritakan tentang suatu konflik yang sering dirasakan semua insan. Dimana didalamnya dituliskan kebingungan, kegalauan, ketidak pastian antara iya atau tidak.
    Dia benar - benar menjadi gusar karena sesuatu yang selama ini dialaminya jelas kebenarannya tiba - tiba menjadi pertanyaan belaka.
    Dia benar - benar bingung ingin menuruti kata hatinya karena perasaannya yang tercampur aduk, ditambah lagi ada makhluk mungil yang sangat lucu yang menambah kebingunganyya akan tujuan yang akan dia capai. Apakah itu kebahagiaan ataukah itu kesedihan.

    Maaf pak apa bila banyak kesalahan fatal pada penulisan arti dari puisi "ANTARA L-G".
    WASSALAMUALAIKUM Wr Wb

    BalasHapus
  49. Dyah Putri Ayu Fajarani Simbolon
    XII P4 No.14

    ASSALAMUALAIKUM Wr Wb

    Menurut saya puisi ini menceritakan tentang suatu konflik yang sering dirasakan semua insan. Dimana didalamnya dituliskan kebingungan, kegalauan, ketidak pastian antara iya atau tidak.
    Dia benar - benar menjadi gusar karena sesuatu yang selama ini dialaminya jelas kebenarannya tiba - tiba menjadi pertanyaan belaka.
    Dia benar - benar bingung ingin menuruti kata hatinya karena perasaannya yang tercampur aduk, ditambah lagi ada makhluk mungil yang sangat lucu yang menambah kebingunganyya akan tujuan yang akan dia capai. Apakah itu kebahagiaan ataukah itu kesedihan.

    Maaf pak apa bila banyak kesalahan fatal pada penulisan arti dari puisi "ANTARA L-G".
    WASSALAMUALAIKUM Wr Wb

    BalasHapus
  50. Dyah Putri Ayu Fajarani Simbolon
    XII P4 No.14

    ASSALAMUALAIKUM Wr Wb

    Menurut saya puisi ini menceritakan tentang suatu konflik yang sering dirasakan semua insan. Dimana didalamnya dituliskan kebingungan, kegalauan, ketidak pastian antara iya atau tidak.
    Dia benar - benar menjadi gusar karena sesuatu yang selama ini dialaminya jelas kebenarannya tiba - tiba menjadi pertanyaan belaka.
    Dia benar - benar bingung ingin menuruti kata hatinya karena perasaannya yang tercampur aduk, ditambah lagi ada makhluk mungil yang sangat lucu yang menambah kebingunganyya akan tujuan yang akan dia capai. Apakah itu kebahagiaan ataukah itu kesedihan.

    Maaf pak apa bila banyak kesalahan fatal pada penulisan arti dari puisi "ANTARA L-G".
    WASSALAMUALAIKUM Wr Wb

    BalasHapus
  51. fahmi bitaufiqillah20 September 2010 14.29

    Fahmi Bitaufiqillah / XII IPA 3 / 37


    Puisi “ANTARA L-G” ini menceritakan tentang kegundahan hati seseorang yang ingin pulang ke kota asalnya. Akan tetapi dia bingung akan pilihannya untuk pulang setelah dia melihat sesosok makhluk mungil sehingga dia terpaku akan melihatnya yang membuat dirinya bertanya-tanya tentang jati dirinya tersebut.

    BalasHapus
  52. Tyas Juwitasari Djoyo
    XII IPA 4 / 33

    maaf pak saya cukup kurang memahami puisi tersebut karena menggunakan kata-kata yang sulit untuk saya pahami pak. Dan penafsiran saya, seorang lelaki yang sedang berusaha untuk tegar dalam menghadapi kebimbangannya. Saat dia sudah mempersiapkan diri di bandara untuk menemui ayahnya di kampungnya, dia harus melihat mata kesedihan di London yang membuatnya rapuh dalam memilih pilihan tersebut.

    Terimakasih pak

    BalasHapus
  53. Raissa Gadri xii ipa 4/28

    Assalamualaikum wr wb
    Menurut saya, puisi dengan judul "Antara L-G" menceritakan tentang peristiwa yang dialami oleh seorang lelaki di London yang pada suatu malam bertemu seseorang. Orang itu adalah sesosok anak kecil yang meminta tolong padanya. Lelaki itu dikagetkan oleh suara dari anak tersebut yang tiba-tiba datang. Pada saat lelaki itu melihatnya, ia sangat merasa kasihan. Ia sangat ingin membantunya. Namun dia juga diliputi rasa bimbang karena dia tidak tahu siapa anak tersebut.

    Terimakasih
    Wassalamualaikum wr wb

    BalasHapus
  54. Dian Ayu Budiani
    xii ipa 4/12

    Dalam puisi diatas yang berjudul Antara L-G pengarang menggambarkan seorang lelaki perkasa yang berada di London, tetapi hati lelaki tersebut gundah karena tidak tahu arah tujuan kemana ia harus pergi, sehingga dia mempertanyakan asal-usul dirinya

    Terimakasih.

    BalasHapus
  55. FITRI ARIFIANI
    XII IPA 4/17

    Menurut saya puisi di atas bercerita tentang seorang lelaki perkasa yang mengalami keresahan dan kegundahan akan suatu hal. Disini saya menyimpulkan bahwa seorang lelaki perkasapun juga visa merasakan keresahan dan kegundahan dalam hidupnya.

    Maaf pak, kalau jawaban saya salah.
    Terima kasih

    BalasHapus
  56. FITRI ARIFIANI
    XII IPA 4/17

    Menurut saya puisi di atas bercerita tentang seorang lelaki perkasa yang mengalami keresahan dan kegundahan akan suatu hal. Di sini saya menyimpulkan bahwa seorang lelaki perkasapun juga bisa merasakan keresahan dan kegundahan dalam hidupnya.

    Maaf pak, kalau jawaban saya salah.
    Terima kasih

    BalasHapus
  57. M.AKBAR.A
    XII IPA 4/ 23

    Menurut saya, puisi berjudul "Antara L-G" menceritakan tentang seorang lelaki yang dihadapkan oleh perasaan yang gundah ,terutama tentang masalah asal usul dirinya. Setelah bertemu seorang anak kecil yang tak berdaya sehingga membuat dirinya iba. Dia pun menjadi bingung antara pulang memenuhi panggilan orangtuanya atau tidak pulang dan menemani gadis kecil tersebut.
    menurut saya setting tempat ini berada di bandara. kalimat "Pesawat buing yang siap menerbangkan aku ke kota asalku sudah hampir saatnya tiba."
    Sedangkan setting suasana nya iba, mengharukan serta gundah gulana.

    sekian terima kasih

    BalasHapus
  58. M. Choirul Usroh
    XII IPA 4 / 24

    بسم الله الرحمن الرحيم

    Menurut saya, puisi dengan judul "Antara L-G" menceritakan tentang peristiwa yang dialami oleh seorang lelaki di London yang berada diantara 2 keputusan. Yaitu dia mempunyai masalah, terutama tentang masalah asal usul dirinya. Saat dia bertemu seorang anak kecil yang tak berdaya sehingga membuat dirinya iba. Dia pun menjadi bingung antara pulang memenuhi panggilan orangtuanya atau tidak pulang dan menemani gadis kecil tersebut. dia pun tak tega untuk menunggalkan anak kecil tersebut sehingga dia mengurungkan niat untuk pulang ke kota asalnya. Tetapi dia masih belum bisa menemukan tujuannya sampai akhir. Dia benar - benar bingung ingin menuruti kata hatinya karena perasaannya yang tercampur aduk, ditambah lagi ada makhluk mungil yang sangat lucu yang menambah kebingunganyya akan tujuan yang akan dia capai. Apakah itu kebahagiaan ataukah itu kesedihan.

    Terima kasih.

    BalasHapus
  59. Nurin Fauziah Ivada
    XII IPA 3 / 25

    Puisi yang berjudul 'Antara L-G' menceritakan tentang kegundahan hati seorang lelaki. Seorang lelaki yang akan pergi meninggalkan kota london untuk kembali ke negara asalnya. Hatinya diliput kebimbangan untuk menentukan sebuah pilihan. Terlihat dari kata-kata dalam puisi tersebut yang sungguh gelisah, sampai-sampai ia tidak tahu tentang dirinya sendiri dan untuk apa ia memenuhi suatu panggilan untuknya. Ia hendak menunggu pesawat yang akan membawanya kembali ke negara asalnya, namun di tengah penantiannya itu ia melihat seorang anak mungil yang keaadannya sangat membuatnya prihatin, sehingga ia tidak tega untuk meninggalkannya. Keadaan ini yang membuatnya berada dalam posisi sulit. Lelaki itu hanya dapat pasrah dan berjalan dengan segala kegundahan, kegelisahan, keraguan dan ketidaktahuannya tentang siapa jati dirinya yang sebenarnya dan untuk apa ia memenuhi sebuah panggilan itu. Semua ini membuatnya tampak perksara dari luarnya saja, namun sebenarnya ia sedang mengalami kerapuhan yang amat mendalam di hatinya.

    --terima kasih--

    BalasHapus
  60. Nila Dwi Andhini XII IPA3/22.
    Puisi antara L-G menceritakan tentang seorang lelaki perkasa yang sedang bingung antara ingin pulang ke tempat asalnya atau tetap tinggal di London. Ia semakin bingung ketika ia melihat seorang gadis cilik yang seperti meminta pertolongan. Apakah ia akan menolong gadis itu atau kembali ke tempat asalnya.
    Maaf jika kurang jelas.

    BalasHapus
  61. Nur Fadilah Arifina20 September 2010 23.10

    Nur Fadilah Arifina
    XII IPA 3/24

    Menuru saya, maksud dari puisi Antara L-G adalah seorang lelaki yang gundah dan gelisah karena dia memikirkan masalahnya dan dia akan kembali pulang ke kota asalnya tetapi karena dia mempunyai masalah, dia bingung untuk kembali pulang ke kota asalnya atau tidak karena dia bingung dengan semua masalah yang dialami sampai akhirnya dia bingung juga dengan apa yg dia rasakan. Dan dia ingin pulang ke kotanya karena ingin bertemu bapaknya.

    Terima kasih pak, Maaf bila ada salah jawabannya.

    BalasHapus
  62. Kevin Austin
    XII IPA 4 / 20

    menurut saya, puisi tersebut menceritakan tentang seorang lelaki yang dilanda perasaan gundah. Kegundahan yang disebabkan gadis kecil yang membuatnya bingung antara perasaan rindu dengan ayahnya dengan perasaan iba terhadap gadis kecil tersebut.

    Sekian jawaban saya pak. Maaf apabila jauh dari kesempurnaan. Terima kasih.

    BalasHapus
  63. alfin nur rahman / 12ipa3 / 02

    Dalam puisi yang berjudul Antara L-G, pengarang menceritakan tentang seorang lelaki yang diliputi kegundahan. Dia bertanya-tanya apa sebenarnya tujuannya, apa sebenarnya yang dia inginkan dan mengapa dia memutuskan untuk pulang. Dia gundah karena dia bingung mengapa mau pulang, kembali pada ayahnya. Dia juga bingung mengapa dia merasa bahagia dan suka saat memutuskan untuk pulang. Sebenarnya apa tujuannya, apa yang sebenarnya dia inginkan. Setelah beberapa lama tinggal jauh dari ayahnya, dia memutuskan untuk pulang, pulang kembali pada ayahnya yang sudah lama jauh darinya.

    BalasHapus
  64. Dennis Farina N.
    XII IPA 4 / 10
    Menurut pendapat saya pada puisi Antara L-G ini menceritakan bagaimana perasaan seorang laki-laki yang penuh kebimbangan dalam pilihan hidupnya. terlihat pada bait "Aku terpejam berjalan di antara ya dan tidak." Setting tempat yang terjadi di sebuah bandara karena terdapat pada bait "Gaung pesawat buing terdengar jelas, pelan-pelan mengilang ditelan awan putih di ujung cakrawala London."
    Pria itu bimbang untuk memutuskan pergi atau tetap di London. namun kenyataan yang dihadapinya adalah hingga tebit fajar, ia masih bimbang untuk memutuskannya.

    Terima kasih.

    BalasHapus
  65. Reysha Sibarani
    XII IPA 4/30

    Menurut saya, Puisi diatas menceritakan tentang seseorang yang gundah. Seseorang yang belum mengenal dirinya sendiri, tidak mempunyai mimpi, serta tidak mampu menentukan jalan hidupnya sendiri. Keinginan ayahnya yang memaksa ia kembali dari London membuat ia semakin bertanya-tanya tentang siapakah dirinya, serta apakah tujuan hidupnya. Terlebih ketika sang tokoh telah menemukan sesuatu yang mencuri perhatiannya di London (mungkin cinta atau yang lainnya. Di dalam puisi tidak dijelaskan). Terlihat dari tulisannya, bahwa sang tokoh antara "ya" dan "tidak" bersedia meninggalkan London. Namun pada akhirnya, sang tokoh pun memutuskan untuk pulang.

    ~Terima kasih~

    BalasHapus
  66. Ayu Ryan Prameswari21 September 2010 02.46

    Ayu Ryan Prameswari
    XII IPA 3 / 08

    Assalamualaikum wr.wb

    Maksud dalam puisi yang berjudul "Antara L-G, pengarang menceritakan kepada pembaca, hal yang membuat dirinya merasa gundah saat itu. Terlihat dari kata-kata yang ditulisnya, pengarang begitu gelisah dan pikirannya tidak mempunyai tujuan yang jelas. Kedatangan pesawat boeing untuk mengantarkannya pulang pun diacuhkannya.Namun di saat yang hampir bersamaan ada makhluk kecil (menurut saya)seperti kucing mengalihkan perhatiannya sejenak dari kegundahan hatinya. Lelaki ini bingung akan tujuan hidupnya. akan kembali pulang atau tetap berada di London. Perasaan yang tak karuan itu begitu kuat menyelimuti hati dan pikirannya. Dan hal inilah yang membuatnya rapuh.

    Wassalamualaikum wr.wb

    Maaf pak jika jawaban saya kurang tepat.
    -Terima Kasih-

    BalasHapus
  67. Assalamu'alaikum Wr. Wb

    Nama : Ramdini Nur A.
    Kelas : XII IPA 4/29

    Menurut saya setelah mencari contoh-contoh hasil analisa puisi, puisi di atas termasuk puisi kontemporer.

    Puisi kontemporer biasanya mengutamakan isi daripada bentuknya. Misalnya, rima, irama dan yang lainnya, tidak lagi terlalu diperhatikan dalam penyusunan puisi kontemporer. Meskipun puisi kontemporer telah bebas dari segala aturan seperti yang mengikat pada puisi lama dan bahkan puisi baru, tetapi ia tetap berbentuk puisi yang memiliki perbedaan dengan karya sastra yang lain. Karya sastra puisi tetap menggunakan bahasa yang singkat dan padat. Pemilihan kata atau diksi dalam puisi juga harus sangat selektif dan ketat. Kehadiran kata-kata dan ungkapan dalam puisi harus diperhitungkan dari berbagai segi, seperti makna, kekuatan citraan, dan jangkauan simboliknya.

    Sedangkan hasil analisis saya dari unsur intrinsiknya adalah sebagai berikut:


    a) Tema

    Puisi “Antara L-G” di atas mengungkapkan tema tentang Perasaan hati yang gundah. Hal ini dapat kita rasakan dari beberapa bukti. Pertama, diksi yang digunakan sangat kental dengan kata-kata apa, siapa, dan mengapa. Seperti pada bagian puisi:

    "Bapak aku mau pulang,
    pulang memenuhi panggilan yang aku sendiri tak mengerti apa arti dan maksutnya.
    Bapak, siapa aku?
    siapa dia?
    apa dan siap?
    mengapa semua berubah jadi tanya?
    tanya yang membuat semua jadi gundah."

    b) Perasaan

    Perasaan berhubungan dengan suasana hati penyair. Dalam puisi ”Antara L-G” gambaran perasaan penyair adalah perasaan gundah, bingung. Perasaan tersebut tergambar dari diksi yang digunakan antara lain: siapa aku?, siapa dia?, apa dan siapa?, mengapa semua berubah jadi tanya?

    Wassalamu'alaikum Wr. Wb

    BalasHapus
  68. Monica Taurisia
    XII IPA 4 / 38

    Assalamualaikum wr wb

    Menurut saya, puisi diatas termasuk puisi kontemporer. Didasarkan beberapa alasan.
    Puisi kontemporer terserbut kebanyakan lebih mengutamakan isi daripada bentuknya. Seperti misalnya , rima dan irama, dan tidak lagi memperhatikan penyusunan puisi itu sendiri. Meskipun puisi kontemporer telah bebas dari segala aturan seperti yang mengikat pada puisi lama dan bahkan puisi baru, tetapi ia tetap berbentuk puisi yang memiliki perbedaan dengan karya sastra yang lain. Karya sastra puisi tetap menggunakan bahasa yang singkat dan padat, sedangkan puisi tidak. Pemilihan kata atau diksi dalam puisi juga harus sangat selektif dan ketat. Kehadiran kata-kata dan ungkapan dalam puisi harus diperhitungkan dari berbagai segi, seperti makna, kekuatan citraan, dan jangkauan simboliknya.

    Hasil analisis saya, unsur intrinsiknya adalah sebagai berikut:

    a) Tema

    Puisi berjudul antara L-G diatas bertema tentang perasaan hati manusia. Dijelaskan disana bahwa tokoh tersebut sedang dalam keadaan gundah dan gelisah. Pertama , kata yang digunakan seperti apa, siapa, telah menceritakan bahwa ia sedang dalam kegundahan.Seperti pada penggalan puisi berikut :
    "Bapak, siapa aku?
    siapa dia?
    apa dan siap?
    mengapa semua berubah jadi tanya?
    tanya yang membuat semua jadi gundah."

    b) Perasaan
    Perasaan disini berarti adalah perasaan sang pengarang. Telah jelas disebutkan bahwa tokoh dalam puisi tersebut tengah dalam keadaan gundah, gelisah, dan bingung. Tergambar dari kata- kata yang digunakan seperti contoh berikut : siapa aku?, siapa dia? , apa dan siap?

    Terimakasih , sekian analisis dari saya. Kesempurnaan hanya milik Allah, kekurangan adalah milik kita semua.
    Wassalamualaikum wr wb

    BalasHapus
  69. Ophelia Audiary K.
    XII IPA3/26

    Menurut hasil analisis saya, maksud atau tujuan dari pengarang menulis puisi berjudul Antara L-G adalah pengarang ingin bercerita tentang seorang lelaki perkasa yang akan meninggalkan kota London untuk kembali ke kota asalnya. Saat ia sedang di bandara menunggu kedatangan pesawat, tiba-tiba matanya terpana melihat seorang anak kecil dengan keadaan yang membuat ia tak tega. Situasi ini membuat lelaki tersebut gundah. Dalam puisi dikatakan "antara ya dan tidak"; 'ya' karena sebenarnya ia ingin sekali pulang bertemu ayahnya, 'tidak' karena ia tak tega meninggalkan anak kecil tersebut dan ingin sekali menolongnya. Lelaki tersebut hanya bisa pasrah berjalan dengan segala kegundahan serta ketidaktahuannya akan jati dirinya dan siapa anak kecil yang ingin sekali ia tolong.

    --terima kasih, maaf bila ada salah kata--

    BalasHapus
  70. Mirza Destiana Regita21 September 2010 04.59

    Mirza Destiana Regita
    XII IPA 4 / 22

    Di dalam puisi “Antara L-G” pengarang menceritakan seorang lelaki yang sedang dilanda rasa gundah dalam hatinya. Dia binggung menentukan apa yang sebenarnya menjadi tujuan hidupnya. Kegundahannya itu juga disebabkan karena dia harus memilih keputusan yang tepat dari semua hal yang dipertimbangkannya pada saat itu.

    BalasHapus
  71. Lusi Sri Julianti
    XII P 3 / 19

    Puisi yang berjudul 'diantara L-G' menurut saya puisi tersebut menggambarkan seorang laki-laki yang sedang mengalami kegundahan yang sering juga terjadi pada tiap-tiap orang yang berada pada waktu menentukan suatu pilihan.
    Dan pada saat kegundahan seperti itu timbulah bayangan-bayangan masa lalu yang mengganggu perasaan yang menambah kegundahan hati .

    sekian komentar saya maaf bila ada salah kata .
    ;)

    BalasHapus
  72. Iis gesia hanim
    XII P 3 / 19

    Menurut saya puisi diantara L-G merupakan kisah seorang lelaki yang dihadapi pilihan yang membuatnya gundah memikirkan itu. Gundah dan bimbang dirasakan oleh lelaki itu sangat terlihat .Disaat seperti itu dia merasakan ada perasaan yang sangat mendalam dan hanya dia yang tahu.
    makna pusis tersebut juga merupakan kebingungan akan pertanyaan yang muncul di benak .


    berikut komentar dari saya.
    maaf bila ada salah kata.

    BalasHapus
  73. Deasy M P
    XII IPA 4/ 09

    Puisi "Antara L-G" diatas bila dianalisis menurut aspek lapis bahasanya, terdapat sebuah arti/makna yang tersimpan. Yaitu diceritakan seorang lelaki yang sedang terbelenggu dengan kebimbangannya untuk menemui seseorang yang ia sayangi yang berada jauh dengannya. Tetapi ia sebenarnya juga tidak mengerti mengapa ia merasa ingin untuk menemui orang tersebut, ia hanya merasa ingin dan ingin untuk bertemu dengan orang yang ia sayangi tersebut. Terlebih lagi, disaat kebimbangannya merajai seluruh benaknya, ia melihat suatu fenomena yang dimana lebih menguatkan dia di satu sisi, yaitu untuk lebih memilih untuk pulang menemui orang kesayangannya, sang ayah.

    Bila ditinjau dari segi lapis katanya, kebanyakan bermakna lugas, tetapi sebagian juga ada yang menggunakan kata kias. Sebagai contoh : "tanya yang mengkristal"

    Demikian analisis saya, maaf bila ada kekurangan.
    Terima kasih, wassalammualaikum wr wb

    BalasHapus
  74. fighi fridyawati21 September 2010 06.29

    FIGHI FRIDYAWATI
    XII IPA 4 / 16

    Menurut pendapat dan analisis saya, puisi yang berjudul "Antara L-G" ini menggambarkan tentang kegelisahan dan kegundahan hati seorang lelaki yang berada di kota London yang menurutnya sepi, saat ia sudah akan berangkat menggunakan pesawat, tiba-tiba ia melihat seorang anak kecil yang membuatnya iba dan bimbang, dia bimbang antara akan pulangkah ia ke daerah asalnya dan menemui keluarga yang ia sayangi ataukan tetap berada di kota London untuk menemani anak kecil tersebut. karena walau baru bertemu dengan anak tersebut, tapi ia merasakan perasaan khusus yang membuatnya bertanya-tanya, mengapa ia binggung memilih antara keluarga yang disayangi atau anak kecil itu.

    sekian analisis saya.
    terima kasih.

    BalasHapus
  75. Aqmarina kholishah
    XII IPA4/04

    assalamualikum wr.wb
    menurut analisis saya puisi L-G,menggambarkan hati perasaan kekecewaan seorang lelaki dia dihadapkan dengan kenyataan cinta dan kehidupan lelaki adalah ksatria namun apa dia rapuh diantara tulang-tulang yang kuat kota perantauan kini menjadi bahan kenangan hingga keputusaasaan menghadang harapan punah.sehingga laki-laki dalam puisi tersebut akan menjadi ksatria yang lapuh,namun kekecewaan akan ditebus melalui kota kelahiran,demikian puisi ini merupakan puisi kontemporer jika dilihat dari aspek lapis bahasa yang lebih mengutamakan kandungan isi dan lebih bebas.

    BalasHapus
  76. Aqmarina kholishah
    XII IPA4/04

    assalamualikum wr.wb
    menurut analisis saya puisi L-G,menggambarkan hati perasaan kekecewaan seorang lelaki dia dihadapkan dengan kenyataan cinta dan kehidupan lelaki adalah ksatria namun apa dia rapuh diantara tulang-tulang yang kuat kota
    perantauan kini menjadi bahan kenangan hingga keputusaasaan menghadang harapan punah.sehingga laki-laki dalam puisi tersebut akan menjadi ksatria yang lapuh,namun kekecewaan akan ditebus melalui kota kelahiran,demikian puisi ini merupakan puisi kontemporer jika dilihat dari aspek lapis bahasa yang lebih mengutamakan kandungan isi dan lebih bebas.

    jazakumullah khairan katsira

    wassalam wr.wb

    BalasHapus
  77. Jhoda Dwi Komala
    XII IPA 4 / 19

    Menurut saya, maksud atau tujuan dari pengarang menulis puisi berjudul Antara L-G adalah ingin menyampaikan tentang seorang pria yang gagah dan perkasa yang ingin berhenti sejenak merasakan hiruk pikuk kota London untuk kembali ke kota asalnya. Saat ia sedang di bandara menunggu kedatangan pesawat, tiba-tiba matanya terpana melihat seorang anak kecil dengan keadaan yang membuat ia tak tega. Situasi ini membuat lelaki tersebut gundah. Dalam puisi dikatakan "antara ya dan tidak"; 'ya' karena sebenarnya ia ingin sekali pulang bertemu ayahnya, 'tidak' karena ia tak tega meninggalkan anak kecil tersebut dan ingin sekali menolongnya. Lelaki tersebut hanya bisa pasrah berjalan dengan segala kegundahan serta ketidaktahuannya akan jati dirinya dan siapa anak kecil yang ingin sekali ia tolong.

    a) Tema
    Puisi berjudul antara L-G diatas bertema tentang perasaan hati manusia. Dijelaskan disana bahwa tokoh tersebut sedang dalam keadaan gundah dan gelisah. Pertama , kata yang digunakan seperti apa, siapa, telah menceritakan bahwa ia sedang dalam kegundahan.Seperti pada penggalan puisi berikut :
    "Bapak, siapa aku?
    siapa dia?
    apa dan siap?
    mengapa semua berubah jadi tanya?
    tanya yang membuat semua jadi gundah."

    b) Perasaan
    Perasaan disini berarti adalah perasaan sang pengarang. Telah jelas disebutkan bahwa tokoh dalam puisi tersebut tengah dalam keadaan gundah, gelisah, dan bingung. Tergambar dari kata- kata yang digunakan seperti contoh berikut : siapa aku?, siapa dia? , apa dan siap?

    BalasHapus
  78. maaf pak untuk aqmarina kholisah ralat no absen menjadi 06.terima kasih

    BalasHapus
  79. Irhamna Jyota Acintya21 September 2010 07.35

    Irhamna Jyota Acintya
    XII IPA 4/ 18

    Menurut saya, puisi ini adalah jenis kontemporer karena kebebasan bentuknya dan merupakan jenis kontemplasi, yaitu puisi yang awalnya berupa paragraf/ cerita.

    Puisi kontemporer tidak mengutamakan bentuknya, seperti harus rata kanan, kiri atau tengah. Artinya, bentuknya bebas sesuai apa yang diinginkan penulis. Puisi kontemporer lebih mengutamakan permainan bunyi dan permainan kata . Misal pada permainan bunyi adalah cara penyampaian, intonasi dan penekan kata-kata . Sedangkan pada permainan kata, puisi jenis ini banyak menggunakan bahasa klise dan mengandung makna konotasi. Kemudian dibagi menjadi 2, yaitu maksud/tujuan puisi dan isi. Puisi memiliki 2 fungsi utama seperti yang dikemukakan Horatius (Teeuw, 2003: 7), dulce et utile; sastra memiliki fungsi keindahan dan manfaat bagi pembacanya.

    Hasil analisis intrinsik berupa isi, yaitu :
    Seorang lelaki perkasa merasa gundah karena tinggal di negeri orang dan ingin pulang ke kampung halamannya. Ia merasa kesepian tinggal disana. Ketika ia memutuskan untuk kembali ke tempat asalnya, ia merasa resah apakah keputusan yang dibuatnya ini benar atau tidak. Ia rindu bapaknya dan hanya memenuhi suara hatinya. Ia sendiri tidak mengerti arti dan maksudnya. Ia adalah lelaki yang mencari jati dirinya, karena ia tidak tahu siapa dirinya dan beribu-ribu tanya berkecamuk dalam hatinya. Sampai-sampai semua pertanyaannya menjadi kristal, mengendap, tidak bisa lagi terurai dan terjawab. Kepulangannya pun menjadi suasana kegembiraan tetapi juga kegundahan .

    Terima kasih. Maaf pak jika analisis saya jauh dari kesempurnaan.
    Wass.

    BalasHapus
  80. Lanjutan, dan Reanalisis
    Deasy MP
    XII IPA 4 / 09

    assalammualaikum wr wb

    Aspek aspek peninjauan analisis puisi terbagi menjadi 4, yaitu
    1. Bentuk
    2. Bunyi
    3. Bahasa
    4. Maksud

    1. Ditinjau dari bentuknya, Puisi "Antara L-G" merupakan puisi kontemporer. Puisi kontemporer merupakan puisi yang tidak terpusat pada bentuk. Bentuk puisi lama yang terpusat pada bentuknya adalah puisi yang memiliki syarat - syarat tertentu pada penulisannya. Yaitu terletak pada pengaturan paragrafnya (seperti rata kanan-kiri) dan jumlah baris yang dimilikinya(harus 4 baris). Puisi yang seperti ini disebut puisi klasik. Sedangkan, puisi kontemporer adalah lawan dari puisi klasik yaitu tidak terfokus pada bentuknya, tetapi pada ketiga unsur yang lain, yaitu :
    1. Bunyi mengenai keindahan sajak dan irama
    2. Bahasa mengenai pemakaian kata dan kalimatnya
    3. Maksud(diksi dan nosinya)

    2. Ditinjau dari Bunyi nya puisi "Antara L - G" merupakan puisi yang bersajak bebas. Puisi ini mempunyai irama yang sangat bagus karena dalam puisi ini terdapat berbagai kalimat, maksudnya, terdapat kalimat yang berupa cerita, terdapat kalimat panjang, pendek, dan juga terdapat kalimat tanya. Sehingga apabila di deklamasikan dengan intonasi yang baik, pasti akan menghasilkan irama yang sangat bagus.

    3. Ditinjau dari Bahasanya mengenai terdapat 2 analisis, yaitu :
    1. Pemakaian kata : dilihat dari pemakaian katanya, ada sebagian yang mengguanakan kata kiasan, sehingga bersifat imajinatif, dan bahasanya klise. Sebagian lagi menggunakan kata kata gamblang yang bermakna denotatif tetapi mempunyai makna kias. Sehingga kita harus menghubungkan koneksitas yang ada antara kalimat tersebut dengan kehidupan nyata sehingga baru muncul makna yang dimaksud penulis.
    2. Pemakaian kalimat : dilihat dari pemakaian kalimatnya, cukup lugas karena penulis mayoritas menggunakan bahasa sehari hari, walaupun sebagian ada yang menggunakan kata kata kias dan bahasanya bersifat klise. contohnya :
    1. pelan-pelan mengilang ditelan awan putih di ujung cakrawala London.
    2. di waktu fajar menjelang
    3. tanya yang mengkristal
    Tetapi, meski penulis menggunakan bahasa sehari hari yang sering kita gunakan, tidak begitu dengan maknanya, seperti yang saya jelaskan diatas, bahwa kita harus menghubungkan keseluruhan kalimat agar tercipta koneksitas, sehingga kita baru dapat mengambi kesimpulan dan mengerti apa yang penulis sebenarnya maksudkan.

    BalasHapus
  81. Andiantina M.
    XII IPA 3/05

    Dalam puisi yang berjudul 'Antara L-G' tersebut pengarang menceritakan tentang seorang lelaki perkasa yang hatinya sedang gundah dan gelisah karena ada masalah di kota London. Lelaki ini bimbang dan perasaannya campur aduk apakah dia memenuhi panggilan hatinya yang tidak cukup jelas arah dan tujuannya atau mengambil langkah lain untuk menghilangkan rasa penasarannya tapi dia sendiri pun tidak tau harus berbuat apa

    BalasHapus
  82. berlian xii ipa3/1021 September 2010 20.43

    Berlian XII IPA3/10

    Dalam puisi yang berjudul Antara L-G ini menunjukan pengarang menceritakan seorang lelaki yang berada di London akan pulang ke kota asalnya, tetapi saat dia akan beranjak pergi, dia melihat anak kecil yang tidak berdaya. Hal itu membuatnya bingung untuk memilih pergi atau tetap tinggal dan menolong anak kecil itu. Pilihan itu membuatnya menjadi gundah sehingga dia bertanya-tanya dengan apa yang terjadi padanya. puisi yang berjudul "Antara L-G" ini menggambarkan tentang kegelisahan dan kegundahan hati seorang lelaki yang berada di kota London yang menurutnya sepi, saat ia sudah akan berangkat menggunakan pesawat, tiba-tiba ia melihat seorang anak kecil yang membuatnya iba dan bimbang, dia bimbang antara akan pulangkah ia ke daerah asalnya dan menemui keluarga yang ia sayangi ataukan tetap berada di kota London untuk menemani anak kecil tersebut. karena walau baru bertemu dengan anak tersebut, tapi ia merasakan perasaan khusus yang membuatnya bertanya-tanya, mengapa ia binggung memilih antara keluarga yang disayangi atau anak kecil itu.

    BalasHapus
  83. Rizki putri s
    XII Ipa 3/ 29

    Dalam menganalisis puisi terdapat 4 aspek, yaitu
    1. Bentuk
    2. Bunyi
    3. Bahasa
    4. Maksud

    1. Ditinjau dari bentuknya, Puisi "Antara L-G" merupakan puisi kontemporer. Puisi kontemporer merupakan puisi yang tidak terpusat pada bentuk. Dari puisi Antara L-G diatas terlihat bahwa tidak ada syarat khusus dalam penulisannya seperti harus terdiri dari 4 baris dan penulisan rata kanan-kiri seperti penulisan puisi lama.

    2. Ditinjau dari Bunyi nya puisi "Antara L - G" merupakan puisi yang bersajak bebas atau tidak terikat seperti puisi lama yang biasanya bersajak A B A B atau A A A A. Puisi ini mempunyai sajak bebas yang berubah-ubah sehingga menimbulkan kesan indah dan menarik saat dibacakan.

    3. Ditinjau dari Bahasanya mengenai terdapat 2 analisis, yaitu :
    1. Pemakaian kata : dari puisi ini dapat terlihat pemakaian kata kiasan atau konotasi, sehingga dapat memperindah puisi tersebut, dan bahasa yang digunakan agak sulit dimengerti. Sehingga kita harus menghubungkan koneksitas yang ada antara kalimat tersebut agar muncul makna yang dimaksud.
    2. Pemakaian kalimat : dilihat dari pemakaian kalimatnya, banyak kalimat yang diulang-ulang. Hal itu dapat menimbulkan penegasan yang lebih tentang apa yang ingin diungkapkan.

    pak ini lanjutan dari postingan saya kemarin. Mohon maaf apabila masih terdapat banyak kesalahan.

    BalasHapus
  84. AIMATUL CHOLIFAH XII IPA3/01
    Berdasarkan analisis terhadap maksud yang disampaikan pengarang dalam puisi L-G yang telah dilakukan maka terdapat beberapa kekurangan berdasarkan penilaian akhir.Karena itu lewat ruang reanalisis tersebut hendaknya hasil yang diperoleh akan lebih sempurna dari analisis awal .Analisis tersebut ditinjau ulang maka ;
    Puisi Kontemporer adalah bentuk puisi yang berusaha lari dari ikatan konvensional puisi itu sendiri
    puisi kontemporer sudah jauh lebih bebas dari segala aturan seperti yang ada pada puisi lama dan bahkan puisi baru. Puisi kontemporer biasanya mengutamakan isi daripada bentuknya. Misalnya, rima, irama dan yang lainnya, tidak lagi terlalu diperhatikan dalam penyusunan puisi kontemporer. Meskipun puisi kontemporer telah bebas dari segala aturan seperti yang mengikat pada puisi lama dan bahkan puisi baru, tetapi ia tetap berbentuk puisi yang memiliki perbedaan dengan karya sastra yang lain. Karya sastra puisi tetap menggunakan bahasa yang singkat dan padat.
    Pemilihan kata atau diksi dalam puisi juga harus sangat selektif dan ketat. Kehadiran kata-kata dan ungkapan dalam puisi harus diperhitungkan dari berbagai segi, seperti makna, kekuatan citraan, dan jangkauan simboliknya. Butuh pemahaman untuk dapat menikmati keindahan puisi kontemporer.
    Puisi kontemporer memang cenderung berbentuk aneh dan ganjil

    Ciri-cirinya puisi kontemporer:
    bentuknya itu pasti tidak seperti puisi biasa karena tidak terikat norma lapis bunyi, arti, bentuk
    pada umumnya bertemakan kritikan
    maknanya sangat sulit ditangkap
    sering sekali mempermainkan kata di dalamnya

    *Analisis keindahan Lapis arti :susunan kata-kata yang ditampilkan pengarang dalam puisi mengungkapkan pengalaman indrawi, seperti penglihatan, pendengaran, dan perasaan. Imaji dapat dibagi menjadi tiga, yaitu imaji suara (auditif), imaji penglihatan (visual), dan imaji raba atau sentuh (imaji taktil). Imaji dapat mengakibatkan pembaca seakan-akan melihat, medengar, dan merasakan seperti apa yang dialami penyair. Pengimajian puisi Antara L-G ini menggunakan Imaji Penglihatan (Visual) dan Imaji Rasa (Taktil), ini dapat dilihat dari kata-katanya :
    meliuk rasa panas menggelinjang merambat pelan
    dari telpak kaki kiri


    Gaung pesawat buing terdengar jelas, pelan-pelan mengilang ditelan awan putih di ujung cakrawala London.

    Bahasa Figuratif terdapat dalam puisi ini.
    Bahasa figuratif, yaitu bahasa berkias yang dapat menghidupkan/meningkatkan efek dan menimbulkan konotasi tertentu (Soedjito, 1986:128). Bahasa figuratif menyebabkan puisi menjadi prismatis, artinya memancarkan banyak makna atau kaya akan makna (Waluyo, 1987:83). Bahasa figuratif disebut juga majas.

    Puisi ini menceritakan tentang seseorang yang sedang gundah dan bingung.Gundah dan bingung untuk mengambil keputusan apakah dirinya akan kembali ke kota asal ataukah tetap tinggal di London.Sementara dia berat untuk meninggalkan kota London karena telah lama menetap di London dan jauh dari kota asal serta orang tuanya.Meskipun kepulangannya itu membuat keluarganya senang.

    *Menurut saya, dalam puisi L-G terdapat keindahan lapis bunyi repletika dimana terdapat pengulangan bunyi.

    Bapak, siapa aku?
    siapa dia?
    apa dan siapa?
    mengapa semua berubah jadi tanya?

    *Dalam keindahan lapis bentuk, puisi L-G ini bebas sesuai dengan keinginan dari pengarang itu sendiri

    -Semoga reanalisis ini lebih baik ya Pak.Terima kasih-

    BalasHapus
  85. Nur Fadilah Arifina22 September 2010 04.24

    Nur Fadilah Arifina
    XII IPA 3/24

    Reanalisis puisi Antara L-G

    Aspek aspek peninjauan analisis puisi terbagi menjadi 4, yaitu
    1. Bentuk
    2. Bunyi
    3. Bahasa
    4. Maksud

    1. Dilihat dari bentuk, Puisi kontemporer tidak mengutamakan bentuknya, seperti harus rata kanan, kiri atau tengah. Artinya, bentuknya bebas sesuai apa yang diinginkan penulis. Puisi kontemporer lebih mengutamakan permainan bunyi dan permainan kata. Misal pada permainan bunyi adalah cara penyampaian, intonasi dan penekan kata-kata . Sedangkan pada permainan kata, puisi jenis ini banyak menggunakan bahasa klise dan mengandung makna konotasi. Kemudian dibagi menjadi 2, yaitu maksud/tujuan puisi dan isi. Puisi memiliki 2 fungsi utama seperti yang dikemukakan Horatius (Teeuw, 2003: 7), dulce et utile; sastra memiliki fungsi keindahan dan manfaat bagi pembacanya. Sedangkan, puisi kontemporer adalah lawan dari puisi klasik yaitu tidak terfokus pada bentuknya, tetapi pada ketiga unsur yang lain, yaitu :
    1. Bunyi mengenai keindahan sajak dan irama
    2. Bahasa mengenai pemakaian kata dan kalimatnya
    3. Maksud(diksi dan nosinya)

    2. Dilihat dari bunyinya, puisi Antara L-G ini merupakan puisi yang bersajak bebas atau tidak terikat seperti puisi lama yang biasanya bersajak A B A B atau A A A A. Biasanya bersajak, A A A A lalu dilanjutkan B B B B dst. Jadi apabila kita membaca, bisa menimbulkan kesan yang menarik dan arti kata yang bagus.

    3. Dilihat dari bahasanya terdapat 2 analisis, yaitu :
    1. Pemakaian kata : dilihat dari pemakaian katanya, ada sebagian yang menggunakan kata kiasan, sehingga bersifat imajinatif, dan bahasanya klise. Sebagian lagi menggunakan kata kata gamblang yang bermakna denotatif tetapi mempunyai makna kias. Sehingga kita harus menghubungkan koneksitas yang ada antara kalimat tersebut dengan kehidupan nyata sehingga baru muncul makna yang dimaksud penulis.
    2. Pemakaian kalimat : dilihat dari pemakaian kalimatnya, cukup lugas karena penulis mayoritas menggunakan bahasa sehari hari, walaupun sebagian ada yang menggunakan kata kata kias dan bahasanya bersifat klise. contohnya :
    1. pelan-pelan mengilang ditelan awan putih di ujung cakrawala London.
    2. di waktu fajar menjelang
    3. tanya yang mengkristal

    Ini sekiranya jawaban yang saya beri, mohon maaf apabila masih ada kekurangan pak.

    BalasHapus
  86. AIMATUL CHOLIFAH XII IPA3/01
    Berdasarkan analisis terhadap maksud yang disampaikan pengarang dalam puisi L-G yang telah dilakukan maka terdapat beberapa kekurangan berdasarkan penilaian akhir.Karena itu lewat ruang reanalisis tersebut hendaknya hasil yang diperoleh akan lebih sempurna dari analisis awal .Analisis tersebut ditinjau ulang maka ;
    Puisi Kontemporer adalah bentuk puisi yang berusaha lari dari ikatan konvensional puisi itu sendiri
    puisi kontemporer sudah jauh lebih bebas dari segala aturan seperti yang ada pada puisi lama dan bahkan puisi baru. Puisi kontemporer biasanya mengutamakan isi daripada bentuknya. Misalnya, rima, irama dan yang lainnya, tidak lagi terlalu diperhatikan dalam penyusunan puisi kontemporer. Meskipun puisi kontemporer telah bebas dari segala aturan seperti yang mengikat pada puisi lama dan bahkan puisi baru, tetapi ia tetap berbentuk puisi yang memiliki perbedaan dengan karya sastra yang lain. Karya sastra puisi tetap menggunakan bahasa yang singkat dan padat.
    Pemilihan kata atau diksi dalam puisi juga harus sangat selektif dan ketat. Kehadiran kata-kata dan ungkapan dalam puisi harus diperhitungkan dari berbagai segi, seperti makna, kekuatan citraan, dan jangkauan simboliknya. Butuh pemahaman untuk dapat menikmati keindahan puisi kontemporer.
    Puisi kontemporer memang cenderung berbentuk aneh dan ganjil

    Ciri-cirinya puisi kontemporer:
    bentuknya itu pasti tidak seperti puisi biasa karena tidak terikat norma lapis bunyi, arti, bentuk
    pada umumnya bertemakan kritikan
    maknanya sangat sulit ditangkap
    sering sekali mempermainkan kata di dalamnya

    *Analisis keindahan Lapis arti :susunan kata-kata yang ditampilkan pengarang dalam puisi mengungkapkan pengalaman indrawi, seperti penglihatan, pendengaran, dan perasaan. Imaji dapat dibagi menjadi tiga, yaitu imaji suara (auditif), imaji penglihatan (visual), dan imaji raba atau sentuh (imaji taktil). Imaji dapat mengakibatkan pembaca seakan-akan melihat, medengar, dan merasakan seperti apa yang dialami penyair. Pengimajian puisi Antara L-G ini menggunakan Imaji Penglihatan (Visual) dan Imaji Rasa (Taktil), ini dapat dilihat dari kata-katanya :
    meliuk rasa panas menggelinjang merambat pelan
    dari telpak kaki kiri


    Gaung pesawat buing terdengar jelas, pelan-pelan mengilang ditelan awan putih di ujung cakrawala London.

    Bahasa Figuratif terdapat dalam puisi ini.
    Bahasa figuratif, yaitu bahasa berkias yang dapat menghidupkan/meningkatkan efek dan menimbulkan konotasi tertentu (Soedjito, 1986:128). Bahasa figuratif menyebabkan puisi menjadi prismatis, artinya memancarkan banyak makna atau kaya akan makna (Waluyo, 1987:83). Bahasa figuratif disebut juga majas.

    Puisi ini menceritakan tentang seseorang yang sedang gundah dan bingung.Gundah dan bingung untuk mengambil keputusan apakah dirinya akan kembali ke kota asal ataukah tetap tinggal di London.Sementara dia berat untuk meninggalkan kota London karena telah lama menetap di London dan jauh dari kota asal serta orang tuanya.Meskipun kepulangannya itu membuat keluarganya senang.

    *Menurut saya, dalam puisi L-G terdapat keindahan lapis bunyi repletika dimana terdapat pengulangan bunyi.

    Bapak, siapa aku?
    siapa dia?
    apa dan siapa?
    mengapa semua berubah jadi tanya?

    *Dalam keindahan lapis bentuk, puisi L-G ini bebas sesuai dengan keinginan dari pengarang itu sendiri

    -Semoga reanalisis ini lebih baik ya Pak.Terima kasih-

    BalasHapus
  87. Reanalisa
    Fitri Kurniawati
    XII IPA 3 / 14
    Aspek aspek peninjauan analisis puisi terbagi menjadi 4, yaitu
    1. Bentuk
    2. Bunyi
    3. Bahasa
    4. Maksud

    1. Ditinjau dari bentuknya, Puisi "Antara L-G" merupakan puisi kontemporer. Puisi kontemporer merupakan puisi yang tidak terpusat pada bentuk. Bentuk puisi lama yang terpusat pada bentuknya adalah puisi yang memiliki syarat - syarat tertentu pada penulisannya. Yaitu terletak pada pengaturan paragrafnya (seperti rata kanan-kiri) dan jumlah baris yang dimilikinya (harus 4 baris) seperti penulisan pada puisi lama. Sedangkan, puisi kontemporer adalah lawan dari puisi lama yang tidak terfokus pada bentuk, tetapi pada ketiga unsur yang lain, yaitu :
    1. Bunyi mengenai keindahan sajak dan irama (repetika)
    2. Bahasa mengenai pemakaian kata dan kalimatnya
    3. Maksud (diksi dan nosinya)

    2. Ditinjau dari Bunyi nya puisi "Antara L - G" merupakan puisi yang bersajak bebas. Tidak terikat seperti puisi lama yang pada umumnya bersajak AAAA atau ABAB. Puisi ini memiliki sajak bebas yang berubah-ubah namun tetap indah apabila dirasakan. Dan di dalam puisi ini juga terdapat kalimat cerita sebagai awalan menulis puisi, banyak terdapat kata-kata diksi indah, dan kalimat yang cukup rumit namun menarik untuk dibaca.

    3. Ditinjau dari Bahasanya mengenai terdapat 2 analisis, yaitu :
    a) Pemakaian kata : dalam puisi ini banyak menggunakan kata konotasi (kiasan) yang bersifat imajinatif dan kata denotasi (sebenarnya). Sehingga kita harus menghubungkan kata yang satu dengan yang lain secara keseluruhan supaya tercipta sebuah koneksitas yang dapat memberikan arti sebenarnya dari puisi ini. Namun bahasa yang digunakan sedikit susah untuk dipahami karena banyak yang tidak digunakan dalam keseharian.
    b) Pemakaian kalimat : dilihat dari pemakaian kalimatnya, banyak kalimat yang diulang-ulang. Hal itu dapat menimbulkan penegasan yang lebih tentang apa yang ingin diungkapkan oleh penulis. Dan dalam pemahaman kita harus menemukan koneksitas dari keseluruhan kalimat supaya dapat dihami arti dari puisi ini.

    Pak ini merupakan lanjutan postingan saya kemarin yang belum lengkap. Mohon maaf apabila masih terdapat banyak kekurangan dalam pengerjaan saya. Terimakasih

    BalasHapus
  88. Santi Astuti
    XII IPA 4 – 32

    Assalamualaikum Wr. Wb.
    Menurut saya isi dari puisi “ Antara L-G “ diatas adalah kegundahan seorang leleki yang dihadapkan oleh dua pilihan yang sulit di suatu sisi dia rindu akan kampung halamannya dan ingin pulang memenuhi panggilan orang tuanya atau menemani gadis kecil rapuh yang baru ia jumpai dibandara. Setting tempat berada di bandara yang terletak pada kalimat : "Pesawat buing yang siap menerbangkan aku ke kota asalku sudah hampir saatnya tiba." , setting waktunya di remangnya malam kota London yang terletak pada kalimat : “ Aku berdiri di antara remang malam dan gelapnya perasaan hati. London semakin sepi, lampu kota yang tak berkedip, seolah kehidupan telah mati “. setting suasananya iba, mengharukan serta gundah gulana yang terletak pada kalimat :
    meliuk rasa panas menggelinjang merambat pelan
    dari telpak kaki kiri,
    merambat pelan
    tapi pasti
    menggerayangi
    suluruh kujur tubuh
    aku
    terpana menatap
    tak tega membiarkan pelupuk mata mungil itu terpejam dalam rasa
    segala rasa.

    Dalam menganalisis puisi terdapat 4 aspek yaitu :
    1. Bentuk
    2. Bunyi
    3. Bahasa
    4. Maksud

    1. Ditinjau dari bentuknya puisi “ Antara L-G “ merupakan puisi kontemporer . Puisi kontemporer merupakan puisi yang tidak terpusat pada bentuknya. Dari puisi Antara L-G terlihat bahwa tidak ada syarat khusus dalam penulisannya.
    2. Ditinjau dari bunyinya puisi “ Antara L-G “ merupakan puisi yang bersajak bebas karena tidak terikat seperti puisi lama yang biasanya berima A B A B atau A A A A . Puisi yang bersajak bebas jika dibacakan menimbulkan kesan menarik dan indah .
    3. Ditinjau dari bahasanya mengenai terdapat 2 analisis yaitu :
    a. Pemakaian kata : dilihat dari pemakaian katanya , sebagian menggunakan kata kiasan sehingga bersifat imajinatif. Dan kadang menggunakan kata – kata denotatif yang sebenarnya bermakna kias. Hal ini dapat menimbulkan koneksitas dibenak para pembaca seolah pembaca dibawa merasakan apa yang penulis ciptakan .
    b. Pemakaian kalimat : dilihat dari pemakaian kalimatnya cukup lugas dan dimengeri karena penulis menggunakan bahasa sehari-hari akan tetapi bahasanya bersifat klise maka kita harus menghubungkan kalimat satu dengan yang lainya agar menimbulkan koneksitas sehingga kita dapat menarik kesimpulan dan mengerti apa yang penulis ingin utarakan kepada pembacanya.

    Sekian dari saya , mohon maaf pak apabila masih banyak kekurangan dalam komentar saya
    Terima kasih . Wassalam Wr. Wb.

    BalasHapus
  89. Puisi ini termasuk kontemporer karena kebebasan bentuknya . Puisi kontemporer tidak mengutamakan bentuk seperti puisi lama yang memiliki banyak aturan-aturan tertentu .
    Aspek puisi :
    1. Lapis bentuk -> hanya memamerkan bentuk
    2. Lapis bunyi -> bunyi penyampaian
    3. Lapis kata -> konotasi , bahasa klise
    4. Lapis arti -> diksi , nondiksi
    5. Lapis arti -> amanat, tujuan

    Puisi antara L-G memiliki isi :
    Pria perkasa yg merasa gundah akan asal usulnya . Yang akan pulang ke negara asalnya tertahan oleh rasa resah yang muncul mempertanyakan keputusannya itu . Dia rindu oleh keluarganya terutama bapaknya .dia hanya ingin mengikuti suara hatinya yang menyuruhnya untuk kembali , tapi dia sedang mencari jati dirinya yang belum dia temukan . Mencari asal usul dirinya . Sehingga semua pertanyaan menjadi sesuatu yang menusuk karena tidak bisa terjawab ..
    Akhirnya keputusannya untuk kembali kenegaranya menjadi rasa gundah yang menyisipkan rasa suka (bahagia).
    Mohon maaf bila terdapat kesalahan ..

    BalasHapus
  90. Dian Apriliana H
    XII IPA 3 / 11

    Reanalisis

    aspek peninjauan analisis puisi terbagi menjadi 4, yaitu
    1. Bentuk
    2. Bunyi
    3. Bahasa
    4. Maksud

    1. Ditinjau dari bentuknya, Puisi "Antara L-G" merupakan puisi kontemporer. puisi kotemporer adalah puisi yang tidak terpusat pada bentuk, bentuknya bebas sesuai apa yang diinginkan penulis. Dalam puisi "Antara L-G" tidak ada syarat dalam penggunaan jumlah baris dan penulisan rata kanan-kiri tetapi lebih mengutamakan permainan bunyi dan permainan kata .

    2. Ditinjau dari Bunyi nya puisi "Antara L - G" merupakan puisi yang bersajak bebas. Dalam puisi ini terdapat berbagai kalimat, maksudnya, terdapat kalimat yang berupa cerita, terdapat kalimat panjang, pendek, dan juga terdapat kalimat tanya. Sehingga Puisi ini memiliki irama yang bagus.

    3. Ditinjau dari Bahasanya mengenai terdapat 2 analisis, yaitu :
    1. Pemakaian kata : dalam puisi ini banyak menggunakan bahasa klise dan mengandung makna konotasi sehingga dapat memperindah puis tersebut. namun dalam puisi ini juga menggunaka kata yang mengandung makna denotasi.
    2. Pemakaian kalimat : dilihat dari pemakaian
    kalimatnya, banyak kalimat yang diulang-ulang. Hal itu dapat menimbulkan penegasan yang lebih tentang apa yang ingin diungkapkan. Penulis banyak menggunakan bahasa sehari-hari. Kita harus menghubungkan keseluruhan kalimat agar tercipta koneksitas, sehingga kita bisa mengambil kesimpulan dan mengerti apa yang dimaksud oleh penulis.

    Analisis isi yang terkandung dalam puisi :
    menceritakan seorang lelaki yang memiliki kegundahan hati dan merasa sepi di kota London sehingga ia ingin kembali ke kota asalnya. Ia melihat seseorang dan tidak tega terhadapnya. Namun Ia tidak tahu siapa orang yang dilihatnya itu. Ia merasakan resah, bingung dalam memutuskan sebuah pilihan dan tidak tahu apa yang seharusnya ia lakukan.

    BalasHapus
  91. Yunela Nadya R / XII IPA 4 - 3722 September 2010 04.53

    Menurut analisis saya puisi berjudul Antara L-G ini berjenis puisi kontemporer. Karena bentuk penulisannya yang bebas danlebih memperhatikan permainan bunyi, penyampaian, dan kata.
    Hasil analisis menurut isi yaitu menceritakan tentang seorang laki-laki yang sedang gundah dan bimbang. Lelaki tersebut akan pulang ke kampung halamannya akan tetapi dia menjadi bingung ketika melihat anak kecil tidak berdaya. Dia bingung memilih antara menolong anak tersebut atau pulang untuk memenuhi panggilan hatinya yang dia juga tidak tahu apa artinya. Dia sangat gundah dengan apa yang dialaminya.
    Seting tempat dalam puisi ini yaitu di bandara terlihat dari kalimat 'Pesawat buing yang siap menerbangkan aku ke kota asalku sudah hampir saatnya tiba'.

    BalasHapus
  92. Liana Suciati
    XII IPA 3
    18

    Reanalisis Puisi Antara L-G

    Aspek dalam menganalisis puisi:
    1. Bentuk
    2. Bunyi
    3. Bahasa
    4. Maksud

    Bentuk puisi Antara L-G merupakan bentuk puisi kontemporer karena puisi tersebut penulisannya bebas dan tidak harus menggunakan aturan penulisan, seperti rata kanan, rata kiri, atau rata kanan dan kiri. Puisi kontemporer lebih menonjolkan pada keindahan isi dan bentuknya sehingga tidak harus ditentukan bentuk tulisannya.

    Bunyi dalam puisi tersebut tidak terpancang dengan rima yang sama diakhir kalimatnya tapi lebih menonjolkan keindahan bunyinya yang seperti menceritakan sesuatu pada pembacanya.

    Bahasa yang digunakan dalam puisi tersebut, ditinjau dari kata yang dipakai ada yang menngunakan kata kiasan sehingga bersifat imajinatif dan ada yang menggunakan kata denotatif yang dapat membentuk makna kias.
    Kalimat yang dipakai menggunakan kalimat yang klise tetapi dapat membentuk suatu makna, seperti pelan-pelan mengilang ditelan awan putih. Dalam kalimat tersebut pengarang menuliskan kalimat yang kurang mudah dimengerti tetapi kalimat tersebut dapat menimbulkan suatu makna sehingga dapat membuat puisi tersebut menjadi lebih indah saat dibacakan. Puisi tersebut juga ada kalimat yang diulang sehingga memperjelas makna dari kalimat yang dibacakan saat membaca puisi tersebut.

    Maksud dari puisi tersebut adalah tentang seorang lelaki yang berada di kota London, namun ia mengalami kegundahan dihatinya yang membuat ia menjadi lelaki rapuh tapi ia tak tau apa maksud dari perasaannya itu yang membuat ia menjadi gundah dan bertanya-tanya pada dirinya sendiri tentang apa yang dirasakannya itu.

    BalasHapus
  93. Dimas Prakoso Dewa
    XII IPA 3
    12

    Dalam puisi yang berjudul Antara L-G pengarang menceritakan seorang lelaki perkasa yang sedang gundah hatinya. Lelaki tersebut bingung akan arah tujuannya dan bingung mengapa hatinya menjadi gundah hingga membuatnya tak tahu arah. Kegundahan lelaki perkasa tersebut membuat dirinya rapuh dan bertanya-tanya ada apa dengan dirinya saat ini.

    Dalam menganalisis puisi terdapat 4 aspek yaitu :
    1. Bentuk
    2. Bunyi
    3. Bahasa
    4. Maksud

    1. Ditinjau dari segi bentuk puisi L-G merupakan tergolong puisi kotemporer. Puisi kontemporer merupakan puisi yang tidak terpusat pada bentuknya. Dari puisi L-G merupakan tidak ada syarat dlam penulisannya.
    2.Ditinjau dari segi bunyi puisi Antara L-G merupakan puisi yang bersajak bebas. Tidak terikat seperti puisi lama yang bersajak AAAA atau ABAB.Meskipun demikian puisi tersebut tetap terasa indah di dengar meskipun bersajak bebas.
    3. Ditinjau dari Bahasanya mengenai terdapat 2 analisis, yaitu :
    1. Pemakaian kata : dari puisi ini dapat terlihat pemakaian kata kiasan atau konotasi, sehingga dapat memperindah puisi tersebut, dan bahasa yang digunakan agak sulit dimengerti. Sehingga kita harus menghubungkan koneksitas yang ada antara kalimat tersebut agar muncul makna yang dimaksud.
    2. Pemakaian kalimat : dilihat dari pemakaian kalimatnya, banyak kalimat yang diulang-ulang. Hal itu dapat menimbulkan penegasan yang lebih tentang apa yang ingin diungkapkan.

    Aspek puisi :
    1. Lapis bentuk -> hanya memamerkan bentuk
    2. Lapis bunyi -> bunyi penyampaian
    3. Lapis kata -> konotasi , bahasa klise
    4. Lapis arti -> diksi , nondiksi
    5. Lapis arti -> amanat, tujuan

    semoga lebih baik dari jawaban yang kemarin pak.

    BalasHapus
  94. Ayu Ryan Prameswari22 September 2010 05.06

    Ayu Ryan Prameswari
    XII IPA 3/08

    Assalamualaikum wr.wb
    lanjutan dan hasil Reanalisis saya :

    Menurut saya, puisi ini adalah jenis kontemporer karena bentuknya bebas dan merupakan jenis kontemplasi, yaitu puisi yang menonjolkan bentuk. Namun dalam puisi ini terlihat bentuknya seperti sebuah paragraf / cerita. Adapun dalam penggunaan kata-katanya seringkali memakai kata ejekan, makian atau sindiran.

    Berikut ini merupakan Aspek-aspek peninjauan analisis puisi:
    1. Ditinjau dari bentuknya, puisi "Antara L-G" merupakan puisi kotemporer. Puisi kotemporer ini memiliki kekhasan dalam segi bentuk dan penggunaan diksinya.Puisi ini tidak terikat oleh syarat. Permainan kata dan bentuk bersifat bebas sesuai keinginan penulis.

    2. Ditinjau dari Bunyi nya puisi "Antara L - G" merupakan puisi yang bersajak bebas. Puisi ini mempunyai irama yang sangat bagus karena dalam puisi ini terdapat berbagai kalimat, maksudnya, terdapat kalimat yang berupa cerita, terdapat kalimat panjang, pendek, dan juga terdapat kalimat tanya. Sehingga apabila di deklamasikan dengan intonasi yang baik, akan menghasilkan irama yang bagus.

    3. Ditinjau dari Bahasanya mengenai terdapat 2 analisis, yaitu :
    a. Pemakaian kata : ada sebagian yang mengguanakan kata kiasan, sehingga bersifat imajinatif, dan bahasanya klise. Sebagian lagi menggunakan kata kata gamblang yang bermakna denotatif tetapi mempunyai makna kias.
    b. Pemakaian kalimat : cukup lugas karena penulis mayoritas menggunakan bahasa sehari hari, walaupun sebagian ada yang bersifat klise.

    Mohon maaf pak bila masih ada kekurangan pada jawaban ini. Terima kasih.
    Wassalamualaikum wr.wb

    BalasHapus
  95. Alfin Nur R ipa3/ 03

    Reanalisis Puisi Antara L-G

    Aspek aspek peninjauan analisis puisi terbagi menjadi 4, yaitu
    1. Bentuk
    2. Bunyi
    3. Bahasa
    4. Maksud

    1. Ditinjau dari bentuknya, Puisi "Antara L-G" merupakan puisi kontemporer. Puisi kontemporer merupakan puisi yang tidak terpusat pada bentuk. Bentuk puisi lama yang terpusat pada bentuknya adalah puisi yang memiliki syarat - syarat tertentu pada penulisannya. Yaitu terletak pada pengaturan paragrafnya (seperti rata kanan-kiri) dan jumlah baris yang dimilikinya(harus 4 baris). Puisi yang seperti ini disebut puisi klasik. Sedangkan, puisi kontemporer adalah lawan dari puisi klasik yaitu tidak terfokus pada bentuknya, tetapi pada ketiga unsur yang lain, yaitu :
    1. Bunyi mengenai keindahan sajak dan irama
    2. Bahasa mengenai pemakaian kata dan kalimatnya
    3. Maksud(diksi dan nosinya)

    2. Ditinjau dari Bunyi nya puisi "Antara L - G" merupakan puisi yang bersajak bebas. Puisi ini mempunyai irama yang sangat bagus karena dalam puisi ini terdapat berbagai kalimat, maksudnya, terdapat kalimat yang berupa cerita, terdapat kalimat panjang, pendek, dan juga terdapat kalimat tanya. Sehingga apabila di deklamasikan dengan intonasi yang baik, pasti akan menghasilkan irama yang sangat bagus.

    3. Ditinjau dari Bahasanya mengenai terdapat 2 analisis, yaitu :
    1. Pemakaian kata : dilihat dari pemakaian katanya, ada sebagian yang mengguanakan kata kiasan, sehingga bersifat imajinatif, dan bahasanya klise. Sebagian lagi menggunakan kata kata gamblang yang bermakna denotatif tetapi mempunyai makna kias. Sehingga kita harus menghubungkan koneksitas yang ada antara kalimat tersebut dengan kehidupan nyata sehingga baru muncul makna yang dimaksud penulis.
    2. Pemakaian kalimat : dilihat dari pemakaian kalimatnya, cukup lugas karena penulis mayoritas menggunakan bahasa sehari hari, walaupun sebagian ada yang menggunakan kata kata kias dan bahasanya bersifat klise. contohnya :
    1. pelan-pelan mengilang ditelan awan putih di ujung cakrawala London.
    2. di waktu fajar menjelang
    3. tanya yang mengkristal
    Tetapi, meski penulis menggunakan bahasa sehari hari yang sering kita gunakan, tidak begitu dengan maknanya, seperti yang saya jelaskan diatas, bahwa kita harus menghubungkan keseluruhan kalimat agar tercipta koneksitas, sehingga kita baru dapat mengambi kesimpulan dan mengerti apa yang penulis sebenarnya maksudkan.

    BalasHapus
  96. Alvika Reza Lutfiah
    XII IPA 3
    04

    Reanalisis Puisi Antara L-G

    Dalam puisi yang berjudul Antara L-G ini menunjukan pengarang menceritakan seorang lelaki yang berada di London akan pulang ke kota asalnya, tetapi saat dia akan beranjak pergi, dia melihat anak kecil yang tidak berdaya. Hal itu membuatnya bingung untuk memilih pergi atau tetap tinggal dan menolong anak kecil itu. Pilihan itu membuatnya menjadi gundah sehingga dia bertanya-tanya dengan apa yang terjadi padanya.

    peninjauan analisis puisi terbagi menjadi 4 Aspek, yaitu :
    1. Bentuk
    2. Bunyi
    3. Bahasa
    4. Maksud

    1. Ditinjau dari bentuknya,
    Puisi "Antara L-G" merupakan puisi kontemporer. puisi kotemporer merupakan puisi yang tidak terpusat pada bentuk, bentuknya bebas sesuai apa yang diinginkan penulis. Dalam puisi "Antara L-G" penulisannya bebas dan tidak harus menggunakan aturan penulisan, seperti rata kanan, rata kiri, atau rata kanan dan kiri. tetapi lebih mengutamakan permainan bunyi dan permainan kata .

    2. Ditinjau dari Bunyi nya,
    puisi "Antara L - G" merupakan puisi yang bersajak bebas. Dalam puisi ini terdapat berbagai kalimat, maksudnya, terdapat kalimat yang berupa cerita, terdapat kalimat panjang, pendek, dan juga terdapat kalimat tanya. Sehingga Puisi ini memiliki irama yang bagus.Puisi ini memiliki sajak bebas yang berubah-ubah namun tetap indah apabila dirasakan.

    3. Ditinjau dari Bahasanya mengenai terdapat 2 analisis, yaitu :
    1. Pemakaian kata : dalam puisi ini banyak menggunakan bahasa klise dan mengandung makna konotasi sehingga dapat memperindah puisi tersebut. Namun bahasa yang digunakan sedikit susah untuk dipahami karena banyak yang tidak digunakan dalam keseharian.
    2. Pemakaian kalimat : dilihat dari pemakaian
    kalimatnya, banyak kalimat yang diulang-ulang. Hal itu dapat menimbulkan penegasan yang lebih tentang apa yang ingin diungkapkan. Penulis banyak menggunakan bahasa sehari-hari akan tetapi bahasanya bersifat klise maka kita harus menghubungkan kalimat satu dengan yang lainya agar menimbulkan koneksitas sehingga kita dapat menarik kesimpulan dan mengerti apa yang diutarakan oleh penulis.

    BalasHapus
  97. Bayu Rizkyawan
    XII IPA 4 / 07

    Puisi ini termasuk kontemporer karena kebebasan bentuknya . Puisi kontemporer tidak mengutamakan bentuk seperti puisi lama yang memiliki banyak aturan-aturan tertentu .
    Aspek puisi :
    1. Lapis bentuk -> hanya memamerkan bentuk
    2. Lapis bunyi -> bunyi penyampaian
    3. Lapis kata -> konotasi , bahasa klise
    4. Lapis arti -> diksi , nondiksi
    5. Lapis arti -> amanat, tujuan
    puisi kotemporer pada umumnya
    * bentuknya itu pasti tidak seperti puisi biasa
    * pada umumnya bertemakan kritikan
    * maknanya sangat sulit ditangkap
    * sering sekali mempermainkan kata di dalamnya
    "Antara L-G" ialah sebuah puisi yang menceritakan tentang seorang lelaki yang dihadapkan oleh perasaan yang gundah , antara ya dan tidak akan tetapi dia menjadi bingung ketika melihat anak kecil tidak berdaya. Dia bingung memilih antara menolong anak tersebut atau pulang untuk memenuhi panggilan hatinya yang dia juga tidak tahu apa artinya. Dia sangat gundah dengan apa yang dialaminya.
    Seting tempat dalam puisi ini yaitu di bandara terlihat dari kalimat 'Pesawat buing yang siap menerbangkan aku ke kota asalku sudah hampir saatnya tiba'.

    sekian dari saya , mohon maaf apabila ada kesalahan ..

    BalasHapus
  98. PUTRI VIRGINA
    XII IPA 4/27

    Maaf pak tadi tidak ada kelas dan nomor absennya ..

    Puisi ini termasuk kontemporer karena kebebasan bentuknya . Puisi kontemporer tidak mengutamakan bentuk seperti puisi lama yang memiliki banyak aturan-aturan tertentu .
    Aspek puisi :
    1. Lapis bentuk -> hanya memamerkan bentuk
    2. Lapis bunyi -> bunyi penyampaian
    3. Lapis kata -> konotasi , bahasa klise
    4. Lapis arti -> diksi , nondiksi
    5. Lapis arti -> amanat, tujuan

    Puisi antara L-G memiliki isi :
    Pria perkasa yg merasa gundah akan asal usulnya . Yang akan pulang ke negara asalnya tertahan oleh rasa resah yang muncul mempertanyakan keputusannya itu . Dia rindu oleh keluarganya terutama bapaknya .dia hanya ingin mengikuti suara hatinya yang menyuruhnya untuk kembali , tapi dia sedang mencari jati dirinya yang belum dia temukan . Mencari asal usul dirinya . Sehingga semua pertanyaan menjadi sesuatu yang menusuk karena tidak bisa terjawab ..
    Akhirnya keputusannya untuk kembali kenegaranya menjadi rasa gundah yang menyisipkan rasa suka (bahagia).
    Mohon maaf bila terdapat kesalahan ..

    BalasHapus
  99. Assalamualaikum wr.wb
    Retania Yola Ichwanda
    XII-IPA 3 / 27
    Aspek aspek peninjauan analisis puisi terbagi menjadi 4, yaitu
    a. Bentuk
    b. Bunyi
    c. Bahasa
    d. Maksud

    a. Ditinjau dari bentuknya, Puisi "Antara L-G" merupakan puisi kontemporer. Puisi kontemporer merupakan puisi yang tidak terpusat pada bentuk. Bentuk puisi lama yang terpusat pada bentuknya adalah puisi yang memiliki syarat - syarat tertentu pada penulisannya. Yaitu terletak pada pengaturan paragrafnya (seperti rata kanan-kiri) dan jumlah baris yang dimilikinya(harus 4 baris). Puisi yang seperti ini disebut puisi klasik. Sedangkan, puisi kontemporer adalah lawan dari puisi klasik yaitu tidak terfokus pada bentuknya, tetapi pada ketiga unsur yang lain, yaitu :
    1. Bunyi mengenai keindahan sajak dan irama
    2. Bahasa mengenai pemakaian kata dan kalimatnya
    3. Maksud(diksi dan nosinya)

    b. Ditinjau dari Bunyi nya puisi "Antara L - G" merupakan puisi yang bersajak bebas. Puisi ini mempunyai irama yang sangat bagus karena dalam puisi ini terdapat berbagai kalimat, maksudnya, terdapat kalimat yang berupa cerita, terdapat kalimat panjang, pendek, dan juga terdapat kalimat tanya. Sehingga apabila di deklamasikan dengan intonasi yang baik, pasti akan menghasilkan irama yang bagus.

    c. Ditinjau dari Bahasanya mengenai terdapat 2 analisis, yaitu :
    1. Pemakaian kata : dilihat dari pemakaian katanya, ada sebagian yang mengguanakan kata kiasan, sehingga bersifat imajinatif, dan bahasanya klise. Sebagian lagi menggunakan kata kata gamblang yang bermakna denotatif tetapi mempunyai makna kias. Sehingga kita harus menghubungkan koneksitas yang ada antara kalimat tersebut dengan kehidupan nyata sehingga baru muncul makna yang dimaksud penulis.
    2. Pemakaian kalimat : dilihat dari pemakaian kalimatnya, cukup lugas karena penulis mayoritas menggunakan bahasa sehari hari, walaupun sebagian ada yang menggunakan kata kata kias dan bahasanya bersifat klise. contohnya :
    1. pelan-pelan mengilang ditelan awan putih di ujung cakrawala London.
    2. di waktu fajar menjelang
    3. tanya yang mengkristal
    Tetapi, meski penulis menggunakan bahasa sehari hari yang sering kita gunakan, tidak begitu dengan maknanya, seperti yang saya jelaskan diatas, bahwa kita harus menghubungkan keseluruhan kalimat agar tercipta koneksitas, sehingga kita baru dapat mengambil kesimpulan dan mengerti apa yang penulis sebenarnya maksudkan.


    d. Hasil analisis intrinsik berupa isi, yaitu :
    Seorang lelaki perkasa merasa gundah karena tinggal di negeri orang dan ingin pulang ke kampung halamannya. Ia merasa kesepian tinggal disana. Ketika ia memutuskan untuk kembali ke tempat asalnya, ia merasa resah apakah keputusan yang dibuatnya ini benar atau tidak. Ia rindu bapaknya dan hanya memenuhi suara hatinya. Ia sendiri tidak mengerti arti dan maksudnya. Ia adalah lelaki yang mencari jati dirinya, karena ia tidak tahu siapa dirinya dan beribu-ribu tanya berkecamuk dalam hatinya. Sampai-sampai semua pertanyaannya menjadi kristal, mengendap, tidak bisa lagi terurai dan terjawab. Kepulangannya pun menjadi suasana kegembiraan tetapi juga kegundahan .
    Sekian pak. Mohon maaf bila reanalisis saya jauh dari sempurna.
    Wassalamualaikum wr.wb

    BalasHapus
  100. Assalamualaikum wr.wb
    Retania Yola Ichwanda
    XII-IPA 3 / 27
    Aspek aspek peninjauan analisis puisi terbagi menjadi 4, yaitu
    a. Bentuk
    b. Bunyi
    c. Bahasa
    d. Maksud

    a. Ditinjau dari bentuknya, Puisi "Antara L-G" merupakan puisi kontemporer. Puisi kontemporer merupakan puisi yang tidak terpusat pada bentuk. Bentuk puisi lama yang terpusat pada bentuknya adalah puisi yang memiliki syarat - syarat tertentu pada penulisannya. Yaitu terletak pada pengaturan paragrafnya (seperti rata kanan-kiri) dan jumlah baris yang dimilikinya(harus 4 baris). Puisi yang seperti ini disebut puisi klasik. Sedangkan, puisi kontemporer adalah lawan dari puisi klasik yaitu tidak terfokus pada bentuknya, tetapi pada ketiga unsur yang lain, yaitu :
    1. Bunyi mengenai keindahan sajak dan irama
    2. Bahasa mengenai pemakaian kata dan kalimatnya
    3. Maksud(diksi dan nosinya)

    b. Ditinjau dari Bunyi nya puisi "Antara L - G" merupakan puisi yang bersajak bebas. Puisi ini mempunyai irama yang sangat bagus karena dalam puisi ini terdapat berbagai kalimat, maksudnya, terdapat kalimat yang berupa cerita, terdapat kalimat panjang, pendek, dan juga terdapat kalimat tanya. Sehingga apabila di deklamasikan dengan intonasi yang baik, pasti akan menghasilkan irama yang bagus.

    c. Ditinjau dari Bahasanya mengenai terdapat 2 analisis, yaitu :
    1. Pemakaian kata : dilihat dari pemakaian katanya, ada sebagian yang mengguanakan kata kiasan, sehingga bersifat imajinatif, dan bahasanya klise. Sebagian lagi menggunakan kata kata gamblang yang bermakna denotatif tetapi mempunyai makna kias. Sehingga kita harus menghubungkan koneksitas yang ada antara kalimat tersebut dengan kehidupan nyata sehingga baru muncul makna yang dimaksud penulis.
    2. Pemakaian kalimat : dilihat dari pemakaian kalimatnya, cukup lugas karena penulis mayoritas menggunakan bahasa sehari hari, walaupun sebagian ada yang menggunakan kata kata kias dan bahasanya bersifat klise. contohnya :
    1. pelan-pelan mengilang ditelan awan putih di ujung cakrawala London.
    2. di waktu fajar menjelang
    3. tanya yang mengkristal
    Tetapi, meski penulis menggunakan bahasa sehari hari yang sering kita gunakan, tidak begitu dengan maknanya, seperti yang saya jelaskan diatas, bahwa kita harus menghubungkan keseluruhan kalimat agar tercipta koneksitas, sehingga kita baru dapat mengambil kesimpulan dan mengerti apa yang penulis sebenarnya maksudkan.


    d. Hasil analisis intrinsik berupa isi, yaitu :
    Seorang lelaki perkasa merasa gundah karena tinggal di negeri orang dan ingin pulang ke kampung halamannya. Ia merasa kesepian tinggal disana. Ketika ia memutuskan untuk kembali ke tempat asalnya, ia merasa resah apakah keputusan yang dibuatnya ini benar atau tidak. Ia rindu bapaknya dan hanya memenuhi suara hatinya. Ia sendiri tidak mengerti arti dan maksudnya. Ia adalah lelaki yang mencari jati dirinya, karena ia tidak tahu siapa dirinya dan beribu-ribu tanya berkecamuk dalam hatinya. Sampai-sampai semua pertanyaannya menjadi kristal, mengendap, tidak bisa lagi terurai dan terjawab. Kepulangannya pun menjadi suasana kegembiraan tetapi juga kegundahan .
    Sekian pak. Mohon maaf bila reanalisis saya jauh dari sempurna.
    Wassalamualaikum wr.wb

    BalasHapus
  101. assalamualaikum wr.wb
    Akhbar Galang M
    xii-ipa 3 / 02
    Dalam menganalisis puisi terdapat 4 aspek, yaitu
    1. Bentuk
    2. Bunyi
    3. Bahasa
    4. Maksud

    1. Ditinjau dari bentuknya, Puisi "Antara L-G" merupakan puisi kontemporer. Puisi kontemporer merupakan puisi yang tidak terpusat pada bentuk. Dari puisi Antara L-G diatas terlihat bahwa tidak ada syarat khusus dalam penulisannya seperti harus terdiri dari 4 baris dan penulisan rata kanan-kiri seperti penulisan puisi lama.

    2. Ditinjau dari Bunyi nya puisi "Antara L - G" merupakan puisi yang bersajak bebas atau tidak terikat seperti puisi lama yang biasanya bersajak A B A B atau A A A A. Puisi ini mempunyai sajak bebas yang berubah-ubah sehingga menimbulkan kesan indah dan menarik saat dibacakan.

    3. Ditinjau dari Bahasanya mengenai terdapat 2 analisis, yaitu :
    1. Pemakaian kata : dari puisi ini dapat terlihat pemakaian kata kiasan atau konotasi, sehingga dapat memperindah puisi tersebut, dan bahasa yang digunakan agak sulit dimengerti. Sehingga kita harus menghubungkan koneksitas yang ada antara kalimat tersebut agar muncul makna yang dimaksud.
    2. Pemakaian kalimat : dilihat dari pemakaian kalimatnya, banyak kalimat yang diulang-ulang. Hal itu dapat menimbulkan penegasan yang lebih tentang apa yang ingin diungkapkan.

    pak ini lanjutan dari postingan saya kemarin. Mohon maaf apabila masih terdapat banyak kesalahan.

    BalasHapus
  102. Dhaniar Rulandri Widoretno
    XII IPA 4 / 11

    Assalamualaikum wr.wb.

    Hasil REANALISIS puisi "Antara L-G"

    Aspek-aspek peninjauan analisis puisi terbagi menjadi 4, yaitu :
    1. Bentuk
    2. Bunyi
    3. Bahasa
    4. Maksud

    1. Ditinjau dari bentuknya, puisi "Antara L-G" merupakan puisi kontemporer karena merupakan puisi yang tidak terpusat pada bentuk, tidak seperti puisi klasik yang memiliki syarat - syarat tertentu pada penulisannya. Yaitu terletak pada pengaturan paragrafnya (seperti rata kanan-kiri) dan jumlah baris yang dimilikinya(harus 4 baris).Puisi kontemporer terfokus pada tiga unsur, yaitu :
    1. Bunyi mengenai keindahan sajak dan irama
    2. Bahasa mengenai pemakaian kata dan kalimatnya
    3. Maksud(diksi dan nosinya)

    2. Ditinjau dari Bunyi nya puisi "Antara L - G" merupakan puisi yang bersajak bebas. Tidak terikat seperti puisi lama yang pada umumnya bersajak AAAA atau ABAB. Sehingga apabila di deklamasikan dengan intonasi yang baik, pasti akan menghasilkan irama yang sangat bagus.

    3. Ditinjau dari Bahasanya terdapat 2 analisis, yaitu :
    a) Pemakaian kata : dilihat dari pemakaian katanya, ada sebagian yang menggunakan kata kiasan, sehingga bersifat imajinatif, dan bahasanya klise. Sebagian lagi menggunakan kata kata gamblang yang bermakna denotatif tetapi mempunyai makna kias, sehingga kita harus menghubungkan koneksitas yang ada antara kalimat tersebut dengan kehidupan nyata sehingga baru muncul makna yang dimaksud penulis.
    b) Pemakaian kalimat : dilihat dari pemakaian kalimatnya, cukup lugas karena penulis mayoritas menggunakan bahasa sehari-hari, walaupun sebagian ada yang menggunakan kata kata kias dan bahasanya bersifat klise. contohnya :
    1. pelan-pelan mengilang ditelan awan putih di ujung cakrawala London.
    2. di waktu fajar menjelang

    Meskipun penulis menggunakan bahasa sehari-hari yang sering kita gunakan,namun maknanya berbeda. Kita harus menghubungkan keseluruhan kalimat agar tercipta koneksitas, sehingga kita baru dapat mengambi kesimpulan dan mengerti apa yang penulis sebenarnya maksudkan.

    3. Maksud puisi
    Setelah membaca puisi diatas dan menganalisisnya sesuai dengan aspek-aspeknya, menurut saya maksud yang ingin disampaikan penulis dalam puisi diatas adalah :
    Puisi tersebut menceritakan tentang seorang lelaki yang berada mencoba melawan kegundahan hatinya, yaitu kegundahan yang berasal dari dalam perasaannya sendiri. Pada akhirnya lelaki ini kembali, kembali ke kampung halamannya, kembali kesamping ayahanda tercinta, dan meninggalkan kegelapan kota London yang selama ini menemaninya. Namun saat dia telah kembali, lelaki ini bingung, sebenarnya apa tujuannya kembali ? Untuk apa dia kembali ? Bahkan si lelaki sempat bertanya pada dirinya sendiri, siapakah dia sebenarnya ? Jadi menurut pendapat saya, sebenarnya lelaki ini sedang dalam masa pencarian jati dirinya yang dia sendiri tidak tahu dia akan menemukannya dimana.

    Sekian pak hasil reanalisis yang bisa saya kemukakan. Semoga sesuai dengan apa yang pak Iwan harapkan. Terima kasih pak.

    Wassalamualaikum wr.wb. ^_^

    BalasHapus
  103. Riezhal N.P
    XII IPA 3 / 28

    Assalamualaikum Wr. Wb.
    Menurut saya isi dari puisi “ Antara L-G “ diatas adalah kegundahan seorang leleki yang dihadapkan oleh dua pilihan yang sulit di suatu sisi dia rindu akan kampung halamannya dan ingin pulang memenuhi panggilan orang tuanya atau menemani gadis kecil rapuh yang baru ia jumpai dibandara. Setting tempat berada di bandara yang terletak pada kalimat : "Pesawat buing yang siap menerbangkan aku ke kota asalku sudah hampir saatnya tiba." , setting waktunya di remangnya malam kota London yang terletak pada kalimat : “ Aku berdiri di antara remang malam dan gelapnya perasaan hati. London semakin sepi, lampu kota yang tak berkedip, seolah kehidupan telah mati “.

    Aspek aspek peninjauan analisis puisi terbagi menjadi 4, yaitu
    1. Bentuk
    2. Bunyi
    3. Bahasa
    4. Maksud

    1. Ditinjau dari bentuknya, Puisi "Antara L-G" merupakan puisi kontemporer. Puisi kontemporer merupakan puisi yang tidak terpusat pada bentuk. Bentuk puisi lama yang terpusat pada bentuknya adalah puisi yang memiliki syarat - syarat tertentu pada penulisannya. Yaitu terletak pada pengaturan paragrafnya (seperti rata kanan-kiri) dan jumlah baris yang dimilikinya(harus 4 baris). Puisi yang seperti ini disebut puisi klasik. Sedangkan, puisi kontemporer adalah lawan dari puisi klasik yaitu tidak terfokus pada bentuknya, tetapi pada ketiga unsur yang lain, yaitu :
    1. Bunyi mengenai keindahan sajak dan irama
    2. Bahasa mengenai pemakaian kata dan kalimatnya
    3. Maksud(diksi dan nosinya)

    2. Ditinjau dari Bunyi nya puisi "Antara L - G" merupakan puisi yang bersajak bebas. Puisi ini mempunyai irama yang sangat bagus karena dalam puisi ini terdapat berbagai kalimat, maksudnya, terdapat kalimat yang berupa cerita, terdapat kalimat panjang, pendek, dan juga terdapat kalimat tanya. Sehingga apabila di deklamasikan dengan intonasi yang baik, pasti akan menghasilkan irama yang sangat bagus.

    3. Ditinjau dari Bahasanya mengenai terdapat 2 analisis, yaitu :
    1. Pemakaian kata : dilihat dari pemakaian katanya, ada sebagian yang mengguanakan kata kiasan, sehingga bersifat imajinatif, dan bahasanya klise. Sebagian lagi menggunakan kata kata gamblang yang bermakna denotatif tetapi mempunyai makna kias. Sehingga kita harus menghubungkan koneksitas yang ada antara kalimat tersebut dengan kehidupan nyata sehingga baru muncul makna yang dimaksud penulis.
    2. Pemakaian kalimat : dilihat dari pemakaian kalimatnya, cukup lugas karena penulis mayoritas menggunakan bahasa sehari hari, walaupun sebagian ada yang menggunakan kata kata kias dan bahasanya bersifat klise. contohnya :
    1. pelan-pelan mengilang ditelan awan putih di ujung cakrawala London.
    2. di waktu fajar menjelang
    3. tanya yang mengkristal
    Tetapi, meski penulis menggunakan bahasa sehari hari yang sering kita gunakan, tidak begitu dengan maknanya, seperti yang saya jelaskan diatas, bahwa kita harus menghubungkan keseluruhan kalimat agar tercipta koneksitas, sehingga kita baru dapat mengambi kesimpulan dan mengerti apa yang penulis sebenarnya maksudkan.

    Maaf bila ada kesalahan kata atau kesamaan kata saya bukan manusia sempurna..

    wasalamualaikum wr.wb.

    BalasHapus
  104. Fardiansyah Dwiristyan22 September 2010 06.33

    Fardiansyah Dwiristyan
    XII IPA 3/13

    Reanalisa

    Aspek peninjauan analisis puisi terbagi menjadi 4, yaitu
    1. Bentuk
    2. Bunyi
    3. Bahasa
    4. Maksud

    1.Ditinjau dari bentuknya, Puisi "Antara L-G" merupakan puisi kontemporer.
    Kontemporer artinya kekinian atau modern, tidak terikat oleh aturan – aturan zaman dulu dan berkembang sesuai zaman sekarang (modern).Jadi, puisi kontemporer dapat diartikan sebagai puisi yang bebas dari kungkungan makna leksikal, sehingga deret kata atau kalimatnya sering tidak bermakna leksikal (makna kamus). Dalam puisi "Antara L-G" tidak ada syarat dalam penulisannya. jadi puisi tersebut pengaturan paragraf rata kanan-kiri dan jumlah barisnya ada 4 seperti puisi lama.

    2.Ditinjau dari Bunyinya puisi "Antara L - G" merupakan puisi yang bersajak bebas.Tidak terikat seperti puisi lama yang pada umumnya bersajak AAAA atau ABAB. Puisi ini memiliki sajak bebas yang berubah-ubah sehingga puisi ini akan tampak indah apabila dirasakan. mengapa tampak indah? karena lapis bunyi terdapat gaya ulangan bunyi, gaya kiasan bunyi, orkestrasi bunyi, dan irama.

    Bahasa figuratif, yaitu bahasa berkias yang dapat menghidupkan/meningkatkan efek dan menimbulkan konotasi tertentu (Soedjito, 1986:128). Bahasa figuratif menyebabkan puisi menjadi prismatis, artinya memancarkan banyak makna atau kaya akan makna (Waluyo, 1987:83). Bahasa figuratif disebut juga majas.

    3. Ditinjau dari Bahasanya mengenai terdapat 2 analisis, yaitu :
    a) Pemakaian kata : dalam puisi ini menggunakan kata konotasi yang bersifat imajinatif dan kata denotasi. Supaya kita dapat memahami seluruh isi puisi tersebut, maka kita harus menghubungkan kata yang satu dengan yang lain secara keseluruhan. Namun bahasa yang digunakan sedikit susah untuk dimengerti karena banyak yang tidak digunakan dalam keseharian.
    b) Pemakaian kalimat : dilihat dari pemakaian kalimatnya, banyak kalimat yang diulang-ulang. Hal itu dapat menimbulkan penegasan lebih tentang apa yang ingin diungkapkan oleh si penulis. Namun kita harus menghubungkan kata satu dengan kata yang lain supaya kita dapat mengetahui apa yang dimaksud si penulis.

    4.Dilihat dari segi maksud atau isi:
    Dalam puisi ANTARA L-G ini menceritakan tentang seorang lelaki yang berada di kota London yang dia sedang mengalami perasaan gundah yang muncul secara tiba-tiba dengan pertanyaan-pertanyaan dalam pikirannya yang dia sendiri bingung dengan pertanyaan yang ada dalam pikirannya,ketika melihat seorang anak mungil yang di lihatnya, dia merasa tak tega dengan anak itu, yang membuat dirinya seperti seorang lelaki rapuh.


    maaf pak, jika saya terdapat kesalahan kata.
    terima kasih

    BalasHapus
  105. Ariq Arsya N
    XII IPA 3
    07

    Hasil REANALISIS puisi "Antara L-G"

    Aspek-aspek peninjauan analisis puisi terbagi menjadi 4, yaitu :
    1. Bentuk
    2. Bunyi
    3. Bahasa
    4. Arti isi

    1. Ditinjau dari bentuknya, puisi "Antara L-G" merupakan puisi kontemporer karena merupakan puisi yang tidak terpusat pada bentuk, tidak seperti puisi klasik yang memiliki syarat - syarat tertentu pada penulisannya. Yaitu terletak pada pengaturan paragrafnya (seperti rata kanan-kiri).Puisi kontemporer terfokus pada tiga unsur, yaitu :
    1. Bunyi mengenai keindahan sajak dan irama
    2. Bahasa mengenai pemakaian kata dan kalimatnya
    3. Maksud(diksi dan nosinya)

    2. Ditinjau dari Bunyi nya puisi "Antara L - G" merupakan puisi yang bersajak bebas. Tidak terikat seperti puisi lama yang pada umumnya bersajak MMMM atau MNMN. Sehingga apabila di deklamasikan dengan intonasi yang baik, pasti akan menghasilkan intonasi yang enak didengar.
    3. Ditinjau dari Bahasanya mengenai terdapat 2 analisis, yaitu :
    1. Pemakaian kata : dilihat dari pemakaian katanya, ada sebagian yang mengguanakan kata kiasan, sehingga bersifat imajinatif, dan bahasanya klise. Sebagian lagi menggunakan kata kata gamblang yang bermakna denotatif tetapi mempunyai makna kias. Sehingga kita harus menghubungkan koneksitas yang ada antara kalimat tersebut dengan kehidupan nyata sehingga baru muncul makna yang dimaksud penulis.
    2. Pemakaian kalimat : dilihat dari pemakaian kalimatnya, cukup lugas karena penulis mayoritas menggunakan bahasa sehari hari, walaupun sebagian ada yang menggunakan kata kata kias dan bahasanya bersifat klise. contohnya :
    1. pelan-pelan mengilang ditelan awan putih di ujung cakrawala London.
    2. di waktu fajar menjelang
    3. tanya yang mengkristal

    BalasHapus
  106. Merissadatul Firdauscha
    XII IPA3/20

    Reanalisis saya tentang puisi "Antara L-G"

    Terdapat 4 aspek yang terkandung dalam puisi ini, yaitu :
    1. Bentuk
    2. Bunyi
    3. Bahasa
    4. Maksud

    1. Ditinjau dari bentuknya,
    Puisi "Antara L-G" merupakan puisi kontemporer. puisi kotemporer merupakan puisi yang tidak terpusat pada bentuk, bentuknya bebas sesuai apa yang diinginkan penulis. Dalam puisi "Antara L-G" penulisannya bebas dan tidak harus menggunakan aturan penulisan, seperti rata kanan, rata kiri, atau rata kanan dan kiri. tetapi lebih mengutamakan permainan bunyi dan permainan kata .

    2. Ditinjau dari Bunyi nya,
    puisi "Antara L - G" merupakan puisi yang bersajak bebas. Dalam puisi ini terdapat berbagai kalimat, maksudnya terdapat kalimat yang berupa cerita, terdapat kalimat panjang, pendek, dan juga terdapat kalimat tanya. Sehingga Puisi ini memiliki irama yang bagus. Dan memiliki sajak bebas yang berubah-ubah namun tetap indah bila dirasakan.

    3. Ditinjau dari Bahasanya mengenai terdapat 2 analisis, yaitu :
    1. Pemakaian kata : dalam puisi ini banyak menggunakan bahasa klise dan mengandung makna konotasi sehingga dapat memperindah puisi tersebut. Namun bahasa yang digunakan sedikit susah untuk dipahami karena banyak yang tidak digunakan dalam keseharian.
    2. Pemakaian kalimat : dilihat dari pemakaian
    kalimatnya, banyak kalimat yang diulang-ulang. Hal itu dapat menimbulkan penegasan yang lebih tentang apa yang ingin diungkapkan. Penulis banyak menggunakan bahasa sehari-hari akan tetapi bahasanya bersifat klise maka kita harus menghubungkan kalimat satu dengan yang lainya agar menimbulkan koneksitas sehingga kita dapat menarik kesimpulan dan mengerti apa yang diutarakan oleh penulis. contohnya :
    1. pelan-pelan mengilang ditelan awan putih di ujung cakrawala London.
    2. di waktu fajar menjelang
    3. tanya yang mengkristal

    4. Ditinjau dari maksudnya, yaitu :
    Puisi ini menceritakan seorang laki-laki yang mencoba melawan kegundahan hatinya, yaitu kegundahan yang berasal dari dalam perasaannya sendiri. Akhirnya laki-laki ini memilih kembali ke kampung halamannya, kembali pada ayah yang dikasihi, dan meninggalkan kegelapan kota London yang telah menemaninya selama ini. Namun saat telah kembali, laki-laki ini bingung, apa sebenarnya tujuan kembali? Untuk apa kembali? Bahkan laki-laki itu bertanya pada dirinya sendiri, siapakah dia sebenarnya?. Menurut pendapat saya, sebenarnya laki-laki ini sedang dalam masa pencarian jati diri yang ia sendiri tidak tahu kapan akan menemukannya.

    Maaf pak bila masih terdapat kekurangan dalam reanalisis puisi ini
    -terimakasih-

    BalasHapus
  107. Indirasari Cynthia
    XII IPA 3/17

    Reanalisis puisi Antara L-G

    Aspek-aspek peninjauan analisis puisi terbagi menjadi 4, yaitu:
    1.bentuk
    2.bunyi
    3.bahasa
    4.maksud

    1. Ditinjau dari bentuknya, Puisi Antara L-G merupakan puisi kontemporer. Puisi kontemporer merupakan puisi yang tidak terpusat pada bentuk. Bentuk puisi lama yang terpusat pada bentuknya adalah puisi yang memiliki syarat - syarat tertentu pada penulisannya. Yaitu terletak pada pengaturan paragrafnya (seperti rata kanan-kiri) dan jumlah baris yang dimilikinya (harus 4 baris) seperti penulisan pada puisi lama. puisi kontemporer adalah lawan dari puisi lama yang tidak terfokus pada bentuk, tetapi pada ketiga unsur yang lain, yaitu :
    1. Bunyi mengenai keindahan sajak dan irama (repetika)
    2. Bahasa mengenai pemakaian kata dan kalimatnya
    3. Maksud (diksi dan nosinya)

    2. Ditinjau dari Bunyi nya puisi Antara L-G merupakan puisi yang bersajak bebas. Tidak terikat seperti puisi lama yang pada umumnya bersajak AAAA atau ABAB. Puisi ini memiliki sajak bebas yang berubah-ubah namun tetap indah apabila dirasakan. Dan di dalam puisi ini juga terdapat kalimat cerita sebagai awalan menulis puisi, banyak terdapat kata-kata diksi indah, dan kalimat yang cukup rumit namun menarik untuk dibaca.

    3. Ditinjau dari Bahasanya mengenai terdapat 2 analisis, yaitu :
    a) Pemakaian kata : dalam puisi ini banyak menggunakan kata konotasi (kiasan) yang bersifat imajinatif dan kata denotasi (sebenarnya). Sehingga kita harus menghubungkan kata yang satu dengan yang lain secara keseluruhan supaya tercipta sebuah koneksitas yang dapat memberikan arti sebenarnya dari puisi ini. Namun bahasa yang digunakan sedikit susah untuk dipahami karena banyak yang tidak digunakan dalam keseharian.
    b) Pemakaian kalimat : dilihat dari pemakaian kalimatnya, banyak kalimat yang diulang-ulang. Dapat menimbulkan penegasan yang lebih tentang apa yang ingin diungkapkan oleh penulis. Dan dalam pemahaman kita harus menemukan koneksitas dari keseluruhan kalimat supaya dapat dipahami arti dari puisi ini.

    BalasHapus
  108. Shinta Dwitifani R. P.22 September 2010 06.42

    Shinta Dwitifani R. P.
    XII IPA 3 / 32

    Reanalisis puisi

    Menurut saya, puisi ini adalah jenis kontemporer karena kebebasan bentuknya dan merupakan jenis kontemplasi.Puisi kontemporer tidak mengutamakan bentuknya, seperti harus rata kanan, kiri atau tengah. Artinya, bentuknya bebas sesuai apa yang diinginkan penulis. Puisi kontemporer lebih mengutamakan permainan bunyi dan permainan kata . Misal pada permainan bunyi adalah cara penyampaian, intonasi dan penekan kata-kata . Sedangkan pada permainan kata, puisi jenis ini banyak menggunakan bahasa klise dan mengandung makna konotasi.

    Aspek aspek peninjauan analisis puisi terbagi menjadi 4, yaitu
    1. LapisBentuk
    2. Lapis Bunyi
    3. Lapis Bahasa
    4. Lapis Maksud

    1. Ditinjau dari bentuknya, Puisi "Antara L-G" merupakan puisi kontemporer. Puisi kontemporer merupakan puisi yang tidak terpusat pada bentuk. Bentuk puisi lama yang terpusat pada bentuknya adalah puisi yang memiliki syarat - syarat tertentu pada penulisannya. Puisi yang seperti ini disebut puisi klasik. Sedangkan, puisi kontemporer adalah lawan dari puisi klasik yaitu tidak terfokus pada bentuknya, tetapi pada ketiga unsur yang lain, yaitu :
    1. Bunyi mengenai keindahan sajak dan irama
    2. Bahasa mengenai pemakaian kata dan kalimatnya
    3. Maksud(diksi dan nosinya)

    2. Ditinjau dari Bunyi nya puisi "Antara L - G" merupakan puisi yang bersajak bebas.tidak memiliki rima A B A B atau A A A A. Meskipun puisi ini tidak memiliki rima yang khas, tetapi indah saat dirasakan.

    3. Ditinjau dari Bahasanya mengenai terdapat 2 analisis, yaitu :
    1. Pemakaian kata : dilihat dari pemakaian katanya, ada sebagian yang menggunakan kata kiasan, sehinggta membuat indah.sebagian lagi menggunakan kata yang bermakna denotatif tetapi mempunyai makna kias. Sehingga kita harus menghubungkan koneksitas yang ada antara kalimat tersebut sehingga tau apa yang dimaksud penulis.
    2. Pemakaian kalimat : dilihat dari pemakaian kalimatnya, cukup lugas karena penulis mayoritas menggunakan bahasa sehari hari, walaupun sebagian ada yang menggunakan kata kata kias dan bahasanya bersifat klise. contohnya :
    1. pelan-pelan mengilang ditelan awan putih di ujung cakrawala London.
    2. di waktu fajar menjelang
    3. tanya yang mengkristal
    Tetapi, meski penulis menggunakan bahasa sehari hari yang sering kita gunakan, tidak begitu dengan maknanya, seperti yang saya jelaskan diatas, bahwa kita harus menghubungkan keseluruhan kalimat agar tercipta koneksitas, sehingga kita baru dapat mengambi kesimpulan dan mengerti apa yang penulis sebenarnya maksudkan.

    Terima Kasih Pak...

    BalasHapus
  109. Fadilla Ully Saraswati
    XII IPA 4/15

    Re-analisis tugas saya sebelumnya :

    Aspek aspek peninjauan analisis puisi terbagi menjadi 4, yaitu
    1. Bentuk
    2. Bunyi
    3. Bahasa
    4. Maksud

    1. Ditinjau dari bentuknya, Puisi "Antara L-G" merupakan puisi kontemporer. Puisi kontemporer merupakan puisi yang tidak terpusat pada bentuk. Bentuk puisi lama yang terpusat pada bentuknya adalah puisi yang memiliki syarat - syarat tertentu pada penulisannya. Yaitu terletak pada pengaturan paragrafnya (seperti rata kanan-kiri) dan jumlah baris yang dimilikinya(harus 4 baris).Puisi kontemporer adalah lawan dari puisi klasik yaitu tidak terfokus pada bentuknya, tetapi pada ketiga unsur yang lain, yaitu :
    1. Bunyi mengenai keindahan sajak dan irama
    2. Bahasa mengenai pemakaian kata dan kalimatnya
    3. Maksud(diksi dan nosinya)

    2. Ditinjau dari Bunyinya puisi ini merupakan puisi yang bersajak bebas. Puisi ini mempunyai irama yang sangat bagus karena dalam puisi ini terdapat kalimat yang berupa cerita, terdapat kalimat panjang, pendek, dan juga terdapat kalimat tanya. Sehingga apabila di deklamasikan dengan intonasi yang baik, pasti akan menghasilkan irama yang sangat bagus.

    3. Ditinjau dari Bahasanya mengenai terdapat 2 analisis, yaitu :
    1. Pemakaian kata : dilihat dari pemakaian katanya, ada sebagian yang mengguanakan kata kiasan, sehingga bersifat imajinatif, dan bahasanya klise. Sebagian lagi menggunakan kata kata gamblang yang bermakna denotatif tetapi mempunyai makna kias. Sehingga kita harus menghubungkan koneksitas yang ada antara kalimat tersebut dengan kehidupan nyata sehingga baru muncul makna yang dimaksud penulis.
    2. Pemakaian kalimat : dilihat dari pemakaian kalimatnya, cukup lugas karena penulis mayoritas menggunakan bahasa sehari hari, walaupun sebagian ada yang menggunakan kata kata kias dan bahasanya bersifat klise.

    Sekian re-analisis saya pak,mohon maaf jika terdapat kesalahan kata

    BalasHapus
  110. Muhd.miftahur R.S
    XII IPA 4 / 25

    Hasil Reanalisis
    Assalamu'alaikum wr.wb.

    Puisi di atas yang berjudul "ANTARA L-G" Menurut saya penafsirannya adalah tentang Kegundahan seorang lelaki terhadap sesuatu yang dilihatnya. karena kegundahan itu, ia berusaha menepis meski ia tak tahu apa maksud yang dilakukannya. Ia hanya menuruti kata hati untuk mencari tahu semua tanya dalam benaknya.
    serta, masalah yang dihadapkan oleh perasaan yang gundah ,terutama tentang masalah asal usul dirinya. Setelah bertemu seorang anak kecil yang tak berdaya sehingga membuat dirinya iba. Dia pun menjadi bingung antara pulang memenuhi panggilan orangtuanya atau tidak pulang dan menemani gadis kecil tersebut.
    menurut saya setting tempat ini berada di bandara. kalimat "Pesawat buing yang siap menerbangkan aku ke kota asalku sudah hampir saatnya tiba."
    Sedangkan setting suasana nya iba, mengharukan serta gundah gulana/galau.

    wassalamu'alaikum Wr.Wb

    BalasHapus
  111. Ayu Seputri Rosmarini
    XII - IPA 3 / 09

    REANALISIS :

    Puisi ini adalah jenis kontemporer karena kebebasan bentuknya dan merupakan jenis kontemplasi, yaitu puisi yang awalnya berupa paragraf/ cerita.

    Ditinjau dari :

    1. Bentuk
    Puisi kontemporer tidak mengutamakan bentuknya, seperti harus rata kanan, kiri atau tengah. Artinya, bentuknya bebas sesuai apa yang diinginkan penulis.

    2. Bunyi
    Dilihat dari bunyinya, puisi Antara L-G ini merupakan puisi yang bersajak bebas atau tidak terikat seperti puisi lama yang biasanya bersajak A B A B atau A A A A.

    3. Bahasa
    Bahasa yang digunakan pengarang ada yang bersifat denotasi (makna sebenarnya) dan juga konotasi (makna kias)

    4. Maksud
    Dalam puisi ‘Antara L-G’ pengarang mencoba menceritakan seorang lelaki yang tinggal di London. Sebuah kota yang jauh dari tempat tinggal asalnya. Pada saat ia akan pulang ke kota asalnya ia mulai merasakan gundah karena antara pilihan ‘ya dan tidak’ ya untuk rasa suka untuk kembali ke kota asalnya atau tidak kembali dan menolong seorang anak kecil yang tidak berdaya. Ia merasa begitu ragu akan keputusannya sehingga muncul banyak pertanyaan yang sulit untuk ia jawab. Pada akhirnya lelaki itu menjadi rapuh karena pertanyaan yang membaur antara suka dan gundah.

    Maaf, pak. Kalau pemahaman saya masih kurang.

    BalasHapus
  112. Berlian XII ipa3/10

    Terdapat 4 aspek yang terkandung dalam puisi ini, yaitu :
    1. Bentuk
    2. Bunyi
    3. Bahasa
    4. Maksud

    1. Ditinjau dari bentuknya,
    Puisi "Antara L-G" merupakan puisi kontemporer. puisi kotemporer merupakan puisi yang tidak terpusat pada bentuk, bentuknya bebas sesuai apa yang diinginkan penulis. Dalam puisi "Antara L-G" penulisannya bebas dan tidak harus menggunakan aturan penulisan, seperti rata kanan, rata kiri, atau rata kanan dan kiri. tetapi lebih mengutamakan permainan bunyi dan permainan kata .

    2. Ditinjau dari Bunyi nya,
    puisi "Antara L - G" merupakan puisi yang bersajak bebas. Dalam puisi ini terdapat berbagai kalimat, maksudnya terdapat kalimat yang berupa cerita, terdapat kalimat panjang, pendek, dan juga terdapat kalimat tanya. Sehingga Puisi ini memiliki irama yang bagus. Dan memiliki sajak bebas yang berubah-ubah namun tetap indah bila dirasakan.

    3. Ditinjau dari Bahasanya mengenai terdapat 2 analisis, yaitu :
    1. Pemakaian kata : dalam puisi ini banyak menggunakan bahasa klise dan mengandung makna konotasi sehingga dapat memperindah puisi tersebut. Namun bahasa yang digunakan sedikit susah untuk dipahami karena banyak yang tidak digunakan dalam keseharian.
    2. Pemakaian kalimat : dilihat dari pemakaian
    kalimatnya, banyak kalimat yang diulang-ulang. Hal itu dapat menimbulkan penegasan yang lebih tentang apa yang ingin diungkapkan. Penulis banyak menggunakan bahasa sehari-hari akan tetapi bahasanya bersifat klise maka kita harus menghubungkan kalimat satu dengan yang lainya agar menimbulkan koneksitas sehingga kita dapat menarik kesimpulan dan mengerti apa yang diutarakan oleh penulis. contohnya :
    1. pelan-pelan mengilang ditelan awan putih di ujung cakrawala London.
    2. di waktu fajar menjelang
    3. tanya yang mengkristal

    4. Ditinjau dari maksudnya, yaitu :
    Puisi ini menceritakan seorang laki-laki yang mencoba melawan kegundahan hatinya, yaitu kegundahan yang berasal dari dalam perasaannya sendiri. Akhirnya laki-laki ini memilih kembali ke kampung halamannya, kembali pada ayah yang dikasihi, dan meninggalkan kegelapan kota London yang telah menemaninya selama ini. Namun saat telah kembali, laki-laki ini bingung, apa sebenarnya tujuan kembali? Untuk apa kembali? Bahkan laki-laki itu bertanya pada dirinya sendiri, siapakah dia sebenarnya?. Menurut pendapat saya, sebenarnya laki-laki ini sedang dalam masa pencarian jati diri yang ia sendiri tidak tahu kapan akan menemukannya.

    BalasHapus
  113. Amanda Fairuz Hikmiyah XII IPA 4 - 05

    Assalamualaikum wr.wb.

    hasil REANALISIS puisi "Antara L-G"

    Aspek aspek peninjauan analisis puisi terbagi menjadi 4, yaitu
    1. Bentuk
    2. Bunyi
    3. Bahasa
    4. Maksud

    1. Ditinjau dari bentuknya, Puisi "Antara L-G" merupakan puisi kontemporer. Karena puisi kontemporer merupakan puisi yang tidak terpusat pada bentuk seperti puisi lama yang memiliki syarat - syarat tertentu pada penulisannya. Yaitu terletak pada pengaturan paragrafnya (seperti rata kanan-kiri) dan jumlah baris yang dimilikinya(harus 4 baris). Puisi yang seperti ini disebut puisi klasik. Sedangkan, puisi kontemporer adalah puisi yang tidak terfokus pada bentuknya, tetapi pada ketiga unsur yang lain, yaitu :
    1. Bunyi mengenai keindahan sajak dan irama
    2. Bahasa mengenai pemakaian kata dan kalimatnya
    3. Maksud(diksi dan nosinya)

    2. Ditinjau dari Bunyi nya puisi "Antara L-G" merupakan puisi yang bersajak bebas. Karena puisi ini tidak seperti puisi lama yang bersajak AAAA atau ABAB. Puisi ini mempunyai irama yang sangat bagus karena dalam puisi ini terdapat berbagai kalimat, maksudnya, terdapat kalimat yang berupa cerita, terdapat kalimat panjang, pendek, dan juga terdapat kalimat tanya. Sehingga apabila di deklamasikan dengan intonasi yang baik, pasti akan menghasilkan irama yang sangat bagus.

    3. Ditinjau dari Bahasanya mengenai terdapat 2 analisis, yaitu :
    1. Pemakaian kata : dilihat dari pemakaian katanya, ada sebagian yang mengguanakan kata kiasan, sehingga bersifat imajinatif, dan bahasanya klise. Sebagian lagi menggunakan kata kata gamblang yang bermakna denotatif tetapi mempunyai makna kias. Sehingga kita harus menghubungkan koneksitas yang ada antara kalimat tersebut dengan kehidupan nyata sehingga baru muncul makna yang dimaksud penulis.
    2. Pemakaian kalimat : dilihat dari pemakaian kalimatnya, cukup lugas karena penulis mayoritas menggunakan bahasa sehari hari, walaupun sebagian ada yang menggunakan kata kata kias dan bahasanya bersifat klise. contohnya :
    1. pelan-pelan mengilang ditelan awan putih di ujung cakrawala London.
    2. di waktu fajar menjelang
    3. tanya yang mengkristal
    Tetapi, meski penulis menggunakan bahasa sehari hari yang sering kita gunakan, tidak begitu dengan maknanya, seperti yang saya jelaskan diatas, bahwa kita harus menghubungkan keseluruhan kalimat agar tercipta koneksitas, sehingga kita baru dapat mengambi kesimpulan dan mengerti apa yang penulis sebenarnya maksudkan.

    4.Maksud puisi
    Puisi “Antara L-G” memiliki makna Seorang lelaki perkasa merasa gundah karena tinggal di negeri orang dan ingin pulang ke kampung halamannya. Ia merasa kesepian tinggal disana. Ketika ia memutuskan untuk kembali ke tempat asalnya, ia merasa resah apakah keputusan yang dibuatnya ini benar atau tidak. Ia merindukan ayahnyanya. Ia sendiri tidak mengerti arti dan maksudnya. Ia adalah lelaki yang mencari jati dirinya, karena ia tidak tahu siapa dirinya dan beribu-ribu tanya berkecamuk dalam hatinya. Sampai-sampai semua pertanyaannya menjadi kristal, mengendap, tidak bisa lagi terurai dan terjawab. Kepulangannya pun menjadi suasana kegembiraan tetapi juga kegundahan bagi dirinya.

    Wassalamualaikum wr.wb.

    BalasHapus
  114. Sahiroh
    XII IPA 3/31

    Analisi Puisi "Antara L-G"

    Dalam menganalisi suatu puisi terdapat beberapa lapis, antara lain:
    1. Lapis bentuk
    2. Lapis bunyi
    3. Lapis bahasa
    4. Lapis maksud/arti

    1. Bila dilihat dari lapis bentuk, puisi "Antara L-G" merupakan puisi kontemporer. Sebab dalam puisi tersebut memiliki kekhasan dalam segi tipografi susunan baris atau bait puisi yang cenderung aneh. Bentuknya terletak pada format penulisan paragraf seperti rata kanan-kiri. Dan dalam puisi tersebut menampilkan bentuk rata kiri yang penulisannya berawal atau dimulai dari sebelah kiri.

    2. Bila dilihat dari bunyi (sound stratum), yaitu persamaan bunyi di akhir baris dan berhubungan dengan rima/sajak. Dalam puisi "Antara L-G" ini menggunakan sajak bebas dalam arti lapis bunyi tidak dirumussajakkan sehingga penyampaian puisinya agak lebih luwes serta penulisannya sangat bervariasi tiap barisnya, ada yang pendek dan juga ada yang panjang sehingga menimbulkan kesan yang menarik.

    3. Bila dilihat dari lapis bahasa.
    dalam puisi kontemporer tersebut terdapat unsur replika yaitu pengulangan kata dengan maksud untuk menegaskan apa yang hendak disampaikan dalam puisi tersebut, misalnya: kata "tanya" dalam kutipan puisi "Antara L-G"

    tanya yang membuat semua jadi gundah.
    tanya yang membut jadi suka.
    tanya yang menggumpal di selakangan kehidupan

    Dan dalam puisi tersebut menggunakan kata makian, seperti: kata "nakal" seta memiliki kekhasan dalam segi penggunaan diksinya.

    4. Dilihat dari maksud
    menurut saya dalam puisi "Antara L-G" hendak menceritakan tentang perasaan seorang lelaki yang sedang gundah dan bingung. kegundahan dan kebingungan hati yang dia rasakan saat dia akan kembali ke tempat asalnya untuk menemui ayah dan rela meninggalkan London yang selama ini tempat tinggalnya. Namun saat dia kembali, dia bingung karena dia sendiri kembali tanpa tujuan? untuk apa dia kembali? dan dia bahkan menanyakan jati dirinya sendiri yang merasa ia belum faham betul dirinya akan hak dan kewajibannya saat itu.

    Sekian, Pak. Hasil dari analisi saya mengenai puisi "Antara L-G" yang dapat saya kemukakan. Mohon maaf apabila masih terdapat banyak kesalahan dalam menganalisi puisi.

    Terima kasih, Pak....

    BalasHapus
  115. Amanda Fairuz Hikmiyah XII IPA 4 - 05

    Assalamualaikum wr.wb.

    hasil REANALISIS puisi "Antara L-G"


    Aspek aspek peninjauan analisis puisi terbagi menjadi 4, yaitu
    1. Bentuk
    2. Bunyi
    3. Bahasa
    4. Maksud

    1. Ditinjau dari bentuknya, Puisi "Antara L-G" merupakan puisi kontemporer. Karena puisi kontemporer merupakan puisi yang tidak terpusat pada bentuk seperti puisi lama yang memiliki syarat - syarat tertentu pada penulisannya. Yaitu terletak pada pengaturan paragrafnya (seperti rata kanan-kiri) dan jumlah baris yang dimilikinya(harus 4 baris). Puisi yang seperti ini disebut puisi klasik. Sedangkan, puisi kontemporer adalah puisi yang tidak terfokus pada bentuknya, tetapi pada ketiga unsur yang lain, yaitu :
    1. Bunyi mengenai keindahan sajak dan irama
    2. Bahasa mengenai pemakaian kata dan kalimatnya
    3. Maksud(diksi dan nosinya)

    2. Ditinjau dari Bunyi nya puisi "Antara L-G" merupakan puisi yang bersajak bebas. Karena puisi ini tidak seperti puisi lama yang bersajak AAAA atau ABAB. Puisi ini mempunyai irama yang sangat bagus karena dalam puisi ini terdapat berbagai kalimat, maksudnya, terdapat kalimat yang berupa cerita, terdapat kalimat panjang, pendek, dan juga terdapat kalimat tanya. Sehingga apabila di deklamasikan dengan intonasi yang baik, pasti akan menghasilkan irama yang sangat bagus.

    3. Ditinjau dari Bahasanya mengenai terdapat 2 analisis, yaitu :
    1. Pemakaian kata : dilihat dari pemakaian katanya, ada sebagian yang mengguanakan kata kiasan, sehingga bersifat imajinatif, dan bahasanya klise. Sebagian lagi menggunakan kata kata gamblang yang bermakna denotatif tetapi mempunyai makna kias. Sehingga kita harus menghubungkan koneksitas yang ada antara kalimat tersebut dengan kehidupan nyata sehingga baru muncul makna yang dimaksud penulis.
    2. Pemakaian kalimat : dilihat dari pemakaian kalimatnya, cukup lugas karena penulis mayoritas menggunakan bahasa sehari hari, walaupun sebagian ada yang menggunakan kata kata kias dan bahasanya bersifat klise. contohnya :
    1. Sisi gelap menepis sebuah perasaan hati seorang lelaki yang mencoba berontak melawan kegundahan hati
    2. lampu kota yang tak berkedip, seolah kehidupan telah mati.
    3. tanya yang menggumpal di selakangan kehidupan
    Tetapi, meski penulis menggunakan bahasa sehari hari yang sering kita gunakan, tidak begitu dengan maknanya, seperti yang saya jelaskan diatas, bahwa kita harus menghubungkan keseluruhan kalimat agar tercipta koneksitas, sehingga kita baru dapat mengambi kesimpulan dan mengerti apa yang penulis sebenarnya maksudkan.

    4.Maksud puisi
    Puisi “Antara L-G” memiliki makna Seorang lelaki perkasa merasa gundah karena tinggal di negeri orang dan ingin pulang ke kampung halamannya. Ia merasa kesepian tinggal disana. Ketika ia memutuskan untuk kembali ke tempat asalnya, ia merasa resah apakah keputusan yang dibuatnya ini benar atau tidak. Ia merindukan ayahnyanya. Ia sendiri tidak mengerti arti dan maksudnya. Ia adalah lelaki yang mencari jati dirinya, karena ia tidak tahu siapa dirinya dan beribu-ribu tanya berkecamuk dalam hatinya. Sampai-sampai semua pertanyaannya menjadi kristal, mengendap, tidak bisa lagi terurai dan terjawab. Kepulangannya pun menjadi suasana kegembiraan tetapi juga kegundahan bagi dirinya.

    Wassalamualakim wr.wb.

    BalasHapus
  116. Jhoda Dwi Komala
    XII IPA 4 / 19

    Menurut saya, puisi berjudul "Antara L-G" mengisahkan tentang seorang lelaki yang dihadapkan oleh perasaan yang gundah ,terutama tentang asal usul dirinya. Ketika ingin mencari asal usul dirinya, dia bertemu seorang anak kecil yang tak berdaya sehingga membuat dirinya iba. Dia pun menjadi bingung antara pulang memenuhi panggilan orangtuanya atau tidak pulang dan menemani gadis kecil tersebut.
    menurut saya setting tempat ini berada di bandara. kalimat "Pesawat buing yang siap menerbangkan aku ke kota asalku sudah hampir saatnya tiba."
    Sedangkan setting suasana nya iba, mengharukan serta gundah gulana.


    Aspek aspek peninjauan analisis puisi terbagi menjadi 4, yaitu

    1. Dilihat dari bentuknya, Puisi "Antara L-G" merupakan puisi kontemporer. Puisi kontemporer merupakan puisi yang tidak terpusat pada bentuk. Bentuk puisi lama yang terpusat pada bentuknya adalah puisi yang memiliki syarat - syarat tertentu pada penulisannya. Yaitu terletak pada pengaturan paragrafnya (seperti rata kanan-kiri) dan jumlah baris yang dimilikinya(harus 4 baris). Puisi yang seperti ini disebut puisi klasik. Sedangkan, puisi kontemporer adalah lawan dari puisi klasik yaitu tidak terfokus pada bentuknya, tetapi pada ketiga unsur yang lain, yaitu :
    1. Bunyi mengenai keindahan sajak dan irama
    2. Bahasa mengenai pemakaian kata dan kalimatnya
    3. Maksud(diksi dan nosinya)

    2. Ditinjau dari Bunyi nya puisi "Antara L - G" merupakan puisi yang bersajak bebas. Puisi ini mempunyai irama yang sangat bagus karena dalam puisi ini terdapat berbagai kalimat, maksudnya, terdapat kalimat yang berupa cerita, terdapat kalimat panjang, pendek, dan juga terdapat kalimat tanya. Sehingga apabila di deklamasikan dengan intonasi yang baik, pasti akan menghasilkan irama yang sangat bagus.

    3. Ditinjau dari Bahasanya mengenai terdapat 2 analisis, yaitu :
    1. Pemakaian kata : dilihat dari pemakaian katanya, ada sebagian yang mengguanakan kata kiasan, sehingga bersifat imajinatif, dan bahasanya klise. Sebagian lagi menggunakan kata kata gamblang yang bermakna denotatif tetapi mempunyai makna kias. Sehingga kita harus menghubungkan koneksitas yang ada antara kalimat tersebut dengan kehidupan nyata sehingga baru muncul makna yang dimaksud penulis.
    2. Pemakaian kalimat : dilihat dari pemakaian kalimatnya, cukup lugas karena penulis mayoritas menggunakan bahasa sehari hari, walaupun sebagian ada yang menggunakan kata kata kias dan bahasanya bersifat klise. contohnya :
    1. pelan-pelan mengilang ditelan awan putih di ujung cakrawala London.
    2. di waktu fajar menjelang
    3. tanya yang mengkristal
    Tetapi, meski penulis menggunakan bahasa sehari hari yang sering kita gunakan, tidak begitu dengan maknanya, seperti yang saya jelaskan diatas, bahwa kita harus menghubungkan keseluruhan kalimat agar tercipta koneksitas, sehingga kita baru dapat mengambi kesimpulan dan mengerti apa yang penulis sebenarnya maksudkan.

    sekian dan terimakasih.

    BalasHapus
  117. Nidya Rachma Nawinda
    XII IPA 4 - 26

    assalammualaikum wr. wb.


    REANALISIS puisi "antara L-G" :
    Menurut pemahaman saya,puisi ini termasuk kontemporer karena kebebasan bentuknya. Puisi kontemporer tidak mengutamakan bentuk seperti puisi lama yang memiliki banyak aturan,yaitu terletak pada pengaturan paragrafnya (seperti rata kanan-kiri) dan jumlah baris yang dimilikinya(harus 4 baris).
    Ditinjau dari Bahasanya mengenai terdapat 2 analisis, yaitu :
    a) Pemakaian kata : dalam puisi ini banyak menggunakan kata konotasi (kiasan) yang bersifat imajinatif dan kata denotasi (sebenarnya). Sehingga kita harus menghubungkan kata yang satu dengan yang lain secara keseluruhan supaya tercipta sebuah koneksitas yang dapat memberikan arti sebenarnya dari puisi ini. Namun bahasa yang digunakan sedikit susah untuk dipahami karena banyak yang tidak digunakan dalam keseharian.
    b) Pemakaian kalimat : dilihat dari pemakaian kalimatnya, banyak kalimat yang diulang-ulang. Hal itu dapat menimbulkan penegasan yang lebih tentang apa yang ingin diungkapkan oleh penulis. Dan dalam pemahaman kita harus menemukan koneksitas dari keseluruhan kalimat supaya dapat dihami arti dari puisi ini.
    Maksud puisi :
    Menurut saya puisi yang berjudul "Antara L-G" menceritakan tentang tokoh "aku" atau lelaki perkasa yang akan pulang ke kota asalnya tetapi sebelum pesawat yang akan membawanya pulang tiba di London,dia melihat suatu kejadian yang membuat dia dihadapkan dengan 2 pilihan,yaitu : pulang ke kota asalnya untuk mencari asal usul dirinya yang tiba-tiba saja menjadi pertanyaan yang mengganggu dipikirannya atau menyelamatkan pemilik pelupuk mata kecil yang membuatnya iba. Pilihan ini lah yang membuat lelaki perkasa ini berubah menjadi lelaki yang rapuh.

    Sekian reanalisis saya pak,semoga pekerjaan kali ini lebih baik dari pekerjaan sebelumnya,terimakasih.

    Wassalammualaikum wr. Wb.

    BalasHapus
  118. Raissa Gadri XII IPA 4/28

    Assalamualaikum wr wb

    REANALISIS

    Menurut saya, puisi tersebut adalah tergolong puisi kontemporer atau puisi baru. Bentuk puisi baru lebih bebas daripada puisi lama. Kalau puisi lama sangat terikat pada aturan-aturan yang ketat, puisi baru lebih bebas. Hal ini juga ditandai dengan adanya pembuka cerita atau sedikit narasi di awal puisi. Maksudnya adalah penggamabaran setting puisi tersebut sehingga pembaca nantinya dapa lebih merasakan dan memahami situasi yang digambarkan dalam puisi tersebut. Hal tersebut juga merupakan salah satu cara penulis untuk menunjukkan pemikirannnya. Puisi terkadang juga hanya berisi satu kata/suku kata yang terus diulang-ulang. Bagi pembaca hal tersebut mungkin membuat puisi tersebut menjadi tidak dimengerti. Tapi penulis selalu memiliki alasan untuk segala 'keanehan' yang diciptakannya. Tak ada yang membatasi keinginan penulis dalam menciptakan sebuah puisi.Pilihan kata yang digunakan relatif lebih imajinatif sehingga mengajak para pembacanya untuk lebih berfikir dengan permainan kata dalam puisi tersebut.

    Dan maksud dari puisi tersebut menurut saya adalah tentang gambaran hati seorang pemuda yang tinggal jauh dari kampung halamannya. Ia sekarang berada di London. Kehindupannya di London rasanya sudah menjadi kehidupan barunya. Namun dia hanyalah manusia biasa. Ia juga mempunyai rasa rindu pada bapaknya yang tinggal di kampung halaman. Pada saat ia ingin kembali ke kampung halamannya, ia tergelitik untuk bertanya. Apakah kembali adalah hal yang benar-benar ia inginkan? Pertanyaan-pertanyaan mulai muncul dibenaknya sampai ia mempertanyakan kembali, siapakah dirinya? Apakah dia siap dengan apa yang akan ia hadapi setelah meninggalkan London? Pertanyaan-pertanyaan yang ia tanyakan pada dirinya sendiri itu lah yang membuatnya merasa gundah dan rapuh.

    Terimakasih
    Wassalamualaikum wr wb

    BalasHapus
  119. Jhoda Dwi Komala
    XII IPA 4 / 19

    Menurut saya, puisi berjudul "Antara L-G" mengisahkan tentang seorang lelaki yang dihadapkan oleh perasaan yang gundah ,terutama tentang asal usul dirinya. Ketika ingin mencari asal usul dirinya, dia bertemu seorang anak kecil yang tak berdaya sehingga membuat dirinya iba. Dia pun menjadi bingung antara pulang memenuhi panggilan orangtuanya atau tidak pulang dan menemani gadis kecil tersebut.
    menurut saya setting tempat ini berada di bandara. kalimat "Pesawat buing yang siap menerbangkan aku ke kota asalku sudah hampir saatnya tiba."
    Sedangkan setting suasana nya iba, mengharukan serta gundah gulana.

    Aspek-aspek yang terkandung dalam puisi "Antara L-G", yaitu

    1. Dilihat dari bentuknya, Puisi "Antara L-G" merupakan puisi kontemporer. Puisi kontemporer merupakan puisi yang tidak terpusat pada bentuk. Bentuk puisi lama yang terpusat pada bentuknya adalah puisi yang memiliki syarat - syarat tertentu pada penulisannya. Yaitu terletak pada pengaturan paragrafnya (seperti rata kanan-kiri) dan jumlah baris yang dimilikinya(harus 4 baris). Puisi yang seperti ini disebut puisi klasik. Sedangkan, puisi kontemporer adalah lawan dari puisi klasik yaitu tidak terfokus pada bentuknya, tetapi pada ketiga unsur yang lain, yaitu :
    1. Bunyi mengenai keindahan sajak dan irama
    2. Bahasa mengenai pemakaian kata dan kalimatnya
    3. Maksud(diksi dan nosinya)

    2. Dilihat dari Bunyi nya puisi "Antara L - G" merupakan puisi yang bersajak bebas. Puisi ini mempunyai irama yang sangat bagus karena dalam puisi ini terdapat berbagai kalimat, maksudnya, terdapat kalimat yang berupa cerita, terdapat kalimat panjang, pendek, dan juga terdapat kalimat tanya. Sehingga apabila di deklamasikan dengan intonasi yang baik, pasti akan menghasilkan irama yang sangat bagus.

    3. Dilihat dari Bahasanya mengenai terdapat 2 analisis, yaitu :
    1. Pemakaian kata : dilihat dari pemakaian katanya, ada sebagian yang mengguanakan kata kiasan, sehingga bersifat imajinatif, dan bahasanya klise. Sebagian lagi menggunakan kata kata gamblang yang bermakna denotatif tetapi mempunyai makna kias. Sehingga kita harus menghubungkan koneksitas yang ada antara kalimat tersebut dengan kehidupan nyata sehingga baru muncul makna yang dimaksud penulis.
    2. Pemakaian kalimat : dilihat dari pemakaian kalimatnya, cukup lugas karena penulis mayoritas menggunakan bahasa sehari hari, walaupun sebagian ada yang menggunakan kata kata kias dan bahasanya bersifat klise. contohnya :
    1. pelan-pelan mengilang ditelan awan putih di ujung cakrawala London.
    2. di waktu fajar menjelang
    3. tanya yang mengkristal
    Tetapi, meski penulis menggunakan bahasa sehari hari yang sering kita gunakan, tidak begitu dengan maknanya, seperti yang saya jelaskan diatas, bahwa kita harus menghubungkan keseluruhan kalimat agar tercipta koneksitas, sehingga kita baru dapat mengambi kesimpulan dan mengerti apa yang penulis sebenarnya maksudkan.

    sekian dan terimakasih.

    BalasHapus
  120. ciptananda c. XII IPA 4 / 8

    Berikut adalah reanalisis saya dari puisi "ANTARA L-G".

    Dari segi bentuk puisi "ANTARA L-G" merupakan puisi kontemporer karena puisi kontemporer sudah jauh lebih bebas dari segala aturan seperti yang ada pada puisi lama dan bahkan puisi baru.( jumlah baris atau pengaturan paragrafnya). Selain itu kebebasan bentuknya dan merupakan jenis kontemplasi, yaitu puisi yang awalnya berupa paragraf/ cerita. Jadi Puisi kontemporer biasanya mengutamakan isi daripada bentuknya.

    Dari segi bunyi puisi "Antara L - G" memiliki sajak bebas karena merupakan puisi kontemporer. Puisi ini mempunyai irama yang sangat bagus karena dalam puisi ini terdapat berbagai kalimat, maksudnya, terdapat kalimat yang berupa cerita, terdapat kalimat panjang, pendek, dan juga terdapat kalimat tanya.

    Dari segi bahasa puisi tersebut tetap menggunakan bahasa yang singkat dan padat. Pemilihan kata atau diksi dalam puisi juga selektif dan ketat. Kehadiran kata-kata dan ungkapan dalam puisi harus diperhitungkan dari berbagai segi, seperti makna, kekuatan citraan, dan jangkauan simboliknya.

    Dari segi maksud puisi "ANTARA L-G" menceritakan tentang seorang lelaki perkasa merasa gundah karena tinggal di negeri orang dan ingin pulang ke kampung halamannya. Ia merasa kesepian tinggal disana. Ketika ia memutuskan untuk kembali ke tempat asalnya, ia merasa resah apakah keputusan yang dibuatnya ini benar atau tidak. Ia rindu bapaknya dan hanya memenuhi suara hatinya. Ia sendiri tidak mengerti arti dan maksudnya. Ia adalah lelaki yang mencari jati dirinya, karena ia tidak tahu siapa dirinya dan beribu-ribu tanya berkecamuk dalam hatinya. Sampai-sampai semua pertanyaannya tidak bisa terjawab. Kepulangannya pun menjadi suasana kegembiraan tetapi juga kegundahan.


    sekian reanalisis saya. maaf kalau banyak yang salah. semoga seperti yang diharapkan.
    terima kasih.

    BalasHapus
  121. Jhoda Dwi Komala
    XII IPA 4 / 19

    Menurut saya, puisi berjudul "Antara L-G" mengisahkan tentang seorang lelaki yang dihadapkan oleh perasaan yang gundah ,terutama tentang asal usul dirinya. Ketika ingin mencari asal usul dirinya, dia bertemu seorang anak kecil yang tak berdaya sehingga membuat dirinya iba. Dia pun menjadi bingung antara pulang memenuhi panggilan orangtuanya atau tidak pulang dan menemani gadis kecil tersebut.
    menurut saya setting tempat ini berada di bandara. kalimat "Pesawat buing yang siap menerbangkan aku ke kota asalku sudah hampir saatnya tiba."
    Sedangkan setting suasana nya iba, mengharukan serta gundah gulana.

    Aspek-aspek yang terkandung dalam puisi "Antara L-G", yaitu

    1. Dilihat dari bentuknya, Puisi "Antara L-G" merupakan puisi kontemporer. Puisi kontemporer merupakan puisi yang tidak terpusat pada bentuk. Bentuk puisi lama yang terpusat pada bentuknya adalah puisi yang memiliki syarat - syarat tertentu pada penulisannya. Yaitu terletak pada pengaturan paragrafnya (seperti rata kanan-kiri) dan jumlah baris yang dimilikinya(harus 4 baris). Puisi yang seperti ini disebut puisi klasik. Sedangkan, puisi kontemporer adalah lawan dari puisi klasik yaitu tidak terfokus pada bentuknya, tetapi pada ketiga unsur yang lain, yaitu :
    1. Bunyi mengenai keindahan sajak dan irama
    2. Bahasa mengenai pemakaian kata dan kalimatnya
    3. Maksud(diksi dan nosinya)

    2. Dilihat dari Bunyi nya puisi "Antara L - G" merupakan puisi yang bersajak bebas. Puisi ini mempunyai irama yang sangat bagus karena dalam puisi ini terdapat berbagai kalimat, maksudnya, terdapat kalimat yang berupa cerita, terdapat kalimat panjang, pendek, dan juga terdapat kalimat tanya. Sehingga apabila di deklamasikan dengan intonasi yang baik, pasti akan menghasilkan irama yang sangat bagus.

    3. Dilihat dari Bahasanya mengenai terdapat 2 analisis, yaitu :
    1. Pemakaian kata : dilihat dari pemakaian katanya, ada sebagian yang mengguanakan kata kiasan, sehingga bersifat imajinatif, dan bahasanya klise. Sebagian lagi menggunakan kata kata gamblang yang bermakna denotatif tetapi mempunyai makna kias. Sehingga kita harus menghubungkan koneksitas yang ada antara kalimat tersebut dengan kehidupan nyata sehingga baru muncul makna yang dimaksud penulis.
    2. Pemakaian kalimat : dilihat dari pemakaian kalimatnya, cukup lugas karena penulis mayoritas menggunakan bahasa sehari hari, walaupun sebagian ada yang menggunakan kata kata kias dan bahasanya bersifat klise. contohnya :
    1. pelan-pelan mengilang ditelan awan putih di ujung cakrawala London.
    2. di waktu fajar menjelang
    3. tanya yang mengkristal
    Tetapi, meski penulis menggunakan bahasa sehari hari yang sering kita gunakan, tidak begitu dengan maknanya, seperti yang saya jelaskan diatas, bahwa kita harus menghubungkan keseluruhan kalimat agar tercipta koneksitas, sehingga kita baru dapat mengambi kesimpulan dan mengerti apa yang penulis sebenarnya maksudkan.

    sekian dan terimakasih.

    BalasHapus
  122. yosa F.c / 12IPA3 / 35

    Reanalisis Puisi Antara L-G

    Aspek aspek peninjauan analisis puisi terbagi menjadi 4, yaitu
    1. Bentuk
    2. Bunyi
    3. Bahasa
    4. Maksud

    1. Ditinjau dari bentuknya, Puisi "Antara L-G" merupakan puisi kontemporer. Puisi kontemporer merupakan puisi yang tidak terpusat pada bentuk. Bentuk puisi lama yang terpusat pada bentuknya adalah puisi yang memiliki syarat - syarat tertentu pada penulisannya. Yaitu terletak pada pengaturan paragrafnya (seperti rata kanan-kiri) dan jumlah baris yang dimilikinya(harus 4 baris). Puisi yang seperti ini disebut puisi klasik. Sedangkan, puisi kontemporer adalah lawan dari puisi klasik yaitu tidak terfokus pada bentuknya, tetapi pada ketiga unsur yang lain, yaitu :
    1. Bunyi mengenai keindahan sajak dan irama
    2. Bahasa mengenai pemakaian kata dan kalimatnya
    3. Maksud(diksi dan nosinya)

    2. Ditinjau dari Bunyi nya puisi "Antara L - G" merupakan puisi yang bersajak bebas. Puisi ini mempunyai irama yang sangat bagus karena dalam puisi ini terdapat berbagai kalimat, maksudnya, terdapat kalimat yang berupa cerita, terdapat kalimat panjang, pendek, dan juga terdapat kalimat tanya. Sehingga apabila di deklamasikan dengan intonasi yang baik, pasti akan menghasilkan irama yang sangat bagus.

    3. Ditinjau dari Bahasanya mengenai terdapat 2 analisis, yaitu :
    1. Pemakaian kata : dilihat dari pemakaian katanya, ada sebagian yang mengguanakan kata kiasan, sehingga bersifat imajinatif, dan bahasanya klise. Sebagian lagi menggunakan kata kata gamblang yang bermakna denotatif tetapi mempunyai makna kias. Sehingga kita harus menghubungkan koneksitas yang ada antara kalimat tersebut dengan kehidupan nyata sehingga baru muncul makna yang dimaksud penulis.
    2. Pemakaian kalimat : dilihat dari pemakaian kalimatnya, cukup lugas karena penulis mayoritas menggunakan bahasa sehari hari, walaupun sebagian ada yang menggunakan kata kata kias dan bahasanya bersifat klise. contohnya :
    1. pelan-pelan mengilang ditelan awan putih di ujung cakrawala London.
    2. di waktu fajar menjelang
    3. tanya yang mengkristal
    Tetapi, meski penulis menggunakan bahasa sehari hari yang sering kita gunakan, tidak begitu dengan maknanya, seperti yang saya jelaskan diatas, bahwa kita harus menghubungkan keseluruhan kalimat agar tercipta koneksitas, sehingga kita baru dapat mengambi kesimpulan dan mengerti apa yang penulis sebenarnya maksudkan.

    BalasHapus
  123. Andiantina M.
    XII IPA 3/05

    REANALISIS

    Puisi ini ada 4 aspek yaitu:
    1.Bentuk
    2.Bunyi
    3.Bahasa
    4.Maksud



    1. Ditinjau dari bentuknya, Puisi "Antara L-G" merupakan puisi kontemporer. Puisi kontemporer merupakan puisi yang tidak terpusat pada bentuk. Bentuk puisi lama yang terpusat pada bentuknya adalah puisi yang memiliki syarat - syarat tertentu pada penulisannya. Puisi yang seperti ini disebut puisi klasik. Sedangkan, puisi kontemporer adalah lawan dari puisi klasik yaitu tidak terfokus pada bentuknya, tetapi pada ketiga unsur yang lain, yaitu :
    1. Bunyi mengenai keindahan sajak dan irama
    2. Bahasa mengenai pemakaian kata dan kalimatnya
    3. Maksud(diksi dan nosinya)


    2. Ditinjau dari Bunyi nya puisi Antara L-G merupakan puisi yang bersajak bebas. Tidak terikat seperti puisi lama yang pada umumnya bersajak AAAA atau ABAB. Puisi ini memiliki sajak bebas yang berubah-ubah namun tetap indah apabila dirasakan. Dan di dalam puisi ini juga terdapat kalimat cerita sebagai awalan menulis puisi, banyak terdapat kata-kata diksi indah, dan kalimat yang cukup rumit namun menarik untuk dibaca.


    3. Dilihat dari bahasanya terdapat 2 analisis, yaitu :
    1. Pemakaian kata : dilihat dari pemakaian katanya, ada sebagian yang menggunakan kata kiasan, sehingga bersifat imajinatif, dan bahasanya klise. Sebagian lagi menggunakan kata kata gamblang yang bermakna denotatif tetapi mempunyai makna kias. Sehingga kita harus menghubungkan koneksitas yang ada antara kalimat tersebut dengan kehidupan nyata sehingga baru muncul makna yang dimaksud penulis.
    2. Pemakaian kalimat : dilihat dari pemakaian kalimatnya, cukup lugas karena penulis mayoritas menggunakan bahasa sehari hari, walaupun sebagian ada yang menggunakan kata kata kias dan bahasanya bersifat klise. contohnya :
    1. pelan-pelan mengilang ditelan awan putih di ujung cakrawala London.
    2. di waktu fajar menjelang
    3. tanya yang mengkristal

    4.Dilihat dari segi maksud atau isi:
    Dalam puisi ANTARA L-G ini menceritakan tentang seorang lelaki yang berada di kota London yang dia sedang mengalami perasaan gundah yang muncul secara tiba-tiba dengan pertanyaan-pertanyaan dalam pikirannya yang dia sendiri bingung dengan pertanyaan yang ada dalam pikirannya,ketika melihat seorang anak mungil yang di lihatnya, dia merasa tak tega dengan anak itu, yang membuat dirinya seperti seorang lelaki rapuh.

    BalasHapus
  124. Nurin Fauziah Ivada
    XII IPA 3 / 25

    Reanalisis Puisi

    Dalam analisis puisi terbagi menjadi 4 aspek, yaitu :
    1. Bentuk
    2. Bunyi
    3. Bahasa
    4. Maksud

    1. Dilihat dari bentuknya, puisi "Antara L-G" merupakan puisi kontemporer. Puisi kontemporer tidak mengutamakan bentuknya, seperti harus rata kanan, kiri atau tengah. Artinya, bentuknya bebas sesuai apa yang diinginkan penulis. Puisi kontemporer lebih mengutamakan permainan bunyi dan permainan kata. Dari puisi “Antara L-G” diatas terlihat bahwa tidak ada syarat khusus dalam penulisannya seperti harus terdiri dari 4 baris dan penulisan rata kanan-kiri seperti pada penulisan puisi lama.

    2. Dilihat dari bunyinya puisi "Antara L - G" merupakan puisi yang bersajak bebas atau tidak terikat seperti puisi lama yang biasanya bersajak A B A B atau A A A A. Puisi “Antara L-G” ini mempunyai sajak bebas yang berubah-ubah sehingga menimbulkan kesan yang indah dan menarik saat dibacakan.

    3. Dilihat dari bahasanya terdapat 2 analisis, yaitu :
    a. Pemakaian kata : dilihat dari pemakaian katanya, puisi "Antara L-G" sebagian ada yang menggunakan kata kiasan, sehingga bersifat imajinatif, dan bahasanya klise. Sebagian lagi menggunakan kata kata yang bermakna denotatif tetapi mempunyai makna kias. Sehingga kita harus menghubungkan koneksitas yang ada antara kalimat tersebut dengan kehidupan nyata sehingga muncul makna yang dimaksud pengarang.
    b. Pemakaian kalimat : dilihat dari pemakaian kalimatnya, puisi “Antara L-G” cukup lugas karena penulis mayoritas menggunakan bahasa sehari hari. Banyak juga kalimat yang diulang-ulang. Hal ini dapat menimbulkan penegasan yang lebih tentang apa yang ingin diungkapkan pengarang.

    4. Dilihat dari maksudnya, puisi yang berjudul "Antara L-G" menceritakan tentang kegundahan hati seorang lelaki. Seorang lelaki yang akan pergi meninggalkan kota london untuk kembali ke negara asalnya. Hatinya diliput kebimbangan untuk menentukan sebuah pilihan. Terlihat dari kata-kata dalam puisi tersebut yang sungguh gelisah, sampai-sampai ia tidak tahu tentang dirinya sendiri dan untuk apa ia memenuhi suatu panggilan untuknya. Ia hendak menunggu pesawat yang akan membawanya kembali ke negara asalnya, namun di tengah penantiannya itu ia melihat seorang anak mungil yang keaadannya sangat membuatnya prihatin, sehingga ia tidak tega untuk meninggalkannya. Keadaan ini yang membuatnya berada dalam posisi sulit. Lelaki itu hanya dapat pasrah dan berjalan dengan segala kegundahan, kegelisahan, keraguan dan ketidaktahuannya tentang siapa jati dirinya yang sebenarnya dan untuk apa ia memenuhi sebuah panggilan itu. Semua ini membuatnya tampak perksara dari luarnya saja, namun sebenarnya ia sedang mengalami kerapuhan yang amat mendalam di hatinya.

    --terima kasih--

    BalasHapus
  125. Nazala Ayunda
    XII IPA 3 / 21

    Hasil Reanalisis saya tentang puisi L-G

    Menurut saya, puisi ini adalah jenis kontemporer karena kebebasan bentuknya dan merupakan jenis kontemplasi, yaitu puisi yang awalnya berupa paragraf/ cerita.

    Aspek aspek peninjauan analisis puisi terbagi menjadi 4, yaitu
    1. Bentuk
    2. Bunyi
    3. Bahasa
    4. Maksud

    1.Ditinjau dari bentuknya, Puisi "Antara L-G" merupakan puisi kontemporer. Puisi kontemporer merupakan puisi yang tidak terpusat pada bentuk. Bentuk puisi lama yang terpusat pada bentuknya adalah puisi yang memiliki syarat - syarat tertentu pada penulisannya. Yaitu terletak pada pengaturan paragrafnya (seperti rata kanan-kiri) dan jumlah baris yang dimilikinya(harus 4 baris). Puisi yang seperti ini disebut puisi klasik. Sedangkan, puisi kontemporer adalah lawan dari puisi klasik yaitu tidak terfokus pada bentuknya, tetapi pada ketiga unsur yang lain, yaitu :
    1. Bunyi mengenai keindahan sajak dan irama
    2. Bahasa mengenai pemakaian kata dan kalimatnya
    3. Maksud(diksi dan nosinya)

    2.Ditinjau dari Bunyi nya puisi "Antara L - G" merupakan puisi yang bersajak bebas yang berubah-ubah namun tetap indah apabila dirasakan. Puisi ini mempunyai irama yang sangat bagus karena dalam puisi ini terdapat berbagai kalimat, maksudnya, terdapat kalimat yang berupa cerita, terdapat kalimat panjang, pendek, dan juga terdapat kalimat tanya. Sehingga apabila di deklamasikan dengan intonasi yang baik, pasti akan menghasilkan irama yang sangat bagus. Di samping itu, puisi ini juga tidak terikat seperti puisi lama yang pada umumnya bersajak AAAA atau ABAB. Dan di dalam puisi ini juga terdapat kalimat cerita sebagai awalan menulis puisi, banyak terdapat kata-kata diksi indah, dan kalimat yang cukup rumit namun menarik untuk dibaca.

    3. Ditinjau dari Bahasanya mengenai terdapat 2 analisis, yaitu :

    1. Pemakaian kata : dilihat dari pemakaian katanya, ada sebagian yang mengguanakan kata kiasan, sehingga bersifat imajinatif, dan bahasanya klise. Sebagian lagi menggunakan kata kata gamblang yang bermakna denotatif tetapi mempunyai makna kias. Sehingga kita harus menghubungkan koneksitas yang ada antara kalimat tersebut dengan kehidupan nyata sehingga baru muncul makna yang dimaksud penulis.

    2. Pemakaian kalimat : dilihat dari pemakaian kalimatnya, cukup lugas karena penulis mayoritas menggunakan bahasa sehari hari, walaupun sebagian ada yang menggunakan kata kata kias dan bahasanya bersifat klise. contohnya :
    1. pelan-pelan mengilang ditelan awan putih di ujung cakrawala London.
    2. di waktu fajar menjelang
    3. tanya yang mengkristal
    Tetapi, meski penulis menggunakan bahasa sehari hari yang sering kita gunakan, tidak begitu dengan maknanya, seperti yang saya jelaskan diatas, bahwa kita harus menghubungkan keseluruhan kalimat agar tercipta koneksitas, sehingga kita baru dapat mengambi kesimpulan dan mengerti apa yang penulis sebenarnya maksudkan.

    4. Ditinjau dari segi maksud nya, dalam puisi ini pengarang mencoba menceritakan tentang seorang lelaki yang merasa bimbang atas tindakan yang diambilnya saat itu. Ia begitu ragu dengan keputusunnya, apakah ia harus bertindak mengikuti kata hatinya atau dengan akal sehatnya. Semua keraguan lelaki itu pun berubah menjadi pertanyaan petanyaan batin yang ia sendiri pun merasa sulit untuk menjawabnya, hingga akhirnya lelaki itu pun berubah menjadi lelaki perkasa yang rapuh akibat pertanyaan pertanyaan yang sangat mengganggu kehidupan pribadinya.

    sekian pak
    maaf kalau pemahaman saya masih kurang (lagi)
    terima kasih.

    BalasHapus
  126. Novandiet E. Angginanda22 September 2010 07.51

    Novandiet Eersta Angginanda
    XII IPA 3 / 23

    Reanalisis

    1. Ditinjau dari aspek bentuk, puisi ini termasuk puisi kontemporer, yaitu puisi yang bersifat modern. Puisi ini tidak terpacu pada bentuk seperti rata kanan atau kiri seperti yang biasanya diterapkan pada puisi-puisi klasik.
    2. Ditinjau dari segi bunyi, puisi ini tidak seperti puisi lama yang umumnya berbunyi sama (AAAA atau ABAB), puisi ini bersajak bebas. Dan susunan kalimatnya mempunyai arti yang jika diurutkan dengan baik akan menghasilkan irama yang sangat bagus.
    3. Dari aspek penggunaan bahasa, yaitu kata, terdapat cukup banyak kata-kata konotasi yang agak susah dimengerti, kita harus lebih jeli untuk menemukan maksud yang terdapat dalam kata-kata tersebut. Sedangkan untuk kalimatnya, beberapa kalimat diulang, ini mempunyai makna penegasan. Kalimat yang dipakai kebanyakan adalah yang dipakai dalam kehidupan sehari-hari, tetapi kita harus benar-benar mencermati dan menghubungkan kalimat-kalimat tersebut dengan baik agar menemukan makna sesungguhnya yang terdapat dalam puisi tersebut.
    4. Dalam aspek arti,tujuan pengarang puisi Antara L-G ini menceritakan tentang kegundahan hati seorang lelaki, dimana dia akan menaniki pesawat dari London menuju ke kota asalnya untuk memenuhi panggilan orangtuanya, akan tetapi ia melihat seorang anak kecil yang kelihatan lemah tak berdaya, dia pun tak tega untuk meninggalkan anak kecil tersebut sehingga dia mengurungkan niat untuk pulang ke kota asalnya. Tetapi dia masih belum bisa menemukan tujuannya sampai akhir.

    Sekian pak, maaf kalau kurang baik.

    BalasHapus
  127. aditya rizki / 12IPA4 / 03

    Terdapat 4 aspek yang terkandung dalam puisi ini, yaitu :
    1. Bentuk
    2. Bunyi
    3. Bahasa
    4. Maksud

    1. Ditinjau dari bentuknya,
    Puisi "Antara L-G" merupakan puisi kontemporer. puisi kotemporer merupakan puisi yang tidak terpusat pada bentuk, bentuknya bebas sesuai apa yang diinginkan penulis. Dalam puisi "Antara L-G" penulisannya bebas dan tidak harus menggunakan aturan penulisan, seperti rata kanan, rata kiri, atau rata kanan dan kiri. tetapi lebih mengutamakan permainan bunyi dan permainan kata .

    2. Ditinjau dari Bunyi nya,
    puisi "Antara L - G" merupakan puisi yang bersajak bebas. Dalam puisi ini terdapat berbagai kalimat, maksudnya terdapat kalimat yang berupa cerita, terdapat kalimat panjang, pendek, dan juga terdapat kalimat tanya. Sehingga Puisi ini memiliki irama yang bagus. Dan memiliki sajak bebas yang berubah-ubah namun tetap indah bila dirasakan.

    3. Ditinjau dari Bahasanya mengenai terdapat 2 analisis, yaitu :
    1. Pemakaian kata : dalam puisi ini banyak menggunakan bahasa klise dan mengandung makna konotasi sehingga dapat memperindah puisi tersebut. Namun bahasa yang digunakan sedikit susah untuk dipahami karena banyak yang tidak digunakan dalam keseharian.
    2. Pemakaian kalimat : dilihat dari pemakaian
    kalimatnya, banyak kalimat yang diulang-ulang. Hal itu dapat menimbulkan penegasan yang lebih tentang apa yang ingin diungkapkan. Penulis banyak menggunakan bahasa sehari-hari akan tetapi bahasanya bersifat klise maka kita harus menghubungkan kalimat satu dengan yang lainya agar menimbulkan koneksitas sehingga kita dapat menarik kesimpulan dan mengerti apa yang diutarakan oleh penulis. contohnya :
    1. pelan-pelan mengilang ditelan awan putih di ujung cakrawala London.
    2. di waktu fajar menjelang
    3. tanya yang mengkristal

    4. Ditinjau dari maksudnya, yaitu :
    Puisi ini menceritakan seorang laki-laki yang mencoba melawan kegundahan hatinya, yaitu kegundahan yang berasal dari dalam perasaannya sendiri. Akhirnya laki-laki ini memilih kembali ke kampung halamannya, kembali pada ayah yang dikasihi, dan meninggalkan kegelapan kota London yang telah menemaninya selama ini. Namun saat telah kembali, laki-laki ini bingung, apa sebenarnya tujuan kembali? Untuk apa kembali? Bahkan laki-laki itu bertanya pada dirinya sendiri, siapakah dia sebenarnya?. Menurut pendapat saya, sebenarnya laki-laki ini sedang dalam masa pencarian jati diri yang ia sendiri tidak tahu kapan akan menemukannya.

    BalasHapus
  128. Nazala Ayunda
    XII IPA 3 / 21

    Hasil Reanalisis saya tentang puisi L-G

    Menurut saya, puisi ini adalah jenis kontemporer karena kebebasan bentuknya dan merupakan jenis kontemplasi, yaitu puisi yang awalnya berupa paragraf/ cerita.

    Aspek aspek peninjauan analisis puisi terbagi menjadi 4, yaitu
    1. Bentuk
    2. Bunyi
    3. Bahasa
    4. Maksud

    1.Ditinjau dari bentuknya, Puisi "Antara L-G" merupakan puisi kontemporer. Puisi kontemporer merupakan puisi yang tidak terpusat pada bentuk. Bentuk puisi lama yang terpusat pada bentuknya adalah puisi yang memiliki syarat - syarat tertentu pada penulisannya. Yaitu terletak pada pengaturan paragrafnya (seperti rata kanan-kiri) dan jumlah baris yang dimilikinya(harus 4 baris). Puisi yang seperti ini disebut puisi klasik. Sedangkan, puisi kontemporer adalah lawan dari puisi klasik yaitu tidak terfokus pada bentuknya, tetapi pada ketiga unsur yang lain, yaitu :
    1. Bunyi mengenai keindahan sajak dan irama
    2. Bahasa mengenai pemakaian kata dan kalimatnya
    3. Maksud(diksi dan nosinya)

    2.Ditinjau dari Bunyi nya puisi "Antara L - G" merupakan puisi yang bersajak bebas yang berubah-ubah namun tetap indah apabila dirasakan. Puisi ini mempunyai irama yang sangat bagus karena dalam puisi ini terdapat berbagai kalimat, maksudnya, terdapat kalimat yang berupa cerita, terdapat kalimat panjang, pendek, dan juga terdapat kalimat tanya. Sehingga apabila di deklamasikan dengan intonasi yang baik, pasti akan menghasilkan irama yang sangat bagus. Di samping itu, puisi ini juga tidak terikat seperti puisi lama yang pada umumnya bersajak AAAA atau ABAB. Dan di dalam puisi ini juga terdapat kalimat cerita sebagai awalan menulis puisi, banyak terdapat kata-kata diksi indah, dan kalimat yang cukup rumit namun menarik untuk dibaca.

    BalasHapus
  129. Nazala Ayunda
    XII IPA3 / 21

    Lanjutan reanalisis

    3. Ditinjau dari Bahasanya mengenai terdapat 2 analisis, yaitu :

    1. Pemakaian kata : dilihat dari pemakaian katanya, ada sebagian yang mengguanakan kata kiasan, sehingga bersifat imajinatif, dan bahasanya klise. Sebagian lagi menggunakan kata kata gamblang yang bermakna denotatif tetapi mempunyai makna kias. Sehingga kita harus menghubungkan koneksitas yang ada antara kalimat tersebut dengan kehidupan nyata sehingga baru muncul makna yang dimaksud penulis.

    2. Pemakaian kalimat : dilihat dari pemakaian kalimatnya, cukup lugas karena penulis mayoritas menggunakan bahasa sehari hari, walaupun sebagian ada yang menggunakan kata kata kias dan bahasanya bersifat klise. contohnya :
    1. pelan-pelan mengilang ditelan awan putih di ujung cakrawala London.
    2. di waktu fajar menjelang
    3. tanya yang mengkristal
    Tetapi, meski penulis menggunakan bahasa sehari hari yang sering kita gunakan, tidak begitu dengan maknanya, seperti yang saya jelaskan diatas, bahwa kita harus menghubungkan keseluruhan kalimat agar tercipta koneksitas, sehingga kita baru dapat mengambi kesimpulan dan mengerti apa yang penulis sebenarnya maksudkan.

    4. Ditinjau dari segi maksud nya, dalam puisi ini pengarang mencoba menceritakan tentang seorang lelaki yang merasa bimbang atas tindakan yang diambilnya saat itu. Ia begitu ragu dengan keputusunnya, apakah ia harus bertindak mengikuti kata hatinya atau dengan akal sehatnya. Semua keraguan lelaki itu pun berubah menjadi pertanyaan petanyaan batin yang ia sendiri pun merasa sulit untuk menjawabnya, hingga akhirnya lelaki itu pun berubah menjadi lelaki perkasa yang rapuh akibat pertanyaan pertanyaan yang sangat mengganggu kehidupan pribadinya.

    sekian pak
    maaf kalau pemahaman saya masih kurang (lagi)
    terima kasih.

    BalasHapus
  130. kevin / 12IPA4 / 20


    Analisi Puisi "Antara L-G"

    Dalam menganalisi suatu puisi terdapat beberapa lapis, antara lain:
    1. Lapis bentuk
    2. Lapis bunyi
    3. Lapis bahasa
    4. Lapis maksud/arti

    1. Bila dilihat dari lapis bentuk, puisi "Antara L-G" merupakan puisi kontemporer. Sebab dalam puisi tersebut memiliki kekhasan dalam segi tipografi susunan baris atau bait puisi yang cenderung aneh. Bentuknya terletak pada format penulisan paragraf seperti rata kanan-kiri. Dan dalam puisi tersebut menampilkan bentuk rata kiri yang penulisannya berawal atau dimulai dari sebelah kiri.

    2. Bila dilihat dari bunyi (sound stratum), yaitu persamaan bunyi di akhir baris dan berhubungan dengan rima/sajak. Dalam puisi "Antara L-G" ini menggunakan sajak bebas dalam arti lapis bunyi tidak dirumussajakkan sehingga penyampaian puisinya agak lebih luwes serta penulisannya sangat bervariasi tiap barisnya, ada yang pendek dan juga ada yang panjang sehingga menimbulkan kesan yang menarik.

    3. Bila dilihat dari lapis bahasa.
    dalam puisi kontemporer tersebut terdapat unsur replika yaitu pengulangan kata dengan maksud untuk menegaskan apa yang hendak disampaikan dalam puisi tersebut, misalnya: kata "tanya" dalam kutipan puisi "Antara L-G"

    tanya yang membuat semua jadi gundah.
    tanya yang membut jadi suka.
    tanya yang menggumpal di selakangan kehidupan

    Dan dalam puisi tersebut menggunakan kata makian, seperti: kata "nakal" seta memiliki kekhasan dalam segi penggunaan diksinya.

    4. Dilihat dari maksud
    menurut saya dalam puisi "Antara L-G" hendak menceritakan tentang perasaan seorang lelaki yang sedang gundah dan bingung. kegundahan dan kebingungan hati yang dia rasakan saat dia akan kembali ke tempat asalnya untuk menemui ayah dan rela meninggalkan London yang selama ini tempat tinggalnya. Namun saat dia kembali, dia bingung karena dia sendiri kembali tanpa tujuan? untuk apa dia kembali? dan dia bahkan menanyakan jati dirinya sendiri yang merasa ia belum faham betul dirinya akan hak dan kewajibannya saat itu.

    Sekian, Pak. Hasil dari analisi saya mengenai puisi "Antara L-G" yang dapat saya kemukakan. Mohon maaf apabila masih terdapat banyak kesalahan dalam menganalisi puisi.

    Terima kasih, Pak....

    BalasHapus
  131. Raka Andhito B.
    XII IPA 3 / 38

    Reanalisis puisi 'Antara L-G'

    Menurut saya puisi ini adalah jenis kontemporer karena kebebasan bentuknya dan merupakan jenis kontemplasi yaitu puisi yang awalnya berupa paragraf atau cerita

    Aspek peninjauan analisis terbagi menjadi 4 yaitu :
    1. Bunyi
    2. Bentuk
    3. Bahasa
    4. Maksud

    1. Ditinjau dari bentuknya puisi 'Antara L-G' merupakan puisi kontemporer karena tidak mengutamakan bentuk seperti rata kiri, rata kanan atau tengah tetapi lebih memainkan permainan kata dan permainan bunyi. Puisi kontemporer tidak seperti puisi lama yang terpusat pada bentuknya dan tidak memiliki syarat-syarat tertentu pada penulisannya

    2. Dilihat dari bunyinya puisi 'Antara L-G' merupakan puisi yang bersajak bebas. Tidak memiliki rima A B A B atau A A A A. Meskipun puisi ini tidak memiliki rima yang khas, tetapi enak untuk didengar dan indah saat dirasakan.

    3. Ditinjau dari Bahasa mengenai terdapat 2 analisis, yaitu :
    a) Pemakaian kata : dalam puisi ini banyak menggunakan kata konotasi (makna kias) yang bersifat imajinatif dan kata denotasi (makna sebenarnya). Sehingga kita harus menghubungkan kata yang satu dengan yang lain secara keseluruhan supaya tercipta sebuah koneksitas yang dapat memberikan arti sebenarnya dari puisi ini. Namun bahasanya agak sulit dipahami karena jarang kita dengar dalam kehidupan keseharian kita.
    b) Pemakaian kalimat : dilihat dari pemakaian kalimatnya, banyak kalimat yang ditulis berulang-ulang. Dapat menimbulkan penegasan yang lebih tentang apa yang ingin diungkapkan oleh penulis. Dan dalam pemahaman kita harus menemukan koneksitas dari keseluruhan kalimat supaya dapat dipahami arti dari puisi ini.

    4. Maksud
    Dalam puisi ‘Antara L-G’ pengarang ingin menceritakan seorang lelaki yang tinggal di London. Sebuah kota yang jauh dari tempat tinggal asalnya. Suatu saat ia ingin kembali ke tempat asalnya namun mulai merasakan gundah karena antara pilihan ya atau tidak. Ya untuk rasa suka untuk kembali ke tempat asalnya atau tidak kembali dan menolong seorang anak kecil yang tidak berdaya. Ia merasa ragu akan keputusannya sehingga dia pun merasa gundah gulana. Pada akhirnya lelaki itu menjadi rapuh karena pertanyaan yang membaur antara kembali ke tempat asalnya atau tidak.

    BalasHapus
  132. Rika Wulan N
    xii ipa 4/ 31

    Reanalisis:
    menurut saya, puisi berjudul "Antara L-G" dilihat dari 4 aspek, yakni:
    1. Aspek bentuk: puisi ini termasuk puisi kontemporer. Yaitu puisi modern yang tidak terikat pada aturan-aturan lama seperti rata kanan-kiri atau tiap bait terdiri atas 4 baris. Perkembangan bentuk puisi ini dapat dilihat dari bentuk pembukanya yang merupakan prosa.

    2. Aspek Arti atau makna: Puisi ini menceritakan tentang seorang lelaki perkasa yang tinggal lama di London yang sedang gundah. Pada gelap malam yang sepi, dia dihadapkan pada pilihan untuk terus berada di London atau kembali pada daerah (negara) asalnya yang merupakan kediaman ayahnya. Ada perasaan rindu untuk segera bertemu pada ayahnya, namun disisi lain hatinya berat meninggalkan sosok gadis yang menggoda perasaannya. Semua tanda tanya pada pikirannya mengkristal, antara suka dan duka.

    3. Aspek bunyi: pisi ini tidak terikat pada aturan lama puisi ABAB. Artinya, rima yang ditampilkan lebih bebas namun tidak kehilangan intisari dari pembuatan puisi sendiri yaitu meiliki keindahan pada setiap sajaknya.

    4. Aspek lapis bahasa:
    a. penggunaan kata konotasi(tersurat) artinya harus terlebih dahulu dicerna karena bukan makna yang sebenarnya. serta yang denotasi (tersirat)martinya memiliki makna yang sesungguhnya yang tidak memiliki makna tersembunyi.
    b. penggunaan majas, contohnya majas personifikasi. contoh:
    "sepi menyelinap di antara gelapnya malam",

    Terimakasih Bapak, untuk meluangkan waktu membaca reanalisis saya.

    BalasHapus
  133. Akbar Wiranata Kaunang
    XII IPA 4 / 04

    Reanalisis puisi 'Antara L-G'

    Aspek aspek peninjauan analisis puisi terbagi menjadi 4, yaitu
    1. Bentuk
    2. Bunyi
    3. Bahasa
    4. Maksud

    1. Ditinjau dari bentuknya, Puisi "Antara L-G" merupakan puisi kontemporer. Karena puisi kontemporer merupakan puisi yang tidak terpusat pada bentuk seperti puisi lama yang memiliki syarat - syarat tertentu pada penulisannya. Yaitu terletak pada pengaturan paragrafnya (seperti rata kanan-kiri) dan jumlah baris yang dimilikinya(harus 4 baris). Puisi yang seperti ini disebut puisi klasik. Sedangkan, puisi kontemporer adalah puisi yang tidak terfokus pada bentuknya, tetapi pada ketiga unsur yang lain, yaitu :
    1. Bunyi mengenai keindahan sajak dan irama
    2. Bahasa mengenai pemakaian kata dan kalimatnya
    3. Maksud(diksi dan nosinya)

    2. Ditinjau dari Bunyi nya puisi "Antara L-G" merupakan puisi yang bersajak bebas. Karena puisi ini tidak seperti puisi lama yang bersajak AAAA atau ABAB. Puisi ini mempunyai irama yang sangat bagus karena dalam puisi ini terdapat berbagai kalimat, maksudnya, terdapat kalimat yang berupa cerita, terdapat kalimat panjang, pendek, dan juga terdapat kalimat tanya. Sehingga apabila di deklamasikan dengan intonasi yang baik, pasti akan menghasilkan irama yang sangat bagus.

    3. Ditinjau dari Bahasanya mengenai terdapat 2 analisis, yaitu :
    1. Pemakaian kata : dilihat dari pemakaian katanya, ada sebagian yang mengguanakan kata kiasan, sehingga bersifat imajinatif, dan bahasanya klise. Sebagian lagi menggunakan kata kata gamblang yang bermakna denotatif tetapi mempunyai makna kias. Sehingga kita harus menghubungkan koneksitas yang ada antara kalimat tersebut dengan kehidupan nyata sehingga baru muncul makna yang dimaksud penulis.
    2. Pemakaian kalimat : dilihat dari pemakaian kalimatnya, cukup lugas karena penulis mayoritas menggunakan bahasa sehari hari, walaupun sebagian ada yang menggunakan kata kata kias dan bahasanya bersifat klise. contohnya :
    1. lampu kota yang tak berkedip, seolah kehidupan telah mati.
    2. pelan-pelan mengilang ditelan awan putih di ujung cakrawala London.
    3. Sisi gelap menepis sebuah perasaan hati seorang lelaki yang mencoba berontak melawan kegundahan hati
    4. di waktu fajar menjelang

    4. Maksud
    Menurut saya, puisi berjudul "Antara L-G" menceritakan tentang seorang lelaki yang dihadapkan oleh perasaan yang gundah ,terutama tentang masalah asal usul dirinya. Setelah bertemu seorang anak kecil yang tak berdaya sehingga membuat dirinya iba. Dia pun menjadi bingung antara pulang memenuhi panggilan orangtuanya atau tidak pulang dan menemani gadis kecil tersebut. Ia adalah lelaki yang sedang mencari jati dirinya, karena ia tidak tahu siapa dirinya dan beribu-ribu tanya berkecamuk dalam hatinya. Sampai-sampai semua pertanyaannya menjadi kristal, mengendap, tidak bisa lagi terurai dan terjawab. Kepulangannya pun menjadi suasana kegembiraan tetapi juga kegundahan .

    terima kasih . . ..

    BalasHapus
  134. Assalamu'alaykum.
    berikut ini adalah hasil reanalisis saya terhadap puisi "ANTARA L-G"

    puisi ini aneh. dari segi penyampaiannya yang tidak biasa yang dimulai dengan bercerita. tak perlu kaget karena puisi ini jenis puisi kontemporer, puisi yang bisa dikatakan lari dari puisi konvensional. lari dari ketetapan jumlah suku kata per bait, lepas dari rima. Namun meskipun 'lari', karya ini masih digolongkan jenis puisi. Ada yang membedakannya dengan karya sastra lainnya. misal: penggunaan kata yang singkat dan padat. Hanya saja ada pengketatan pemilihan kata dan diksi sehingga akan membentuk koneksitas pada akhirnya.

    untuk menganalisis puisi ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan supaya kita dapat mengetahu maksud dan tujuan dari pengarang.

    1. dari lapis bentuk
    seperti yang saya singgung diatas, puisi ini sudah tak terikat lagi dengan aturan penyusunan bentuk puisi. biasanya sebagian dari isi puisi kontemporer bisa dilihat dari bentuknya. sama halnya dengan puisi "ANTARA L-G" ini.

    2. ditinjau dari lapis bunyi.
    jelas- jelas terlihat bahwa puisi ini tak ada rima yang mematoknya. yang semakin memperjelas bahwa ini adalah jenis puisi kontemporer. namun, terdapat keindahan saat kita mendengarnya.

    3. Ditinjau dari lapis Bahasanya terdapat 2 analisis, yaitu :
    a) Pemakaian kata : dilihat dari pemakaian katanya, ada sebagian yang menggunakan kata kiasan, sehinggta membuat indah.sebagian lagi menggunakan kata yang bermakna denotatif tetapi mempunyai makna kias. Sehingga kita harus menghubungkan koneksitas yang ada antara kalimat tersebut sehingga tau apa yang dimaksud penulis.
    b) Pemakaian kalimat : dilihat dari pemakaian kalimatnya, cukup lugas karena penulis mayoritas menggunakan bahasa sehari hari, walaupun sebagian ada yang menggunakan kata kata kias dan bahasanya bersifat klise. contohnya :
    -pelan-pelan mengilang ditelan awan putih di ujung cakrawala London.
    -di waktu fajar menjelang
    -tanya yang mengkristal

    4. dan dari segi maksud..
    dalam puisi "Antara L-G" ini pengarang ingin menceritakan tentang kegundahan hati seorang pria yang berada diantara 2 keputusan. ya atau tidak. Hal ini dapat kita rasakan dari beberapa bukti. Pertama, diksi yang digunakan sangat kental dengan kata-kata apa, siapa, dan mengapa. Seperti pada bagian puisi:

    "Bapak aku mau pulang,
    pulang memenuhi panggilan yang aku sendiri tak mengerti apa arti dan maksutnya.
    Bapak, siapa aku?
    siapa dia?
    apa dan siap?
    mengapa semua berubah jadi tanya?
    tanya yang membuat semua jadi gundah."

    sekian reanalisis dari saya. maaf jika masih kurang sempurna.
    wassalamu'alaykum.

    BalasHapus
  135. Achmad Agoeh B.
    XII IPA4/01

    Assalamualaikum wr.wb.

    Hasil Reanalisis saya tentang puisi 'Antara L-G'

    Aspek aspek peninjauan analisis puisi terbagi menjadi 4, yaitu
    1. Bentuk
    2. Bunyi
    3. Bahasa
    4. Maksud

    1. Ditinjau dari bentuknya, Puisi "Antara L-G" merupakan puisi kontemporer. Karena puisi kontemporer merupakan puisi yang tidak terpusat pada bentuk seperti puisi lama yang memiliki syarat - syarat tertentu pada penulisannya. Yaitu terletak pada pengaturan paragrafnya (seperti rata kanan-kiri) dan jumlah baris yang dimilikinya(harus 4 baris). Puisi yang seperti ini disebut puisi klasik. Sedangkan, puisi kontemporer adalah puisi yang tidak terfokus pada bentuknya, tetapi pada ketiga unsur yang lain, yaitu :
    1. Bunyi mengenai keindahan sajak dan irama
    2. Bahasa mengenai pemakaian kata dan kalimatnya
    3. Maksud(diksi dan nosinya)

    2. Ditinjau dari Bunyi nya, puisi "Antara L - G" merupakan puisi yang bersajak bebas. Dalam puisi ini terdapat berbagai kalimat, maksudnya terdapat kalimat yang berupa cerita, terdapat kalimat panjang, pendek, dan juga terdapat kalimat tanya. Sehingga Puisi ini memiliki irama yang bagus. Dan memiliki sajak bebas yang berubah-ubah namun tetap indah bila dirasakan.


    3. Ditinjau dari Bahasanya terdapat 2 analisis, yaitu :
    a) Pemakaian kata : dilihat dari pemakaian katanya, ada sebagian yang menggunakan kata kiasan, sehingga bersifat imajinatif, dan bahasanya klise. Sebagian lagi menggunakan kata kata gamblang yang bermakna denotatif tetapi mempunyai makna kias, sehingga kita harus menghubungkan koneksitas yang ada antara kalimat tersebut dengan kehidupan nyata sehingga baru muncul makna yang dimaksud penulis.
    b) Pemakaian kalimat : dilihat dari pemakaian kalimatnya, cukup lugas karena penulis mayoritas menggunakan bahasa sehari-hari, walaupun sebagian ada yang menggunakan kata kata kias dan bahasanya bersifat klise. contohnya :
    1. pelan-pelan mengilang ditelan awan putih di ujung cakrawala London.
    2. di waktu fajar menjelang
    Meskipun penulis menggunakan bahasa sehari-hari yang sering kita gunakan,namun maknanya berbeda. Kita harus menghubungkan keseluruhan kalimat agar tercipta koneksitas, sehingga kita baru dapat mengambi kesimpulan dan mengerti apa yang penulis sebenarnya maksudkan.

    4. Makna puisi, Menurut pendapat saya Puisi "ANTARA L-G" ini menceritakan tentang seorang lelaki perkasa yang tinggal lama di London yang sedang gundah. Pada gelap malam yang sepi, dia dihadapkan pada pilihan untuk terus berada di London atau kembali pada daerah (negara) asalnya yang merupakan kediaman ayahnya. Ada perasaan rindu untuk segera bertemu pada ayahnya, namun disisi lain hatinya berat meninggalkan sosok gadis yang menggoda perasaannya. Semua tanda tanya pada pikirannya mengkristal, antara suka dan duka.


    Sekian dan Terima kasih....
    wassalamualaikum wr wb

    BalasHapus
  136. Dwima Yahyi Saylendri
    XII IPA 4/13

    menurut saya dalam puisi yang berjudul " natara L-G" ini mempunyai 4 aspek :
    1. aspek bentuk : dalm puisi tersebut menurut saya termasuk jenis kontemporer atau jenis puisi modern yang tidak mengikuti atura-aturan puisi lama yang harus menggunakan rata kiri dan setiap bait terdapat 4 baris .

    2. aspek bunyi : dalam puisi antara L-G tidak di dapati menggunakan aturan lama yang harus berirama AAAA atau ABAB jadi menggunakan irama yang bebas . namun meski begitu pembacaan dalam puisi tersebut masih enak di baca oleh pendengar.

    3. aspek bahasa : ditinjau dri bahasanya terdapat 2 analisis ..
    a)pemakaian kata : dilihat dari pemakaian katanya sebgian menggunakan kata kiasan sehingga bersifat imajinatif dan terkadang menggunkan kata-kata denotatif yang sebenarnya bermaknakan kiasan . hal ini dapat menimbulkan koneksitas di benak para pembaca seolah pembaca dibawa merasakan apa yang penulis ciptakan .

    b)pemakaian kalimat : dilihat dari pemkaian kalimatnya cukup lugas dan di mengerti karena penulis menggunakan bahasa sehri-hari akan tetapi bahasanya bersifat klise mk kita harus menghubungkan klimat stu dengan yang lainnya agar menimbulkan koneksitas sehingga kita dapat menarik suatu kesimpulan dn mengerti apa yang penulis ingin utarakan kepada pembacanya .

    4) maksud : dalam puisi tersebut menggambarkan bahwa ada seorang pria yng merasa bimbang karena harus dihadapkan dengan 2 pilihan yng sulit yaitu kembali pulang menemui bpakny walau dia tak tahu apa maksud tujuannya atau memilih untuk tetap tinggal karena tk tega melihat sosok mungil yang memelas .

    -terima kasih-

    BalasHapus
  137. Dwima Yahyi Saylendri
    XII IPA 4/13

    menurut saya dalam puisi yang berjudul " natara L-G" ini mempunyai 4 aspek :
    1. aspek bentuk : dalm puisi tersebut menurut saya termasuk jenis kontemporer atau jenis puisi modern yang tidak mengikuti atura-aturan puisi lama yang harus menggunakan rata kiri dan setiap bait terdapat 4 baris .

    2. aspek bunyi : dalam puisi antara L-G tidak di dapati menggunakan aturan lama yang harus berirama AAAA atau ABAB jadi menggunakan irama yang bebas . namun meski begitu pembacaan dalam puisi tersebut masih enak di baca oleh pendengar.

    3. aspek bahasa : ditinjau dri bahasanya terdapat 2 analisis ..
    a)pemakaian kata : dilihat dari pemakaian katanya sebgian menggunakan kata kiasan sehingga bersifat imajinatif dan terkadang menggunkan kata-kata denotatif yang sebenarnya bermaknakan kiasan . hal ini dapat menimbulkan koneksitas di benak para pembaca seolah pembaca dibawa merasakan apa yang penulis ciptakan .

    b)pemakaian kalimat : dilihat dari pemkaian kalimatnya cukup lugas dan di mengerti karena penulis menggunakan bahasa sehri-hari akan tetapi bahasanya bersifat klise mk kita harus menghubungkan klimat stu dengan yang lainnya agar menimbulkan koneksitas sehingga kita dapat menarik suatu kesimpulan dn mengerti apa yang penulis ingin utarakan kepada pembacanya .

    4) maksud : dalam puisi tersebut menggambarkan bahwa ada seorang pria yng merasa bimbang karena harus dihadapkan dengan 2 pilihan yng sulit yaitu kembali pulang menemui bpakny walau dia tak tahu apa maksud tujuannya atau memilih untuk tetap tinggal karena tk tega melihat sosok mungil yang memelas .

    -terima kasih-

    BalasHapus
  138. Ophelia Audiary K.
    XII IPA3/26

    Aspek-aspek peninjauan analisis puisi dibagi menjadi 4:
    1. Lapis bentuk
    2. Lapis bunyi
    3. Lapis bahasa
    4. Lapis arti

    1. Lapis bentuk
    Ditinjau dari lapis bentuk, puisi ini tergolong puisi kontemporer karena tidak berpusat pada bentuk, seperti pengaturan paragraf maupun jumlah baris yang dimiliki puisi. Artinya, puisi ini bentuknya bebas sesuai keinginan penulis. Puisi kontemporer merupakan jenis kontemplasi yaitu puisi yang awalnya berupa paragraf atau cerita.

    2. Lapis bunyi
    Ditinjau dari lapis bunyi, puisi ini bersajak bebas, tidak terikat seperti puisi lama yang bersajak AAAA atau ABAB. Namun tetap indah bila dirasakan.

    3. Lapis bahasa
    Ditinjau dari lapis bahasanya terdapat 2 analisis, yaitu
    a) pemakaian kata: menggunakan kata kias dan bahasa klise. Puisi ini agak sulit ditangkap maknanya sehingga kita harus mampu menghubungkan kata yang satu dengan yang lain agar tercipta koneksitas yang akan memberikan makna dari puisi ini
    b) pemakaian kalimat: banyak pengulangan kalimat (repetitif) yang dapat menimbulkan penegasan lebih tentang makna yang dimaksud.

    4. Lapis arti
    Maksud pengarang menulis puisi ini adalah ingin bercerita tentang kegundahan hati seorang lelaki perkasa. Dalam puisi dikatakan "antara ya dan tidak"; 'ya' karena sebenarnya ingin pulang bertemu ayah, 'tidak' karena tak tega dan ingin menolong anak kecil yg ia jumpai di bandara.

    -terimakasih pak, maaf bila ada salah kata-

    BalasHapus
  139. Vonny Prasetya Irgantara
    XII IPA 3/33

    Assalamu’alaykum..
    Bismillah..

    Berikut hasil reanalisis saya dari puisi Antara L-G:
    1.Lapis bentuk: merupakan puisi kontemporer tidak mementingkan bentuk, tetapi lebih mementingkan lapis bunyi dan lapis kata.
    Lapis bentuknya tidak meperhatikan keindahan atau kerapian yang ada pada puisi lama atau puisi kalsik ( terdiri dari 4baris, rata kanan, kiri atau tengah), tetapi pengarang menyusunnya acak, sesuai dengan bentuk yang menurutnya indah.
    “ …
    tapi pasti
    menggerayangi seluruh kujur tubuh
    aku
    terpana menatap
    tak tega membiarkan
    pelupuk mata mungil itu
    terpejam dalam rasa
    segala rasa.”

    2.Lapis bunyi: bersajak bebas atau tidak terikat dengan aturan puisi lama yang biasanya bersajak A-B-A-B atau A-A-A-A.
    “…
    Jelentik jari kiri mungil
    menyentuh
    ujung putting
    hitam kecoklatan,
    meliuk rasa panas
    menggelinjang
    merambat pelan
    dari telapak kaki kiri,
    ...“

    3.Lapis bahasa:
    a.Pemakaian kata: menggunakan kata konotataif dan denotative, bahasa klise, dan bersifat imajinatif, sehingga para pembaca tidak cukup hanya 1x membaca, membutuhkan beberapa kali pembacaan untuk lebih memahami maksudnya.
    “…
    aku
    terpana menatap
    tak tega membiarkan
    pelupuk mata mungil itu
    terpejam dalam rasa
    segala rasa.”
    b.Pemakaian kalimat: lugas karena sebagian besar menggunakan bahasa sehari-hari, namun ada beberapa yang menggunakan kata kias yang bahasanya bersifat klise.
    “…
    Tanya yang mrngkristal
    berbaur antara suka dan
    gundah. Membasmi kaki bumi
    L-G.”

    4.Lapis arti: seorang lelaki yang merasakan kegundahan yang luar biasa, sehingga ia tidak tahu tentang dirinya sendiri dan untuk apa ia memenuhi suatu panggilan untuknya. Suasana London pada saat itu sangat sepi yang ditandai oleh lampu yang tak berkedip, seolah kehidupan telah mati. Ia hendak menunggu pesawat yang akan mengantarkannya pulang ke bapaknya, namun di tengah penantiannya, ia melihat seorang anak mungil yang keadaannya sangat membuatnya prihatin, sehingga ia tidak tega untuk meninggalkannya. Akhirnya pesawat yang ia nanti-nan ti telah tiba, namun ia telah untuk menyadarinya karena ia terlalu larut dalam lamunannya, hingga akhirnya pesawat itu terbang menhilang diantara awan putih. Lelaki itu hanya dapat pasrah dan berjalan dengan segala kegundahan, kegelisahan, keraguan, dan ketidak tahuannya tentang jati diri dia yang sebenarnya dan ungtuk apa ia memenuhi sebuah panggilan untuknya. Semua itu membuatnya Nampak perkasa luarnya, namun sebernarnya ia sedang mengalami kerapuhan yang amat lur biasa di dalam hatinya.

    Alhamdulillah..
    Wassalamu'alaykum

    BalasHapus
  140. Nila Dwi Andhini XII IPA 3/22,

    Berikut hasil reanalisis saya pada puisi yang berjudul "Antara L-G"
    1. Ditinjau dari bentuknya, puisi tersebut merupakan puisi kontemporer. Puisi kontemporer merupakan puisi yang tidak terpusat pada bentuk. bentuk puisi lama memiliki syarat-syarat tertentu pada penulisannya, misalnya pada pengaturan paragraf (rata kanan-rata kiri) dan jumlah baris.

    2. Lapis bunyi, puisi antara L-G bersajak bebas, tidak terikat seperti puisi lama yang biasanya menggunakan sajak AAAA atau ABAB. Pada puisi tersebut juga terdapat kata yang kias yang apabila dibaca terdengar enak atau indah.

    3. Lapis bahasa, dibedakan menjadi dua, yaitu
    a. pemakaian kata: pada puisi tersebut ada sebagian yang menggunakan kata kiasan, sehingga bersifat imajinatif. Sebagian lagi bermakna denotatif tetapi mempunyai makna kias sehingga kita harus menghubungkan konektivitas yang ada antara kalimat tersebut dengan kehidupan nyata.
    b. pemakaian kalimat: kalimat yang digunakan cukup lugas karena penulis mayoritas menggunakan bahasa sehari-hari. Banyak juga kalimat yang diulang-ulang. Hal itu menimbulkan penegasan lebih tentang apa yang ingin diungkapkan penulis.

    4. Lapis arti: Menceritakan tentang kegundahan seorang lelaki perkasa yang ingin meninggalkan London dan kembali ke tempat asalnya. Ia mengalami kebimbangan yang luar biasa, apakah ia ingin menetap di kota London atau kembali ke tempat asalnya dan bertemu dengan Ayahnya. Kebimbangan itu semakin bertambah ketika ia melihat seorang gadis kecil yang kelihatannya meminta pertolongan. Ia menjadi lelaki perkasa yang bimbang, apakah ingin menolong gadis itu atau pulang menemui Ayahnya.

    BalasHapus
  141. M. Choirul Usroh
    XII IPA 4 / 24

    بسم الله الرحمن الرحيم

    Reanalisis menurut saya dibagi 4 yaitu.

    1. Dilihat dari bentuknya, Puisi "Antara L-G" merupakan puisi kontemporer. Puisi kontemporer merupakan puisi yang tidak terpusat pada bentuk. Bentuk puisi lama yang terpusat pada bentuknya adalah puisi yang memiliki syarat - syarat tertentu pada penulisannya. Yaitu terletak pada pengaturan paragrafnya (seperti rata kanan-kiri) dan jumlah baris yang dimilikinya(harus 4 baris). Puisi yang seperti ini disebut puisi klasik. Sedangkan, puisi kontemporer adalah lawan dari puisi klasik yaitu tidak terfokus pada bentuknya, tetapi pada ketiga unsur yang lain, yaitu :
    A. Bunyi mengenai keindahan sajak dan irama
    B. Bahasa mengenai pemakaian kata dan kalimatnya
    C. Maksud(diksi dan nosinya)

    2. Dilihat dari Bunyi nya puisi "Antara L - G" merupakan puisi yang bersajak bebas. Puisi ini mempunyai irama yang sangat bagus karena dalam puisi ini terdapat berbagai kalimat, maksudnya, terdapat kalimat yang berupa cerita, terdapat kalimat panjang, pendek, dan juga terdapat kalimat tanya. Sehingga apabila di deklamasikan dengan intonasi yang baik, pasti akan menghasilkan irama yang sangat bagus.

    3. Dilihat dari Bahasanya mengenai terdapat 2 analisis, yaitu :
    A. Pemakaian kata : dilihat dari pemakaian katanya, ada sebagian yang mengguanakan kata kiasan, sehingga bersifat imajinatif, dan bahasanya klise. Sebagian lagi menggunakan kata kata gamblang yang bermakna denotatif tetapi mempunyai makna kias. Sehingga kita harus menghubungkan koneksitas yang ada antara kalimat tersebut dengan kehidupan nyata sehingga baru muncul makna yang dimaksud penulis.
    B. Pemakaian kalimat : dilihat dari pemakaian kalimatnya, cukup lugas karena penulis mayoritas menggunakan bahasa sehari hari, walaupun sebagian ada yang menggunakan kata kata kias dan bahasanya bersifat klise. contohnya :
    * pelan-pelan mengilang ditelan awan putih di ujung cakrawala London.
    * di waktu fajar menjelang
    * tanya yang mengkristal
    Tetapi, meski penulis menggunakan bahasa sehari hari yang sering kita gunakan, tidak begitu dengan maknanya, seperti yang saya jelaskan diatas, bahwa kita harus menghubungkan keseluruhan kalimat agar tercipta koneksitas, sehingga kita baru dapat mengambi kesimpulan dan mengerti apa yang penulis sebenarnya maksudkan.
    4.Maksud puisi : puisi “Antara L-G” memiliki makna Seorang lelaki perkasa merasa gundah karena tinggal di negeri orang dan ingin pulang ke kampung halamannya. Ia merasa kesepian tinggal disana. Ketika ia memutuskan untuk kembali ke tempat asalnya, ia merasa resah apakah keputusan yang dibuatnya ini benar atau tidak. Ia merindukan ayahnyanya. Ia sendiri tidak mengerti arti dan maksudnya. Ia adalah lelaki yang mencari jati dirinya, karena ia tidak tahu siapa dirinya dan beribu-ribu tanya berkecamuk dalam hatinya. Sampai-sampai semua pertanyaannya menjadi kristal, mengendap, tidak bisa lagi terurai dan terjawab. Kepulangannya pun menjadi suasana kegembiraan tetapi juga kegundahan bagi dirinya.

    terima Kasih.

    BalasHapus
  142. Valensia Ayomi C. G.23 September 2010 06.29

    Valensia Ayomi C. G.
    XII IPA 4/34

    Puisi di atas yang berjudul “Antara L-G” mempunyai beberapa unsur, yaitu :
    1. Bentuk
    Puisi “Antara L-G” termasuk puisi yang berjenis kontemporer, karena pada awal puisi terdapat cerita atau paragraf. Puisi kontemporer lebih menonjolkan bahasa pemakaian ketimbang bentuk tulisan. Selain itu, puisi berjenis kontemporer tidak perlu menggunakan aturan penulisan, seperti rata kanan, rata kiri, atau rata tengah. Maka dari itu puisi kontemporer termasuk puisi bebas.
    2. Bunyi
    Bunyi pada puisi kontemporer di atas bisa dilihat dari cara pengucapannya. Puisi kontemporer termasuk puisi yang bebas, karena sajaknya tidak seperti puisi lama.
    3. Bahasa
    Pada puisi “Antara L-G” pemakaian kata dan kalimatnya menggunakan tafsiran atau klise, bermakna konotasi, kias, lugas, serta bersifat imajinatif. Contohnya seperti : pelan-pelan mengilang ditelan awan putih di ujung cakrawala London, tanya yang menggumpal di selakangan kehidupan, tanya yang mengkristal, atau membasahi kaki bumi L-G.
    4. Arti atau makna
    Puisi yang berjudul “Antara L-G” menceritakan tentang seorang lelaki yang akan kembali ke daerah asalnya setelah tinggal di London. Lelaki itu, dalam hatinya selalu diliputi oleh kegundahan. Bahkan, sesaat sebelum berangkat, ia masih bertanya-tanya dalam hatinya, mengenai maksud dan tujuan hidupnya untuk kembali ke asalnya, walaupun ia merasa senang karena akan bertemu dengan bapaknya. Ia juga bertanya tentang jati diri yang sebenarnya (Bapak, siapa aku?). Sampai akhirnya, dimana seharusnya ia sudah berada di dalam pesawat, ia masih saja gundah, dan pesawat pun meninggalkannya. Dalam perasaannya yang campur aduk menjadi satu, antara suka dan gundah, lelaki perkasa itu menjadi rapuh, ia menangis karena tanyanya semakin memuncak pada hatinya yang selalu gundah.

    --terima kasih--

    BalasHapus
  143. FIGHI FRIDYAWATI
    XII IPA 4 / 16

    REANALISIS :
    Aspek aspek peninjauan analisis puisi terbagi menjadi 4, yaitu
    1. Bentuk
    2. Bunyi
    3. Bahasa
    4. Maksud

    1. Ditinjau dari bentuknya, Puisi "Antara L-G" merupakan puisi kontemporer.
    Puisi Kontemporer adalah bentuk puisi yang berusaha lari dari ikatan konvensional puisi itu sendiri
    puisi kontemporer sudah jauh lebih bebas dari segala aturan seperti yang ada pada puisi lama dan bahkan puisi baru. Puisi kontemporer biasanya mengutamakan isi daripada bentuknya. Misalnya, rima, irama dan yang lainnya, tidak lagi terlalu diperhatikan dalam penyusunan puisi kontemporer. Meskipun puisi kontemporer telah bebas dari segala aturan seperti yang mengikat pada puisi lama dan bahkan puisi baru, tetapi ia tetap berbentuk puisi yang memiliki perbedaan dengan karya sastra yang lain. Karya sastra puisi tetap menggunakan bahasa yang singkat dan padat.
    Pemilihan kata atau diksi dalam puisi juga harus sangat selektif dan ketat. Kehadiran kata-kata dan ungkapan dalam puisi harus diperhitungkan dari berbagai segi, seperti makna, kekuatan citraan, dan jangkauan simboliknya. Butuh pemahaman untuk dapat menikmati keindahan puisi kontemporer.
    Puisi kontemporer memang cenderung berbentuk aneh dan ganjil.
    Puisi kontemporer karena merupakan puisi yang tidak terpusat pada bentuk, tidak seperti puisi klasik yang memiliki syarat - syarat tertentu pada penulisannya. Yaitu terletak pada pengaturan paragrafnya (seperti rata kanan-kiri) dan jumlah baris yang dimilikinya(harus 4 baris)

    2. Ditinjau dari Bunyi nya puisi "Antara L - G" merupakan puisi yang bersajak bebas. Tidak terikat seperti puisi lama yang pada umumnya bersajak AAAA atau ABAB. Sehingga apabila di deklamasikan dengan intonasi yang baik, pasti akan menghasilkan irama yang sangat bagus.

    3. Ditinjau dari Bahasanya terdapat 2 analisis, yaitu :
    a) Pemakaian kata : dilihat dari pemakaian katanya, ada sebagian yang menggunakan kata kiasan, sehingga bersifat imajinatif, dan bahasanya klise. Sebagian lagi menggunakan kata kata gamblang yang bermakna denotatif tetapi mempunyai makna kias, sehingga kita harus menghubungkan koneksitas yang ada antara kalimat tersebut dengan kehidupan nyata sehingga baru muncul makna yang dimaksud penulis.
    b) Pemakaian kalimat : dilihat dari pemakaian kalimatnya, cukup lugas karena penulis mayoritas menggunakan bahasa sehari-hari, walaupun sebagian ada yang menggunakan kata kata kias dan bahasanya bersifat klise. contohnya :
    1. pelan-pelan mengilang ditelan awan putih di ujung cakrawala London.
    2. di waktu fajar menjelang

    4. Dilihat dari maksud
    menurut saya dalam puisi "Antara L-G" hendak menceritakan tentang perasaan seorang lelaki yang sedang gundah dan bingung. kegundahan dan kebingungan hati yang dia rasakan saat dia akan kembali ke tempat asalnya untuk menemui ayah dan rela meninggalkan London yang selama ini tempat tinggalnya. Namun saat dia kembali, dia bingung karena dia sendiri kembali tanpa tujuan? untuk apa dia kembali? dan dia bahkan menanyakan jati dirinya sendiri yang merasa ia belum faham betul dirinya akan hak dan kewajibannya saat itu.

    sekian reanalisis dari saya.
    maaf bila ada kekurangan.
    terima kasih.

    BalasHapus
  144. fighi fridyawati23 September 2010 07.05

    FIGHI FRIDYAWATI
    XII IPA 4 / 16

    REANALISIS :
    Aspek aspek peninjauan analisis puisi terbagi menjadi 4, yaitu
    1. Bentuk
    2. Bunyi
    3. Bahasa
    4. Maksud

    1. Ditinjau dari bentuknya, Puisi "Antara L-G" merupakan puisi kontemporer.
    Puisi Kontemporer adalah bentuk puisi yang berusaha lari dari ikatan konvensional puisi itu sendiri
    puisi kontemporer sudah jauh lebih bebas dari segala aturan seperti yang ada pada puisi lama dan bahkan puisi baru. Puisi kontemporer biasanya mengutamakan isi daripada bentuknya. Misalnya, rima, irama dan yang lainnya, tidak lagi terlalu diperhatikan dalam penyusunan puisi kontemporer. Meskipun puisi kontemporer telah bebas dari segala aturan seperti yang mengikat pada puisi lama dan bahkan puisi baru, tetapi ia tetap berbentuk puisi yang memiliki perbedaan dengan karya sastra yang lain. Karya sastra puisi tetap menggunakan bahasa yang singkat dan padat.
    Pemilihan kata atau diksi dalam puisi juga harus sangat selektif dan ketat. Kehadiran kata-kata dan ungkapan dalam puisi harus diperhitungkan dari berbagai segi, seperti makna, kekuatan citraan, dan jangkauan simboliknya. Butuh pemahaman untuk dapat menikmati keindahan puisi kontemporer.
    Puisi kontemporer memang cenderung berbentuk aneh dan ganjil.
    Puisi kontemporer karena merupakan puisi yang tidak terpusat pada bentuk, tidak seperti puisi klasik yang memiliki syarat - syarat tertentu pada penulisannya. Yaitu terletak pada pengaturan paragrafnya (seperti rata kanan-kiri) dan jumlah baris yang dimilikinya(harus 4 baris)

    2. Ditinjau dari Bunyi nya puisi "Antara L - G" merupakan puisi yang bersajak bebas. Tidak terikat seperti puisi lama yang pada umumnya bersajak AAAA atau ABAB. Sehingga apabila di deklamasikan dengan intonasi yang baik, pasti akan menghasilkan irama yang sangat bagus.

    3. Ditinjau dari Bahasanya terdapat 2 analisis, yaitu :
    a) Pemakaian kata : dilihat dari pemakaian katanya, ada sebagian yang menggunakan kata kiasan, sehingga bersifat imajinatif, dan bahasanya klise. Sebagian lagi menggunakan kata kata gamblang yang bermakna denotatif tetapi mempunyai makna kias, sehingga kita harus menghubungkan koneksitas yang ada antara kalimat tersebut dengan kehidupan nyata sehingga baru muncul makna yang dimaksud penulis.
    b) Pemakaian kalimat : dilihat dari pemakaian kalimatnya, cukup lugas karena penulis mayoritas menggunakan bahasa sehari-hari, walaupun sebagian ada yang menggunakan kata kata kias dan bahasanya bersifat klise. contohnya :
    1. pelan-pelan mengilang ditelan awan putih di ujung cakrawala London.
    2. di waktu fajar menjelang

    4. Dilihat dari maksud
    menurut saya dalam puisi "Antara L-G" hendak menceritakan tentang perasaan seorang lelaki yang sedang gundah dan bingung. kegundahan dan kebingungan hati yang dia rasakan saat dia akan kembali ke tempat asalnya untuk menemui ayah dan rela meninggalkan London yang selama ini tempat tinggalnya. Namun saat dia kembali, dia bingung karena dia sendiri kembali tanpa tujuan? untuk apa dia kembali? dan dia bahkan menanyakan jati dirinya sendiri yang merasa ia belum faham betul dirinya akan hak dan kewajibannya saat itu.

    sekian reanalisis dari saya.
    maaf bila ada kekurangan.
    terima kasih.

    BalasHapus
  145. Dyah Putri Ayu Fajarani Simbolon
    XII - IPA 4

    Assalamualaikum Wr Wb

    1. Lapis bentuk
    Ditinjau dari lapis bentuk, puisi ini tergolong puisi kontemporer karena tidak berpusat pada bentuk, seperti pengaturan paragraf maupun jumlah baris yang dimiliki puisi. Artinya, puisi ini bentuknya bebas sesuai keinginan penulis. Puisi kontemporer merupakan jenis kontemplasi yaitu puisi yang awalnya berupa paragraf atau cerita.

    2. Lapis bunyi
    Ditinjau dari lapis bunyi, puisi ini bersajak bebas, tidak terikat seperti puisi lama yang bersajak AAAA atau ABAB. Namun tetap indah bila dirasakan.

    3. Lapis bahasa
    Ditinjau dari lapis bahasanya terdapat 2 analisis, yaitu
    a) pemakaian kata: menggunakan kata kias dan bahasa klise. Puisi ini agak sulit ditangkap maknanya sehingga kita harus mampu menghubungkan kata yang satu dengan yang lain agar tercipta koneksitas yang akan memberikan makna dari puisi ini
    b) pemakaian kalimat: banyak pengulangan kalimat (repetitif) yang dapat menimbulkan penegasan lebih tentang makna yang dimaksud.

    4. Lapis arti
    Maksud pengarang menulis puisi ini adalah ingin bercerita tentang kegundahan hati seorang lelaki perkasa. Dalam puisi dikatakan "antara ya dan tidak"; 'ya' karena sebenarnya ingin pulang bertemu ayah, 'tidak' karena tak tega dan ingin menolong anak kecil yg ia jumpai di bandara.

    Wassalamualaikum Wr Wb

    Maaf apabila banyak yang salah pak

    BalasHapus
  146. Dyah Putri Ayu Fajarani Simbolon
    XII - IPA 4

    Assalamualaikum Wr Wb

    Puisi ini dapat di nilai dari beberapa aspek yaitu :

    1. Lapis bentuk
    Ditinjau dari lapis bentuk, puisi ini tergolong puisi kontemporer karena tidak berpusat pada bentuk, seperti pengaturan paragraf maupun jumlah baris yang dimiliki puisi. Artinya, puisi ini bentuknya bebas sesuai keinginan penulis. Puisi kontemporer merupakan jenis kontemplasi yaitu puisi yang awalnya berupa paragraf atau cerita.

    2. Lapis bunyi
    Ditinjau dari lapis bunyi, puisi ini bersajak bebas, tidak terikat seperti puisi lama yang bersajak AAAA atau ABAB. Namun tetap indah bila dirasakan.

    3. Lapis bahasa
    Ditinjau dari lapis bahasanya terdapat 2 analisis, yaitu
    a) pemakaian kata: menggunakan kata kias dan bahasa klise. Puisi ini agak sulit ditangkap maknanya sehingga kita harus mampu menghubungkan kata yang satu dengan yang lain agar tercipta koneksitas yang akan memberikan makna dari puisi ini
    b) pemakaian kalimat: banyak pengulangan kalimat (repetitif) yang dapat menimbulkan penegasan lebih tentang makna yang dimaksud.

    4. Lapis arti
    Maksud pengarang menulis puisi ini adalah ingin bercerita tentang kegundahan hati seorang lelaki perkasa. Dalam puisi dikatakan "antara ya dan tidak"; 'ya' karena sebenarnya ingin pulang bertemu ayah, 'tidak' karena tak tega dan ingin menolong anak kecil yg ia jumpai di bandara.

    Wassalamualaikum Wr Wb

    Maaf apabila banyak yang salah pak

    BalasHapus
  147. Rizky.P.H/12IPA3/30

    1. Aspek Bentuk
    Puisi ini termasuk puisi kontemporer, yaitu puisi yang bersifat modern. Puisi ini tidak terpacu pada bentuk seperti rata kanan atau kiri seperti yang biasanya diterapkan pada puisi-puisi klasik.

    2. Aspek Bunyi
    Puisi ini tidak seperti puisi lama yang umumnya berbunyi sama AAAA atau ABAB, puisi ini bersajak bebas. Dan susunan kalimatnya mempunyai arti yang jika diurutkan dengan baik akan menghasilkan irama yang sangat bagus.

    3. Aspek Bahasa
    a. Pemakaian kata : pada puisi tersebut ada sebagian yang menggunakan kata kiasan, sehingga bersifat imajinatif. Sebagian lagi bermakna denotatif tetapi mempunyai makna kias sehingga kita harus menghubungkan konektivitas yang ada antara kalimat tersebut dengan kehidupan nyata.
    b. Pemakaian kalimat : kalimat yang digunakan cukup lugas karena penulis mayoritas menggunakan bahasa sehari-hari. Banyak juga kalimat yang diulang-ulang. Hal itu menimbulkan penegasan lebih tentang apa yang ingin diungkapkan penulis.

    4. Aspek Arti
    Tujuan pengarang puisi Antara L-G ini menceritakan tentang kegundahan hati seorang lelaki, dimana dia akan menaiki pesawat dari London menuju ke kota asalnya untuk memenuhi panggilan orangtuanya. Akan tetapi ia melihat seorang anak kecil yang kelihatan lemah tak berdaya, dia pun tak tega untuk meninggalkan anak kecil tersebut sehingga dia mengurungkan niat untuk pulang ke kota asalnya.

    BalasHapus
  148. Aqmarina kholishah
    XII ipa 4/06
    assalamualiakum wr.wb

    Hasil reanalisis

    Menurut saya puisi L-G merupakan puisi bentuk puisi kontemporer, puisi kontemporer sudah jauh lebih bebas dari segala aturan seperti yang ada pada puisi lama dan bahkan puisi baru. Puisi kontemporer biasanya mengutamakan isi daripada bentuknya. Misalnya, rima, irama dan yang lainnya, tidak lagi terlalu diperhatikan dalam penyusunan puisi kontemporer. Meskipun puisi kontemporer telah bebas dari segala aturan seperti yang mengikat pada puisi lama dan bahkan puisi baru, tetapi ia tetap berbentuk puisi yang memiliki perbedaan dengan karya sastra yang lain. Karya sastra puisi tetap menggunakan bahasa yang singkat dan padat. Pemilihan kata atau diksi dalam puisi juga harus sangat selektif dan ketat. Kehadiran kata-kata dan ungkapan dalam puisi harus diperhitungkan dari berbagai segi, seperti makna, kekuatan citraan, dan jangkauan simboliknya.dalam puisi kontemporer terdapat ketiga unsur yang lain, yaitu :

    A. Bunyi yang terdiri dari keindahan sajak dan irama
    B. Bahasa mengenai pemakaian kata dan kalimatnya
    C. Maksud



    A.menurut bunyinya puisi ini:
    Tidak seperti puisi yang lainya yang menggunakan sajak AAAA,ABABA puisi ini lebih cenderung bebas dan tidak terikat,sehingga setiap suku kata yang selalu mempunyai arti yang sangat luas sehingga setiap orang yang membacanya harus terlebih dahulu mencermati dan menelaah makna puisi tersebut.sehingga terdapat suatu komunikasi yang bersifat “estetis”dibandingkan dengan sebuah komunikasi yang bersifat pemahaman.


    B. Bahasa mengenai pemakaian kata dan kalimatnya:
    Dalam puisi ini yang berjudul L-G menggunakan kata-kata konvensional yang dijungkir-balikkan atau penciptaan kata-kata baru yang belum pernah ada dalam kosakata bahasa Indonesia.



    C.analisis makna dalam puisi:
    Dalam puisi yang berjudul L-G mendiskripsikan tentang pribadi lelaki yang mencari sebuah jati diri yang ada pada dirinya kebimbangan,akan sebuah masa depan,namun lelaki itu sadar akan kerisuan dalam hatinya semenjak sesosok orang tua yang penuh kasih sayang menunggunya,mengahrapkanya,dan menutupi segala kegundahanya hingga ia dibesarkan di negeri tercinta,dan ia kembali dari negeri perantauanya,untuk mengejar cita-cita dan angan-angan.

    mohon maf bila ada kesalahan harap maklum adanya pak,
    jazakumullah khairan katsira

    wassalam wr.wb

    BalasHapus
  149. Reysha Sibarani
    XII IPA 4/30

    HASIL REANALISIS PUISI

    Puisi diatas adalah sebuah puisi kontemporer. Sebelum kita membahas lebih jauh tentang puisi kontemporer, kita perlu mengenal dahulu makna dari “kontemporer” itu sendiri. Kontemporer adalah bersifat mutlak (absurd), ia tidak statis, namun mengikuti dinamika peralihan ruang dan waktu. Kontemporer berbeda dengan temporer, temporer bersifat sementara namun statis (hilang begitu saja ketika tenggelam, mudah rapuh), sedangkan kontemporer bersifat sementara namun dinamis (tidak akan hilang selama ruang dan waktu masih ada). Kontemporer bagi saya, bukanlah “kekinian”, tapi sebuah “kenyataan yang terjadi sekarang akibat masa lalu dan perubahannya untuk kedepan”, hal tersebut bisa apa saja, bisa keadaan diri kita, suasana di sekitar kita, dan lainnya.

    Puisi kontemporer adalah puisi dengan kebebasan yang sebenar-benarnya bebas, namun tidak kebablasan. Puisi kontemporer adalah puisi ekspresi, puisi penggalian, puisi hakikat. Puisi jenis ini, tidak mementingkan estetika berbahasa dan bertutur, namun lebih mengedepankan efek dari puisi tersebut. Atau dalam bahasa kasarnya, puisi yang to the point. Langsung kepada si penyair dan si penikmat puisi tersebut.

    Analisis makna puisi:
    Puisi diatas menceritakan tentang seseorang yang gundah. Seseorang yang belum mengenal dirinya sendiri, tidak mempunyai mimpi, serta tidak mampu menentukan jalan hidupnya sendiri. Keinginan ayahnya yang memaksa ia kembali dari London membuat ia semakin bertanya-tanya tentang siapakah dirinya, serta apakah tujuan hidupnya. Terlebih ketika sang tokoh telah menemukan sesuatu yang mencuri perhatiannya di London (mungkin cinta atau yang lainnya. Di dalam puisi tidak dijelaskan). Terlihat dari tulisannya, bahwa sang tokoh antara "ya" dan "tidak" bersedia meninggalkan London. Namun pada akhirnya, sang tokoh pun memutuskan untuk pulang.

    ~Terimakasih~

    BalasHapus
  150. Reysha Sibarani
    XII IP 4/30

    LANJUTAN..

    Ditinaju dari bunyinya:
    Puisi diatas bersajak bebas. Puisi ini tidak terikat pada peraturan-peraturan yang terdapat pada puisi lama seperti rima/sajak, jumlah suku kata. dll..

    Ditinjau dari bahasanya:
    Puisi diatas memakai bahasa yang cukup lugas, artinya langsung mngena pada sasaran. Penulis banyak menggunakan ungkapan-ungkapan, serta bahasa yang imajinatif.

    ~Terimakasih~

    BalasHapus
  151. Dennis Farina N
    XII IPA 4/10.
    Mereanalisis Puisi Antara L-G.
    Puisi "Antara L-G" mengisahkan tentang seorang lelaki yang dihadapkan oleh perasaan yang gundah ,terutama tentang asal usul dirinya.

    Aspek-aspek yang terkandung dalam puisi "Antara L-G", yaitu

    1. Dilihat dari bentuknya, Puisi "Antara L-G" merupakan puisi kontemporer. Puisi kontemporer merupakan puisi yang tidak terpusat pada bentuk. Bentuk puisi lama yang terpusat pada bentuknya adalah puisi yang memiliki syarat - syarat tertentu pada penulisannya. Yaitu terletak pada pengaturan paragrafnya (seperti rata kanan-kiri) dan jumlah baris yang dimilikinya(harus 4 baris). Puisi yang seperti ini disebut puisi klasik. Sedangkan, puisi kontemporer adalah lawan dari puisi klasik yaitu tidak terfokus pada bentuknya, tetapi pada ketiga unsur yang lain, yaitu :
    1. Bunyi mengenai keindahan sajak dan irama
    2. Bahasa mengenai pemakaian kata dan kalimatnya
    3. Maksud(diksi dan nosinya)

    2. Dilihat dari Bunyi nya puisi "Antara L - G" merupakan puisi yang bersajak bebas. Puisi ini mempunyai irama yang sangat bagus karena dalam puisi ini terdapat berbagai kalimat, maksudnya, terdapat kalimat yang berupa cerita, terdapat kalimat panjang, pendek, dan juga terdapat kalimat tanya. Sehingga apabila di deklamasikan dengan intonasi yang baik, pasti akan menghasilkan irama yang sangat bagus.

    3. Dilihat dari Bahasanya mengenai terdapat 2 analisis, yaitu :
    1. Pemakaian kata : dilihat dari pemakaian katanya, ada sebagian yang mengguanakan kata kiasan, sehingga bersifat imajinatif, dan bahasanya klise. Sebagian lagi menggunakan kata kata gamblang yang bermakna denotatif tetapi mempunyai makna kias. Sehingga kita harus menghubungkan koneksitas yang ada antara kalimat tersebut dengan kehidupan nyata sehingga baru muncul makna yang dimaksud penulis.
    2. Pemakaian kalimat : dilihat dari pemakaian kalimatnya, cukup lugas karena penulis mayoritas menggunakan bahasa sehari hari, walaupun sebagian ada yang menggunakan kata kata kias dan bahasanya bersifat klise. contohnya :
    1. pelan-pelan mengilang ditelan awan putih di ujung cakrawala London.
    2. di waktu fajar menjelang
    3. tanya yang mengkristal
    Tetapi, meski penulis menggunakan bahasa sehari hari yang sering kita gunakan, tidak begitu dengan maknanya, seperti yang saya jelaskan diatas, bahwa kita harus menghubungkan keseluruhan kalimat agar tercipta koneksitas, sehingga kita baru dapat mengambi kesimpulan dan mengerti apa yang penulis sebenarnya maksudkan.
    terina kasih-

    BalasHapus
  152. Assalamu'alaikum Wr. Wb

    Nama: Ramdini Nur A
    Kelas: XII IPA 4/29



    Dilihat dari bentuknya, Puisi "Antara L-G" merupakan puisi kontemporer. Puisi kontemporer merupakan puisi yang tidak terpusat pada bentuk. Bentuk puisi lama yang terpusat pada bentuknya adalah puisi yang memiliki syarat - syarat tertentu pada penulisannya. Yaitu terletak pada pengaturan paragrafnya (seperti rata kanan-kiri) dan jumlah baris yang dimilikinya(harus 4 baris). Puisi yang seperti ini disebut puisi klasik. Sedangkan, puisi kontemporer adalah lawan dari puisi klasik yaitu tidak terfokus pada bentuknya, tetapi pada ketiga unsur yang lain, yaitu :
    1. Bunyi mengenai keindahan sajak dan irama
    2. Bahasa mengenai pemakaian kata dan kalimatnya
    3. Maksud(diksi dan nosinya)

    Dalam menganalisi suatu puisi terdapat beberapa lapis, antara lain:
    1. Lapis bentuk
    2. Lapis bunyi
    3. Lapis bahasa
    4. Lapis maksud/arti

    1. Bila dilihat dari lapis bentuk, puisi "Antara L-G" merupakan puisi kontemporer. Sebab dalam puisi tersebut memiliki kekhasan dalam segi tipografi susunan baris atau bait puisi yang cenderung aneh. Bentuknya terletak pada format penulisan paragraf seperti rata kanan-kiri. Dan dalam puisi tersebut menampilkan bentuk rata kiri yang penulisannya berawal atau dimulai dari sebelah kiri.

    2. Bila dilihat dari bunyi (sound stratum), yaitu persamaan bunyi di akhir baris dan berhubungan dengan rima/sajak. Dalam puisi "Antara L-G" ini menggunakan sajak bebas dalam arti lapis bunyi tidak dirumussajakkan sehingga penyampaian puisinya agak lebih luwes serta penulisannya sangat bervariasi tiap barisnya, ada yang pendek dan juga ada yang panjang sehingga menimbulkan kesan yang menarik.

    3. Bila dilihat dari lapis bahasa.
    dalam puisi kontemporer tersebut terdapat unsur replika yaitu pengulangan kata dengan maksud untuk menegaskan apa yang hendak disampaikan dalam puisi tersebut, misalnya: kata "tanya" dalam kutipan puisi "Antara L-G"

    tanya yang membuat semua jadi gundah.
    tanya yang membut jadi suka.
    tanya yang menggumpal di selakangan kehidupan

    Dan dalam puisi tersebut menggunakan kata makian, seperti: kata "nakal" seta memiliki kekhasan dalam segi penggunaan diksinya.

    4. Dilihat dari maksud
    menurut saya dalam puisi "Antara L-G" hendak menceritakan tentang perasaan seorang lelaki yang sedang gundah dan bingung. kegundahan dan kebingungan hati yang dia rasakan saat dia akan kembali ke tempat asalnya untuk menemui ayah dan rela meninggalkan London yang selama ini tempat tinggalnya. Namun saat dia kembali, dia bingung karena dia sendiri kembali tanpa tujuan? untuk apa dia kembali? dan dia bahkan menanyakan jati dirinya sendiri yang merasa ia belum faham betul dirinya akan hak dan kewajibannya saat itu.

    Wassalamu'alaikum wr.wb

    BalasHapus
  153. Andreas W. I.
    XII IPA 3 / 06

    1. Aspek Bentuk
    Puisi ini termasuk kotemporer karena tidak mengikuti gaya penulisan pada puisi lama (rata kiri-rata kanan.

    2. Aspek Bunyi
    Dari aspek suara, penulis tidak menggunakan sajak tertentu, melainkan kebebasan emosionalnya

    3. Aspek Bahasa
    a. Pemakaian kata : Pada puisi ini, penulis memilih kata-kata denotasi pada umumya.
    b. Pemakaian kalimat : penulisan kalimat cukup unik, karena tiap kalimat memiliki arti emosional yang berbeda-beda, tergantung pembacanya.

    4. Aspek Arti
    Menurut saya pribadi, tujuan pengarang menulis puisi "Antara L-G", adalah untuk menceritakan kepada pembaca, hal yang membuat dirinya merasa gundah saat itu. Terlihat dari kata-kata yang ditulisnya, pengarang begitu gelisah dan pikirannya tidak mempunyai tujuan yang jelas. Kedatangan pesawat boeing untuk mengantarkannya pulang pun diacuhkannya. Di tengah kebimbangannya, pengarang mengalihkan perhatiannya kepada makhluk mungil (menurut saya mungkin kucing) yang ada di dekatnya. Tujuan untuk pulang pun tidak digubrisnya, karena pengarang kasihan kepada makhluk tersebut. Hingga pesawat lepas landas, dia masih termenung, bahkan gundah akibat apa yang telah dilakukannya (meninggalkan pesawat itu). Akhirnya, pengarang pun kembali kebingungan tentang tujuan dah kemauannya yang tidak jelas itu. berdaya, dia pun tak tega untuk meninggalkan anak kecil tersebut sehingga dia mengurungkan niat untuk pulang ke kota asalnya.

    Maaf pak, pengiriman terlambat. Saya bersalah.

    BalasHapus
  154. FITRI ARIFIANI
    XII IPA 4/17

    Menurut saya, puisi “Antara L-G” adalah jenis kontemporer karena puisi tersebut diawali dengan cerita. Selain itu, jika ditinjau dari:
    1. Bentuk :
    Merupakan puisi kontemporer yang tidak mementingkan bentuk,tetapi lebih mementingkan lapis bunyi dan permainan kata.Lapis bentuknya tidak memerhatikan keindahan atau kerapian yang ada pada puisi lama(terdiri dari 4 baris, rata kanan,kiri,atau tengah),tetapi pengarang menyusunnya secara acak,sesuai dengan bentuk yang menurutnya indah.
    Bunyi :
    Puisi kontemporer di atas mempunyai sajak bebas atau tidak terikat, tidak seperti puisi lama yang bersajak aaaa atau abab.
    Bahasa :
    Puisi tersebut, dalam pemakaian kata menggunakan bahasa klise yang bermakna konotasi, kias, lugas, serta bersifat imajinatif. Untuk itu, pembaca membutuhkan lebih dari sekali agar dapat memahami isi puisi tersebut.
    Arti Puisi :
    Puisi tersebut menggambarkan seorang lelaki yang ingin memenuhi panggilan hatinya, yaitu pulang kembali ke tempat bapaknya. Entah mengapa, di dalam puisi ini seperti ada seseorang yang sangat ingin ditemuinya, dan sepertinya orang tersebut bukanlah bapaknya, tetapi orang lain yang selalu membuatnya resah, gundah, gelisah, dan rindu ketika tidak bertemu.

    Terima kasih pak.

    BalasHapus
  155. Mirza Destiana Regita25 September 2010 06.52

    Mirza Destiana Regita
    XII IPA 4 / 22

    Reanalisis puisi " Antara L-G "

    Menurut saya puisi " Antara L-G " adalah jenis puisi kotemporer karena ditinjau dari beberapa aspek berikut :

    1. Bentuk
    Puisi jenis ini memiliki kekhasan dalam segi bentuk dan penggunaan diksinya. Puisi kontemporer sering disebut dengan puisi yang “lari” dari konvensional. Dalam hal ini, segi bentuk puisi ini pun cenderung aneh. Penggunaan kata-katanya seringkali memakai kata ejekan, makian, atau sindiran

    2. Bunyi
    Ditinjau dari Bunyi nya puisi "Antara L - G" merupakan puisi yang bersajak bebas. Puisi ini mempunyai irama yang sangat bagus karena dalam puisi ini terdapat berbagai kalimat yang berupa cerita, terdapat kalimat panjang, pendek, dan juga terdapat kalimat tanya. Sehingga apabila di deklamasikan dengan intonasi yang baik, pasti akan menghasilkan irama yang sangat bagus.

    3. Bahasa
    a. Pemakaian kata : dilihat dari pemakaian katanya , sebagian menggunakan kata kiasan sehingga bersifat imajinatif. Dan kadang menggunakan kata – kata denotatif yang sebenarnya bermakna kias. Hal ini dapat menimbulkan koneksitas dibenak para pembaca seolah pembaca dibawa merasakan apa yang penulis ciptakan .
    b. Pemakaian kalimat : dilihat dari pemakaian kalimatnya cukup lugas dan dimengeri karena penulis menggunakan bahasa sehari-hari akan tetapi bahasanya bersifat klise maka kita harus menghubungkan kalimat satu dengan yang lainya agar menimbulkan koneksitas sehingga kita dapat menarik kesimpulan dan mengerti apa yang penulis ingin utarakan kepada pembacanya.

    4. Di dalam puisi “Antara L-G” pengarang menceritakan seorang lelaki yang sedang dilanda rasa gundah dalam hatinya. Dia binggung menentukan apa yang sebenarnya menjadi tujuan hidupnya. Kegundahannya itu juga disebabkan karena dia harus memilih keputusan yang tepat dari semua hal yang dipertimbangkannya pada saat itu.

    Terima kasih Pak Iwan

    BalasHapus
  156. Mirza Destiana Regita25 September 2010 06.57

    Mirza Destiana Regita
    XII IPA 4 / 22

    Reanalisis puisi " Antara L-G "

    Menurut saya puisi " Antara L-G " adalah puisi kontemporer karena ditinjau dari beberapa aspek berikut :

    1. Bentuk
    Puisi jenis ini memiliki kekhasan dalam segi bentuk dan penggunaan diksinya. Puisi kontemporer sering disebut dengan puisi yang “lari” dari konvensional. Dalam hal ini, segi bentuk puisi ini pun cenderung aneh. Penggunaan kata-katanya seringkali memakai kata ejekan, makian, atau sindiran

    2. Bunyi
    Ditinjau dari Bunyi nya puisi "Antara L - G" merupakan puisi yang bersajak bebas. Puisi ini mempunyai irama yang sangat bagus karena dalam puisi ini terdapat berbagai kalimat yang berupa cerita, terdapat kalimat panjang, pendek, dan juga terdapat kalimat tanya. Sehingga apabila di deklamasikan dengan intonasi yang baik, pasti akan menghasilkan irama yang sangat bagus.

    3. Bahasa
    a. Pemakaian kata : dilihat dari pemakaian katanya , sebagian menggunakan kata kiasan sehingga bersifat imajinatif. Dan kadang menggunakan kata – kata denotatif yang sebenarnya bermakna kias. Hal ini dapat menimbulkan koneksitas dibenak para pembaca seolah pembaca dibawa merasakan apa yang penulis ciptakan .
    b. Pemakaian kalimat : dilihat dari pemakaian kalimatnya cukup lugas dan dimengeri karena penulis menggunakan bahasa sehari-hari akan tetapi bahasanya bersifat klise maka kita harus menghubungkan kalimat satu dengan yang lainya agar menimbulkan koneksitas sehingga kita dapat menarik kesimpulan dan mengerti apa yang penulis ingin utarakan kepada pembacanya.

    4. Di dalam puisi “Antara L-G” pengarang menceritakan seorang lelaki yang sedang dilanda rasa gundah dalam hatinya. Dia binggung menentukan apa yang sebenarnya menjadi tujuan hidupnya. Kegundahannya itu juga disebabkan karena dia harus memilih keputusan yang tepat dari semua hal yang dipertimbangkannya pada saat itu.

    Terima kasih Pak Iwan

    BalasHapus
  157. Miralda Yesssa Bella
    XII-IPA 4/21

    Dalam menganalisi suatu puisi terdapat beberapa lapis, antara lain:
    1. Lapis bentuk
    2. Lapis bunyi
    3. Lapis bahasa
    4. Lapis maksud/arti

    1. Bila puisi ini dilihat dari bentuknya maka puisi ini tergolong puisi kontemporer, mengapa?
    karena dalam puisi ini. Karena dilihat dari penyussunan paragaraf yang jauh berbeda dai puisi klasik.

    2 BUNYI. dalam puisi "Antara L-G" ini bersajak bebas dalam arti lapis bunyi tidak dirumussajakkan sehingga penyampaian puisinya agak lebih beda serta penulisannya sangat bervariasi tiap barisnya, ada yang pendek dan juga ada yang panjang sehingga menimbulkan kesan yang menarik.

    3.Lapis Bahasa, dalam lapis bahasa dibagi menjadi 2, yaitu :
    a.Pemakaian kata : pada puisi di atas, kata-kata yang digunakan adalah kata-kata kias yang bersifat imaginatif, contoh : ujung puting
    B.Pemakaian kalimat : dan kalimat yang dibuatpun memiliki arti yang membuat orang bertanya-tanya apa makna puisi di atas namun tergolong lugas dan jelas.

    3.Arti puisi :
    menurut saya arti puisi di atas menceritakan tentang seseorang yang merasakan sesuatau ynag tidak tahu apa yang sebenarnya dirasakan. dan dalam kepergiannya menuju london ia bingung akan jati dirinya.


    Sekian
    Terima Kasih.

    BalasHapus
  158. Tyas Juwitasari Djoyo
    XII IPA 4 / 33

    Puisi diatas termasuk puisi kontemporer karena berdasarkan aspek aspek meliputi aspek bentuk puisi, bunyi dalam puisi, bahasa yang digunakan dalam puisi, dan maksud atau tujuan dalam puisi tersebut.

    Hasil reanalisis saya tentang isi puisi diatas adalah
    seorang lelaki perkasa yang sedang merasa bimbang dan gundah karena ia merasa kesepian tinggal di negeri orang. Ia berpikir untuk kembali ke kampung halamannya, namun ia diliputi rasa resah akan keinginannya antara pilihan benar atau tidak akan keputusan yang diambilnya. Ia tidak tahu arah dan tujuannya. Ia masih labil dalam mengambil keputusan dan masih mencari jati diri akan siapa dirinya. Begitu juga akan kepulangannya.

    BalasHapus