Contoh : (x) Resensi buku nonfiksi yang diutamakan penulisannya adalah :
A. biografi penulis
B. landasan penulisan
C. tujuan penulisan
D. pokok-pokok penulisan
E. latar belakang penulisnya
Jawab : C. Analisis : Resensi adalah sebuah karya resensor terhadap sebuah karya
(buku) yang dilakukan dengan tujuan untuk membantu para calon
pembaca dalam memahami buku ( tentang isi buku, keberadaan buku
dan kelebihan dan kekurangan buku). Jadi sebuah resensi
yang diutamakan adalah tujuan penulisannya.
SOAL :1. Perhatikan penggalan drama berikut !
Ani
Hampir tiap engkau datang di sini, engkau kuberi
uang.Tak nyana, kalau sekarang berani datang di sini
dengan maksud mencuri.
Pengemis
Ampun, Nona, ampun.
Ani
Mau sekali lagi kau mencuri?
Pengemis
Saya tak akan mencuri bila saya punya uang.
Ani
Bohong!
Pengemis
Betul, Nona, sejak kemarin saya belum makan.
Ani
Mau bersumpah, bahwa engkau tak hendak
mencuri lagi?
Tema penggalan paragraf di atas adalah…
A. Kebaikan belum tentu dapat mengubah perilaku seseorang.
B. Pencuri pekerjaannya selalu berbohong
C. Seseorang yang tertangkap tangan ketika mencuri pasti membela dirinya mati-matian.
D. Seseorang mencuri karena terpaksa.
E. Kelaparan membuat seseorang nekat mencuri.
2. Penggalan naskah drama untuk soal nomor 17 dan 19
Ani
Tapi mengapa tadi mau mencuri?
Pengemis
(sedih) Tidak, nona, saya tidak akan sekali lagi. Dan saya sudah bersumpah.
Ya, saya sudah bersumpah.
Ani
(mengambil uang dari laci meja)
Awas, kalau sekali lagi engkau mencuri!
Bagaimanakah watak tokoh (Ani) pada pengemis …
A. Mengancam tidak memberi uang pada pengemis.
B. Pengemis bersumpah tidak akan mencuri lagi/
C. Pengemis sedig karena tidak mendapat uang dari Ani/
D. Tokoh Ani betapa pun kesalnya kepada pengemis tersebut, ia tetap memberi uang.
E. Sumpah pengemis tidak akan mengambil uang lagi.
3. Konflik apakah yang bukan penyebab pengemis mencuri....
A. Konflik batin sekaligus penyebab konflik dengan orang lain.
B. Akibat dari kemiskinannya.
C. Pengemis mempunyai motif bahwa ia bertindak demikian karena didesak kebutuhan hidup.
D. Ia lantas mengiba kepada orang lain atas nasib hidupnya sampai orang lain merasa kasihan.
E. Kesedihan karena khawatir tidak diberi uang oleh Ani.
4. Berdasarkan dialog antara pengemis dengan Ani, konflik apa yang ada dalam
diri pengemis...
A. Konflik batin
B. Konflik dengan orang lain
C. Konflik dengan profesinya
D. Konflik dengan dirinya sendiri
E. Konlik kepercayan
5. Amanat yang dapat diambil dari penggalan drama adalah…
A. Setiap manusia di dunia ini mencari penghidupan dengan jalannya sendiri.
B. Setiap manusia wajib bersumpah bila perilaku yang jelek diketahui orang.
C. Setiap manusia yang telah bersumpah pasti menepati janjinya.
D. Setiap manusia dapat mengancam seseorang yang merugikan dirinya.
E. Setiap manusia yang merugikan orang lain patut tidak dikasihani.
6. Dengan izin-Nya-lah kita bisa hadir dalam rangka pembukaan pelaksanaan
"Program Forum Warga" di daerah kita tercinta ini. Saya pun mengucapkan terima
kasih yang sebesar-besarnya kepada berbagai pihak yang telah hadir dalam
kegiatan kita kali ini.
Kalimat sambutan di atas masuk dalam bagian…
A. Kesimpulan C. Isi E. Saran
B. Penutup D. Pembuka
7. …………….dapat saya sampaikan. Kami mohon maaf jika ada kekurangan
selama acara kegiatan pembukaan ini. Semoga Tuhan Yang Mahakuasa memberkahi niat
baik kita. Selain itu, semoga kegiatan "Program Forum Warga" ini ke depannya dapat
terlaksana dengan baik. Amin.
Kalimat rumpang di atas apat menjadi benar jika ditambah dengan …
A. Demikian sambutan yang...
B. Akhirnya .....
C. Oleh karena itu......
D. Paling ujung...
E. Sehingga.
8. Maka tersebutlah perkataan Merah Silu (diam) di Rimba Jerau itu. Sekali peristiwa
pada suatu hari Merah Silu pergi berburu. Ada seekor anjing dibawanya akan perburuan
Merah Silu itu, bernama si Pasai. Dilepaskannya anjing itu. Lalu, ia menyalak di atas
tanah tinggi itu. Dilihatnya ada seekor semut, besarnya seperti kucing. Ditangkapnya
oleh Merah Silu semut itu, lalu dimakannya. Tanah tinggi itupun disuruh Merah Silu tebas
pada segala orang yang sertanya itu.
Setting penggalan hikayat terjadi pada …
A. Rimba Jerau
B. Pada suatu hari
C. Tanah tinggi
D. Merah silu
E. Pagi hari
Soal untuk nomor 24 sampai 25
Kemudian dari itu, Sultan Malik as-Saleh menyuruhkan Sidi ‘Ali Ghijas ad-Din
ke negeri Perlak meminang anak Raja Perlak. Adapun Raja Perlak itu beranak tiga orang
perempuan, dan yang dua orang itu anak gehara, dan seorang anak gundik, Puteri Ganggang
namanya. Telah Sidi ‘Ali Ghijas ad-Din datang ke Perlak, ketiga ananda itu ditunjukkannya
kepada Sidi ‘Ali Ghijas ad- Din. Adapun Puteri yang dua bersaudara itu duduk di bawah,
anaknya Puteri Ganggang itu didudukkan di atas tempat yang tinggi, disuruhnya mengupas pinang.
Dan akan saudaranya kedua itu berkain warna bunga air mawar dan berbaju warna bunga jambu,
bersubang lontar muda, terlalu baik parasnya. Sembah Sidi ‘Ali Ghijas ad-Din kepada raja Perlak
9. Alur penggalan hikayat di ata adalah ...
A. Campuran
B. Flasback
C. Maju mundur
D. Maju
E. takberaturan
10. Ciri yang nampak pada penggalan hikayat di ats adalah …
A. Istana sentris
B. Menggunakan bahasa Melayu
C. Anonim
D. Bahasa sukar dipahami
E. Fiksi
11. Judul Buku : Wawancara dengan J.K.
Rowling : Pencipta Harry Potter
Penulis : Lindsey Fraser
Penerbit Gramedia Pustaka Utama, Jakarta , 2004
Tebal 64 halaman
Penggalan resensi di atas masuk dalam …
A. Gambaran umum buku
B. Daftar pustaka
C. Identitas pengarang
D. Identitas buku
E. Identitas penerbit buku
12. Siapakah sesungguhnya J.K. Rowling dan bagaimana Harry Potter
diciptakan? Inilah barangkali pertanyaan terbesar yang diajukan banyak orang.
Ini pula yang ditelisik Lindsey Frazer dalam buku Wawancara dengan J.K. Rowling,
pencipta Harry Potter M. Lindsey Fraser adalah seorang pemerhati buku anak-anak
ternama dan pemimpin sebuah organisasi yang mendorong minat baca dan
memperkenalkan bacaan anak. Melalui buku kecil ini, ia berhasil menguak
latar belakang kehidupan J.K. Rowling, bagaimana ide penciptaan kisah
Harry Potter, proses penulisan dan resep apa yang digunakan sehingga buku
ini mencapai kesuksesan yang luar biasa, termasuk juga rencana J.K. Rowling
dalam penulisan dua buku terakhirnya nanti. Buku ini juga memaparkan tinjauan
ringkas dan padat atas lima seri Harry Potter yang telah diterbitkan.
Penggalan resensi di atas, Lindsey Frazer, membicarakan…
A. Herry Potter.
B. Wawancara Lindsey Frazer dengan J.K Rowling
C. Novel Herry Potter
D. J.K Rowling
E. Tujuan buku
13. Resensi merupakan ulasan tentang keunggulan dan kelemahan buku, sedangkan tujuan dari resensi buku adalah ...
A. Peresensi memahami sepenuhnya tujuan pengarang buku.
B. Peresensi menyadari sepenuhnya tujuan meresensi karena sangat menentukan
corak resensi yang akan dibuat.
C. Peresensi memahami betul latar belakang pembaca yang menjadi sasarannya
D. Peresensi memahami karakteristik media cetak yang akan memuat resensi.
E. Memberikan informasi atau pemahaman yang komprehensif tentang apa
yang tampak dan terungkap dalam sebuah buku.
14. Melihat temanya, Salah Asuhan yang terbit tahun 1928 membawa pembaharuan
dalam kesusastraan di Indonesia pada zaman itu. Namun, tema seperti ini tidak lekang
dimakan masa. Sekarang banyak bangsa kita yang melakukan perkawinan ras. Oleh
sebab itu, novel ini sangat baik dibaca oleh remaja agar lebih berhati-hati dalam
memilih pasangan hidup. Di samping itu bahasa yang digunakan pengarang sudah
lebih baik daripada novel-novel terdahulu. Walaupun terdapat bahasa asing
dan istilah-istilah bahasa Minangkabau, tidak mengganggu pemahaman cerita.
Kutipan resensi buku fiksi tersebut menampilkan ....
A. Kepengarangan dan permasalahan
B. Kelemahan dan keunggulan buku
C. Bahasa pengarang dan kepengarangan
D. Keunggulan dan kesimpulan
E. Latar belakang buku dan identitas buku
15. Oleh karena itu, wajar apabila ada pembaca novel ini –termasuk saya– menerapkan
pola membaca ala tokoh Aku tadi. .Ada beberapa bab yang bisa diabaikan, jika tidak ingin
berlarut-larut dengan permainan kata yang sebenarnya indah, tetapi akhirnya justru menjemukan.
Seperti Bab 7 "Cinta dan Bencana" (hlm. 53), Bab 16 "Negeri Cahaya" (hlm. 135), dan bab 19
"Sang Mata di Tepi Pantai" (hlm.163), serta bab 20 "Utopia Ketiadaan" (hlm.173).
Namun, jangan coba mengabaikan bab-bab pertama di buku ini, yang walau menjemukan,
tetap saja menjadi rangkaian fragmen yang akhirnya saling berkait kendati tak berurut
satu sama lainnya.
Kalimat berikut yang menunjukkan kelemahan resensi adalah...
A. Oleh karena itu, wajar apabila ada pembaca novel ini –termasuk saya– menerapkan pola membaca ala tokoh Aku
B. tadi. Ada beberapa bab yang bisa diabaikan, jika tidak ingin berlarut-larut dengan permainan kata yang sebenarnya indah, tetapi akhirnya justru menjemukan.
C. Seperti Bab 7 "Cinta dan Bencana" (hlm. 53), Bab 16 "Negeri Cahaya" (hlm. 135), dan bab 19 "Sang Mata di Tepi Pantai" (hlm.163), serta bab 20 "Utopia Ketiadaan" (hlm.173).
D. Namun, jangan coba mengabaikan bab-bab pertama di buku ini, yang walau menjemukan, tetap saja menjadi rangkaian fragmen
E. yang akhirnya saling berkait kendati tak berurut satu sama lainnya.
16.Perhatikan penggalan wawancara berikut ini !
Apa yang sebenarnya menjadi inspirasi bagi karya-karya Anda sehingga
karya-karya tersebut banyak menyinggung soal kemanusiaan yang berkaitan
dengan politik?
Aku menganggap sumberku dalam berkaryaa adalah kehidupan sehari-hari.
Realitas ini sendiri. Ya, bisa aja orang kemudian berimajinasi ada mahluk di Mars
atau apa, aku pikir itu sah saja. Tapi untuk karyaku, aku berpikir memang sumbernya
adalah kehidupan kita yang hari per hari ini. Dalam kehidupan sehari-hari
ini kan banyak sekali peristiwaperistiwa. Misalnya, ketidakadilan terhadap
orang kecil, pembunuhan, penganiayaan, atau perampokan. Hanya gara-gara,
misalnya, orang itu tak punya uang, (maka orang itu) rela merampok dan membunuh
untuk uang sekitar dua puluh ribu dan itu realitas dalam masyarakat kita.
Kalimat utama paragraf wawancara adalah ...
A. Aku menganggap sumberku dalam berkarya adalah kehidupan sehari-hari.
B. Realitas ini sendiri. Ya, bisa aja orang kemudian berimajinasi ada mahluk di Mars
atau apa, aku pikir itu sah saja.
C. Tapi untuk karyaku, aku berpikir memang sumbernya adalah kehidupan kita
yang hari per hari ini.
D. Dalam kehidupan sehari-hari ini kan banyak sekali peristiwaperistiwa.
Misalnya, ketidakadilan terhadap orang kecil, pembunuhan, penganiayaan,
atau perampokan.
E. Hanya gara-gara, misalnya, orang itu tak punya uang, (maka orang itu)
rela merampok dan membunuh untuk uang sekitar dua puluh ribu dan itu realitas
dalam masyarakat kita.
17. Seringkali, di tengah jalan, lho tokohnya mau dibawa ke mana, eh akhir ceritanya
bagaimana yah, saya jadi bingung. Hal seperti itu kadang saya alami.namun, ada juga
saya dalam situasi secara psikologis juga memang sedang betul-betul mood, semangat,
asyik dan saya merasa cerita ini betul-betul menyatu dengan saya. Misalnya,
"Makan Malam" itu saya selesaikan dalam waktu dua jam. Saya tuh tidak pernah
menulis cerpen sekali tulis walaupun banyak penulis lain (setelah) menulis, tidak
dibaca lagi, langsung kirim. Saya tidak bisa seperti itu. Saya akan teliti lagi logikanya
bahasanya, seperti itulah.
Pertanyaan yang tepat berdasarkan penggalan jawaban wawancara adalah …
A..Kendala yang biasa Anda alami saat menulis dan menyelesaikan sebuah cerpen?
B.,Situasi seperti apa yang Anda alami saat menyelesaikan sebuah cerpen?
C.Pernahkan anda menyelesaikan cerpen Anda di tengah jalan?
D. Apakah dalam menyelesaikan sebuah cerpen diperlukan suasana
yang betul-berul mood?
E."Makan Malam" itu saya selesaikan dalam waktu dua jam.
18.Kegiatan yang dilakukan saat menyimak empatik seperti yang terlihat pada
jawaban berikut, kecuali…
A.Perhatikan isyarat-isyarat nonverbal (gerak-gerik anggota tubuh)
B.Menempatkan diri pada posisi orang lain;
C.Memusatkan perhatian pada pesan
D.Memperhatikan pada penampilan.
E.Jangan mengalihkan perhatian ketika wawancara berlangsung
19.Dalam kegiatan wawancara, Jawaban berikut bukan termasuk kegiatan menyimak waktual, yakni…
A. Memusatkan perhatian pada pesan-pesan orang lain.
B. Berusaha mendapatkan fakta-fakta.
C. Berkonsentrasi pada masalah yang yang akan kita pahami.
D. Mendengarkan informasi sebaik-baiknya.
E. Mengalihkan perhatian pada saat wawancara.
20. Sebelum kegiatan wawancara berlangsung, ada beberapa langkah-langkah yang
perlu dipersiapkan, yakni...
A. Mengajukan pertanyaan yang tidak bertele-tele.
B. Mampu mempertahankan suasana agar tetap santai, bebas, dan sopan.
C. Mampu memaksimalkan memori, tak banyak mencatat di bloknote
D. Mempelajari permasalahan dan menyiapkan pertanyaan.
E. Terampil menarik kesimpulan.
21. Setelah tahap persiapan dalam wawancara dilakukan, maka langkah berikutnya
adalah tahap pelaksanaan wawancara yang meliputi…
A. Menentukan masalah yang akan dibicarakan.
B. Menentukan arah permasalahan yang akan digali.
C. Menghubungi dan membuat janji dengan orang yang akandiwawancarai.
D. Menyiapkan peralatan yang diperlukan dalam wawancara.
E. Selalu menjaga komitmen dan tak lupa mengucapkan terima kasih setelah
selesai wawancara.
22. Paragraf untuk soal nomor 22 dan 23
Saya memang sejak kecil menulis. Kemudian, mulai menulis fiksi dalam bentuk
cerpen waktu SMP di mading (majalah dinding). Ketika SMA, saya menulis juga.
Tahun 1989, ada lomba (menulis cerpen yang diselenggarakan harian Kompas).
Sekitar 4000 lebih naskah masuk ke redaksi Kompas. Waktu itu, cerpen saya berjudul
"Daun-Daun Kering" mendapat juara harapan (pemenang harapan sekitar sepuluh orang).
Karya pemenang kemudian dipublikasikan. Saya (sejak itu) mulai terpacu secara serius
untuk menulis fiksi. Caranya, saya membaca banyak buku. Kebetulan, saya adalah
orang yang suka belajar diam-diam.
Hal penting yang dikemukakan pada penggalan jawaban wwancara adalah …
A. Sejak kecil saya gemar menulis.
B. Saya mulai menulis fiksi bentuk cerpen waktu SMP di Mading.
C. Perlombaan menulis cerpen yang diselenggarakan oleh kompas.
D. Cerpen saya berjudul "Daun-Daun Kering" mendapat juara harapan
E. Saya adalah orang yang suka belajar diam-diam.
23. Rangkuman yang tepat berdasarkan paragraf di atas adalah…
A. Saya sejak kecil menulis. Menulis fiksi di mading Tahun 1989, mengikuti
lomba menulis cerpen yang diselenggarakan harian Kompas. Waktu itu,
cerpen saya berjudul "Daun-Daun Kering" mendapat juara harapan (pemenang
harapan sekitar sepuluh orang). Karya pemenang kemudian dipublikasikan. Saya
(sejak itu) mulai terpacu secara serius untuk menulis fiksi.
B. Saya sejak kecil menulis. Tahun 1989, mengikuti lomba menulis cerpen yang
diselenggarakan harian Kompas. Cerpen saya berjudul "Daun-Daun Kering"
mendapat juara harapan Karya pemenang kemudian dipublikasikan. Saya
(sejak itu) mulai terpacu secara serius untuk menulis fiksi.
C. Saya sejak kecil menulis. Tahun 1989, mengikuti lomba menulis cerpen yang
diselenggarakan harian Kompas. Sekitar 4000 lebih naskah masuk ke redaksi
Kompas. Cerpen saya mendapat juara harapan (pemenang harapan sekitar
sepuluh orang). Karya pemenang kemudian dipublikasikan.
Caranya, saya membaca banyak buku. Kebetulan, saya adalah orang yang suka
belajar diam-diam.
D. Tahun 1989, mengikuti lomba menulis cerpen yang diselenggarakan harian Kompas.
Waktu itu, cerpen saya berjudul "Daun-Daun Kering" mendapat juara harapan
(pemenang harapan sekitar sepuluh orang).
E. Saya sejak kecil menulis. Tahun 1989, mengikuti lomba menulis cerpen yang
diselenggarakan harian Kompas. cerpen saya berjudul "Daun-Daun Kering"
mendapat juara harapan (pemenang harapan sekitar sepuluh orang).
Karya pemenang kemudian dipublikasikan. Saya (sejak itu) mulai terpacu
secara serius untuk menulis fiksi. Caranya, saya membaca banyak buku.
Kebetulan, saya adalah orang yang suka belajar diam-diam
24. Bagaimana prospek lukisan kaca ini?
Hobi ini ketika krisis moneter melanda, sempat jadi salah satu primadona handy craft. Pelakunya yang bisa dihitung dengan jari itu, menikmati betul momen tersebut. Namun, hobi ini belum bisa dipakai sebagai penopang hidup. Harga jualnya tinggi karena bahan bakunya cukup mahal. Pasar ada, tapi kecil.
Tanggapan paragraf wawancara di atas adalah…
A. Handy craft meski belum dapat dipakai sebagai penopang hidup namun perlu
dikembangkan.
B. Para pelaku bisnis handy craft dapat dihitung dengan jari.
C. Handy craft sebagai primadona muncul ketika krisis moneter melanda.
D. Harga jual handy craft yang tinggi karena bahan bakunya mahal.
E. Handy craft memiliki pasar tapi kecil
25. Apabila anda sebagai siswa SMU akan mewawancarai seorang mahasiswa teladan
secara resmi, maka kalimat pembuka yang baik adalah ....
A. Kenalan dulu dong! Saya siswa SMU. Bolehkah saya nanya dikit prestasi
Anda di bidang studi?
B. Bolehkah saya berkenalan. Saya siswa SMU. Jika Anda tidak berkeberatan,
saya ingin ngobrol sedikit tentang prestasi Anda di bidang studi.
C. Kenalkan dulu Mas, saya siswa SMU. Ngomongngomong, jika Anda ada waktu,
saya ingin nanya dikit tentang prestasi Anda di bidang studi.
D. Bolehkah saya memperkenalkan diri saya kepada Anda? Saya siswa SMU.
Jika anda berkenan, saya ingin berbincang-bincang seputar prestasi Anda
di bidang studi.
E. Saya siswa SMA ingin wawancara dengan mas, boleh, ya ! Please!
26. Perhatikan contoh wawancara untuk soal no.26 dan 27.
Rani, bagaimana cara kamu mengatur jadwal sehari-hari?
Saya dibantu oleh ibu; yang jelas saya selalu mengutamakan sekolah.
Sebagai atlet basket putri apa kamu juga masih peduli pada penampilan?
Hahaha...ya tentu. Saya juga kan perempuan. Lagipula di masa remaja seperti
ini kita harus rajin menjaga kecantikan dan kesehatan kulit. Apalagi saya sering
latihan di lapangan terbuka. Jika tidak dijaga, kulit saya akan kusam. Bisa-bisa nggak
ada yang naksir.
Lalu, prestasi Rani yang paling membanggakan?
Eu... saya waktu kelas IX pernah menjuarai pertandingan basket antarsekolah se-Kota Bogor.
Kemudian, di kelas X ini saya jadi finalis model majalah remaja.
Wah, kamu ini remaja serba bisa, ya?
Ah, bukan begitu. Saya hanya ingin belajar sambil mengukir prestasi.
Saya ingin jadi anak berprestasi.
Informasi yang didapat dari hasil wawancara tersebut adalah....
a. Rani, pemain teater dengan segudang prestasi.
b. Rani, siswa kelas X, berprestasi di bidang olahraga basket dan modeling.
c. Rani, siswa kelas IX, juara pertandingan basket se-Jawa Barat.
d. Rani, anak jalanan yang berhasil menembus dunia rekaman.
e. Rani, gadis pesolek yang senang merawat kecantikan.
27. Kalimat penutup paling tepat yang disampaikan oleh pewawancara dalam
wawancara tersebut adalah....
a. Ya sudah, saya pulang dulu.
b. Luar biasa kamu, Rani. Lalu, ada pesan yang akan kamu sampaikan pada
teman-teman di rumah?
c. Baiklah, kamu memang jago macam-macam. Selamat, ya.
d. Bagaimana kelanjutan wawancara ini? Apa harus diakhiri saja?
e. Baiklah, Rani. Saya permisi dulu.
28. Makna reduplikasi pada kata mobil-mobilan dalam kalimat Ketika kecil,
dia sering membuat mobilmobilan dari kulil jeruk bali, terdapat pula pada kalimat....
A. Mereka memiliki kebun buah-buahan yang sangat luas.
B. Suara tembak-tembakan terus terdengar selama sepuluh menit.
C. Cincin ini kuberikan sebagai kenang-kenangan untukmu.
D. Kami terkejut melihat orang-orangan di depan pintu rumah mereka.
E. Kalian harus menguasai tari-tarian dengan sempurna.
29. Perhatikan kalimat berikut !
Pak Guru memberikan sesuatu hadiah kepada muridnya yang menjadi bintang kelas.
Kata sesuatu pada kalimat tersebut kurang tepat, perbaikan yang tepat terdapat pada kalimat…
A. Sesuatu hadiah diberikan Pak Guru kepada muridnya yang menjadi bintang kelas.
B. Kepada muridnya yang menjadi bintang kelas, Pak Guru memberikan sesuatu hadiah.
C. Pak Guru memberikan suatu hadiah kepada muridnya yang menjadi bintang kelas.
D. Pak Guru memberikan satu hadiah kepada muridnya yang menjadi bintang kelas.
E. Pak guru pada muridnya yang berprestasi diberikan suatu hadiah.
30. Karena pentingnya peran kebiasaan membaca, sekolah seharusnya memiliki
program yang secara sistematis bisa menumbuhkan kebiasaan membaca.
Meskipun keluarga berperan besar dalam menumbuhkan kebiasaan membaca,
sekolah perlu secara terprogram menumbuhkan kebiasaan membaca siswanya.
Hal ini disebabkan oleh kenyataan bahwa banyak sekali waktu yang dihabiskan
oleh siswa di sekolah dan tidak semua siswa memiliki latar belakang keluarga
yang memiliki budaya gemar membaca yang bisa menularkan tersebut.
Inti paragraf di atas adalah ....
A. Sekolah perlu menumbuhkan kebiasaan membaca para siswa.
B. Sekolah dan keluarga perlu menumbuhkan kebiasaan membaca para siswa.
C. Keluarga perlu mendukung untuk menumbuhkankebiasaan membaca para siswa.
D. Siswa perlu ditumbuhkan kebiasaan membacanya.
E. Keluarga bersama sekolah diharapkan menumbuhkan kebiasaan membaca.
31. Yang dimaksud tokoh dalam wawancara adalah ….
A. Seseorang yang dapat menimbulkan daya tarik tertentu
B. Seseorang yang memiliki keahlian khusus
C. Seseorang yang memiliki keahlian khusus dan dapat menimbulkan
daya tarik tertentu
D. Seseorang yang pandai dan dapat dimintai pendapat
E. Seseorang yang menjadi tokoh masyarakat karena kewibawaannya
32. Berikut ini adalah hal yang perlu diperhatikan jika kita hendak melakukan
wawancara tokoh, kecuali…
A. menentukan narasumber
B. menentukan topik
C. menentukan waktu yang tepat
D. menentukan tempat yang memadai
E. menentukan pokok pembicaraan
33. Hal yang menarik dalam menyebut pokok-pokok hikayat atau dongeng adalah …
A. Pendidikan apa yang dipetik setelah membaca dongeng atau hikayat
B. Asal hikayat atau dongeng
C. Bahasa hikayat atau dongeng yang fantastis
D. Peran hikayat atau dongeng yang mengesankan
E. Daya tarik hikayat atau dongeng di kalangan masyarakat
34. Dalam melihat pementasan drama yang dapat diidentifikasi adalah hal berikut ini, kecuali….
A. bloking B. setting C. tokoh D. musik e. kostum
35. Sebuah drama dalam sastra Indonesia mulai popular pada zaman sastra angkatan…
A. Sastra lama B. sastra baru C. sastra modern
D. sastra kotemporer E. sastra peralihan
36. Dalam memahami teks drama yang penting diperhatikan adalah .... .
A. dialog tokoh C. alur cerita
B. watak tokoh D. dialog tokoh dan wataknya E. latar ceritanya
37. Petunjuk pemeranan atau petunjuk ekting dalam teks darama fungsinya untuk... .
A. menggambarkan isi cerita
B. menentukan watak tokoh
C. menentukan jenis cerita drama
D. mengarahkan tokoh dalam drama
E. menentukan durasi cerita drama
38. Sebuah drama disebut drama tiga babak artinya,...
A. drama yang terdiri dari tokoh utama dan tokoh pembantu dalam
pementasannya
B. drama yang isi ceritanya tergolong bersifat lucu
C. drama yang terdiri dari pembuka, isi dan penutup
D. drama yang isi ceritanya menakutkan
E. drama yang pementasannya tanpa menggunakan dialog
39. Jika anda membaca buku sastra yang berjudul Maya maka anda akan
menemukan jalan cerita yang tidak asing, maksudnya jalan ceritanya se
bagaimana membaca novel atau roman pada umumnya, namun tampilan
novel Maya memiliki beda tersendiri selain nama tokoh yang sekaligus
menjadi judul buku novel tersebut, maka sifat ceritanyapun sebagaimana
makna kata maya yang berarti sesuatu yang berupa antara ada dan tiada.
Bagian resensi buku sastra di atas menggambarkan ....
A. kelebihan dan kekurangan resensi buku sastra
B. isi buku
D. bahasa buku
E. keberadaan buku sastra
40. Pernyataan berikut ini yang bukan tujuan resensi buku sastra adalah...
A. memberikan informasi yang komprehensif tentang apa yang
terlihat dalam buku sastra dan isi ceritanya.
B. mengajak pembaca untuk menemukan, memikirkan hal-hal yang
diceritakan dalam buku sastra sebagai bentuk gambaran problem
kehidupan yang sesungguhnya.
C. memberikan pertimbangan apakah buku tersebut layak dibaca
berdasarkan isi dan keberadaannya
D. untuk sekelompok lapisan masyarakat bertujuan untuk memilih
buku sesuai dengan seleranya.
E. memberi kesempatan untuk mencocokkan gambaran yang ada
dalam resensi buku sastra dengan keadaan luar dan isi buku
sastra yang dimaksud secara pasti.
SELAMAT MENCOBA UNTUK MENGANALISISNYA!!!!
Pesan: tiap siswa CUKUP menganalisis 1 NOMOR saja YAAAAAA!!!!!
